116 Wiswan Berkunjung Kesumenep, Disbudporapar Suguhkan Kesenian Dan Kuliner Khas Lokal

- Pewarta

Rabu, 1 Maret 2023 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Sebanyak 116 wisatawan mancanegara (wisman) mengunjungi Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu, 1 Maret 2023 pagi.

116 wisman yang mengunjungi Sumenep di awal tahun 2023 tersebut berasal dari Amerika Serikat dan Australia.

Kapal Pesiar yang membawa rombongan wisman itu bersandar di Pelabuhan Tanjung, Saronggi sekira pukul 07.00 WIB.

“Hari ini kami kedatangan wisman yang berasal dari Amerika dan Australia. 116 orang turis,” kata Mohamad Iksan kepada media ini Rabu, 1 Maret 2023 siang.

Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep itu menyampaikan, dari Saronggi ratusan wisman langsung bertolak menuju tujuan utama yakni Museum Keraton Sumenep.

Di lokasi wisata pertama itu, Pemerintah Daerah melalui Disbudporapar Sumenep menyuguhkan kesenian hingga kuliner tradisional khas Kota Keris.

“Jadi para wisman itu tadi kami suguhkan kesenian tradisional yaitu Saronen, kemudian juga kami suguhkan kuliner tradisional khas Kabupaten Sumenep seperti Apen, Gettas, Rengginang, Klepon dan lain-lain,” ujar Mohamad Iksan.

Tak hanya itu, pihaknya juga menyampaikan seputar Keris beserta cara pembuatannya yang berasal dari Desa Aeng Tong-Tong kepada para wisman tersebut.

Bahkan setelah melihat proses membatik, ada hasil batik yang dibeli oleh para wisman dari Amerika Serikat dan Australia itu.

“Ahamdulillah sambutan dari para wisman hari ini luar biasa. Mereka sangat kagum terhadap budaya, juga kuliner dan kesenian yang ada di Kabupaten Sumenep,” kata Iksan dengan wajah sumringah.

Setelah dari Museum Keraton dan ke Taman Sare, 116 wisman asal Amerika Serikat dan Australia itu berencana ke Masjid Jamik, kemudian lanjut ke Asta Tinggi Sumenep.

Namun karena cuaca kurang mendukung gara-gara hujan cukup deras, setelah dari Museum Keraton Sumenep mereka hanya mampir sebentar di Masjid Jamik.

“Setelah itu langsung balik ke Pelabuhan Tanjung lagi untuk melanjutkan perjalanan ke Semarang,” pungkasnya.

Loading

Baca Juga :  SKK Migas Dukung Peraturan Pemerintah Terkait Devisa Hasil Ekspor di Industri Hulu Migas

Berita Terkait

Jhon Ngantung “Berbagi Kasih Tanpa ada Perbedaan” Kepada Sesama
Kisruh! Honor KPPS di Berbagai desa Banyak di Sunat, KPU Wajib Tegas
Dihadiri Ribuan Masyarakat, Peringatan Isra’ Mi’raj Pemkab Sumenep Sukses di Gelar
Detik Akhir Plano Kecamatan! PPK Batang-batang Apresiasi Kondusifitas Semua Elemen
Tanamkan Nilai Moral, Tes Kenaikan Sabuk Hijau ke Putih digelar PSHT Cabang Sumenep
Pertengahan Rekapitulasi Kecamatan : KPU Sumenep Mulai Evaluasi PPS dan PPK Wilayah ini
Hampir 2 Tahun “Beku” Laporan Penyalahgunaan Dana Desa Tahap III Desa Maumbi Akhirnya Di Buka Kembali
13 Anggota KPPS di Jawa Timur Meninggal Dunia, Begini Kata Gubernur Jatim

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 22:44 WIB

Jhon Ngantung “Berbagi Kasih Tanpa ada Perbedaan” Kepada Sesama

Senin, 26 Februari 2024 - 17:30 WIB

Kisruh! Honor KPPS di Berbagai desa Banyak di Sunat, KPU Wajib Tegas

Senin, 26 Februari 2024 - 11:15 WIB

Dihadiri Ribuan Masyarakat, Peringatan Isra’ Mi’raj Pemkab Sumenep Sukses di Gelar

Senin, 26 Februari 2024 - 10:59 WIB

Detik Akhir Plano Kecamatan! PPK Batang-batang Apresiasi Kondusifitas Semua Elemen

Senin, 26 Februari 2024 - 00:07 WIB

Tanamkan Nilai Moral, Tes Kenaikan Sabuk Hijau ke Putih digelar PSHT Cabang Sumenep

Minggu, 25 Februari 2024 - 18:59 WIB

Pertengahan Rekapitulasi Kecamatan : KPU Sumenep Mulai Evaluasi PPS dan PPK Wilayah ini

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:49 WIB

Hampir 2 Tahun “Beku” Laporan Penyalahgunaan Dana Desa Tahap III Desa Maumbi Akhirnya Di Buka Kembali

Minggu, 18 Februari 2024 - 23:42 WIB

13 Anggota KPPS di Jawa Timur Meninggal Dunia, Begini Kata Gubernur Jatim

Berita Terbaru