Wow! Terobosan Baru DPD RI Terpilih, Prinsip Aura Lia Istifhama Akan Mengangkat UMKM

- Pewarta

Rabu, 20 Maret 2024 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dr Lia Istifhama, S.Sos.i.MH., M.E.I (ist/nusainsider.com)

Foto. Dr Lia Istifhama, S.Sos.i.MH., M.E.I (ist/nusainsider.com)

JATIM, nusainsider.com Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia terpilih Lia Istifhama menjabarkan visi misinya untuk mengangkat para pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) yang memiliki “AURA”.

“Saya ingin mengangkat spirit potensi lokal ber-AURA. Istilah ini beberapa kali saya sampaikan kepada teman-teman UMKM maupun forum publik ketika saya membahas terkait strategi mengangkat potensi lokal,” ucap Ning Lia, sapaan akrabnya, dalam keterangannya di Surabaya, Rabu 20/3/2024.

Ning Lia menjelaskan, AURA adalah kepanjangan dari padanan kata Akses pemasaran kuat, Unik, Resiliensi, dan Adaptif.

“Saya kira prinsip AURA ini menjadi salah satu penguat atau katalisator Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, dalam hal ini semangat Gubernur Khofifah yang ketika beliau menjabat, selalu menyampaikan local to global. Jadi kita bicara UMKM naik kelas menuju go internasional,” ujarnya.

Tokoh perempuan keponakan Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa itu menambahkan, ada beberapa prinsip yang harus dipegang untuk melaksanakan UMKM AURA.

Baca Juga :  Buka Peluang Emas, Pengurus Provinsi FISI Sumut Dilantik: Siap Angkat Prestasi Atlet Ice Skating

“Pertama, yaitu terkait akses pemasaran, maka hal utama adalah kemudahan perizinan dan menekan biaya perizinan yang tinggi. Jadi seperti Nomor Induk Berusaha, Surat Izin Usaha Perdagangan, harus mudah diakses, terutama bagi pelaku usaha UMKM atau pelaku usaha sesuai kategori usahanya,” katanya.

Kemudian, kata dia, untuk kelancaran investasi harus kuat agar dapat masuk ke kota/kabupaten di Jatim.

“Jadi ini bicara bagaimana implementasi B2B (Business to Business) dan B2C (Business to Customer),” ucap Ning Lia.

Selanjutnya, jika hal tersebut sudah kuat baru berbicara terkait skala nasional untuk ditarik benang merahnya.

“Kemudian kata unik, bahwa produk UMKM harus memiliki identitas, sesuai eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam lokal. Bahkan, kita harus melihat peluang, mana pengelolaan asset daerah yang bisa digunakan sebagai sentra UMKM,” tuturnya.

Selain itu, unik juga harus muncul dalam proses inovasi untuk produk turunan unggulan, sebagai contoh yakni kelapa sawit.

Baca Juga :  Kepala DKPP Sumenep Tanggapi keluhan Petani dan Aktivis Perihal Tanaman Padi terendam Banjir di Berbagai Lokasi

“Minyak kelapa sawit dan turunannya dapat diolah menjadi bahan pangan berupa margarin, shortening, frying fat, coating fat, coffee. Yang pasti, selalu utamakan pengolahan sumber daya di tempat sendiri,” ujar Ning Lia.

Kemudian, resiliensi atau ketahanan usaha lokal, karena daya tahan usaha ini penting untuk kelangsungan para pelaku UMKM.

“Kita jangan hanya berpikir usaha melesat ke atas tapi tidak berfikir bagaimana proses penguatan usaha,” ucapnya.

Maka dari itu, Lia menegaskan, kualitas usaha harus terus dipertahankan dan dijadikan perhatian, agar yang diproduksi tetap dibutuhkan dan tetap bisa berjalan

“Yang terakhir adalah adaptif, bahwa produk harus mengikuti perkembangan digital untuk mengetahui produk dari kompetitor dan preferensi konsumen yang sedang berkembang, termasuk pengembangan teknologi dan green industry,” tuturnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Ribuan Penonton Padati Kegiatan Pentas Seni di Lughatul Islamiyah, Berikut Kemeriahannya
Bioskop Ipar Adalah Maut Tayang di Sumenep, Mau? Segera Pesan Ticket disini
SKK Migas Tetapkan Standarisasi Pengukuran CO2 Pada Program CCS/CCUS
Dispendukcapil Sumenep Maksimalkan Penerapan IKD, Ini Manfaat dan Keunggulannya
Geger! Warga Sumenep Temukan Bayi Terbungkus Kantong Plastik Merah
PPK Kecamatan Rubaru Loloskan Anggota PPS terdaftar Partai Politik
Film Menarik Tanah Air Berjudul Ipar Adalah Maut Mengunggah Keseruan, Ini Cara Nontonnya
Bappeda Sumenep Mulai Sinkronisasi RKPD dengan KEM-PPKF 2025, Ini Tujuannya

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 20:53 WIB

Ribuan Penonton Padati Kegiatan Pentas Seni di Lughatul Islamiyah, Berikut Kemeriahannya

Kamis, 20 Juni 2024 - 20:00 WIB

Bioskop Ipar Adalah Maut Tayang di Sumenep, Mau? Segera Pesan Ticket disini

Rabu, 19 Juni 2024 - 20:49 WIB

SKK Migas Tetapkan Standarisasi Pengukuran CO2 Pada Program CCS/CCUS

Rabu, 19 Juni 2024 - 16:54 WIB

Dispendukcapil Sumenep Maksimalkan Penerapan IKD, Ini Manfaat dan Keunggulannya

Sabtu, 15 Juni 2024 - 18:59 WIB

PPK Kecamatan Rubaru Loloskan Anggota PPS terdaftar Partai Politik

Jumat, 14 Juni 2024 - 16:41 WIB

Film Menarik Tanah Air Berjudul Ipar Adalah Maut Mengunggah Keseruan, Ini Cara Nontonnya

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:42 WIB

Bappeda Sumenep Mulai Sinkronisasi RKPD dengan KEM-PPKF 2025, Ini Tujuannya

Selasa, 11 Juni 2024 - 22:11 WIB

SKK Migas Terus Mendorong Pelaksanaan Peningkatan TKDN di Hulu Migas

Berita Terbaru