12 Grup Musik Tong-tong Meriahkan Pagelaran Ritual Culture Tatorbhengan di Sumenep

Rabu, 11 September 2024 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Aksi Atraksi Grup Musik Tong-tong Dhu Angin pada Festival Budaya Tatorbhengan desa Torbang kecamatan Batuan Sumenep.

Foto. Aksi Atraksi Grup Musik Tong-tong Dhu Angin pada Festival Budaya Tatorbhengan desa Torbang kecamatan Batuan Sumenep.

SUMENEP, nusainsider.com 12 (duabelas) Grup Musik Tong-tong ikut Meriahkan Pawai Budaya Tatorbhengan dalam Rangka Ritual Culture 2024 di Desa Torbang kecamatan Batuan kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur.

Pasalnya, Ritual Tatorbhengan dalam rangka Pawai Budaya tersebut diselenggarakan dengan Tujuan mensyukuri Hasil pertanian yang Melimpah sepanjang Tahun 2024 ini.

Secara harfiyah, Tatorbhengan berarti Tor-ator tatembhengan. Artinya, ada sebuah persembahan yang akan dilakukan dari masyarakat/rakyat kepada sang pemimpinnya, sebagai bentuk terimakasih dan rasa bangga, “Kata Muzanni, Kepala Desa Torbang kepada media nusainsider.com, Rabu 11 September 2024.

Selain itu, menurutnya, Tatorbhengan ini juga merupakan bentuk silaturrahmi antara pemimpin dan rakyatnya, sekaligus selamatan atas limpahan hasil bumi.

Baca Juga :  Nobar Bareng Bupati Sumenep di Padati Ribuan Penonton

Dari berbagai Hasil Literasi, Masyarakat Desa Torbang, dahulu kala pada jaman Kerajaan, banyak yang menjadi Abdi Dalem, diantaranya menjadi Mantri, Pati, dan pengawal keluarga besar kerajaan. Selebihnya menjadi pengantar rumput atau makanan hewan peliharaan kerajaan, “Jelasnya.

Tatorbhengan Ritual ini diawali pada Selasa (10/9) kemarin dengan Prosesi seserahan dan simbolisasi penetapan Hari Jadi Desa Torbang, dan hari ini adalah Puncak atau akhir dengan digelarnya pawai Budaya oleh seluruh masyarakat Desa Torbang, ” Tambahnya.

Sementara itu, ditempat yang sama, Kepala DPMD kabupaten Sumenep mengapresiasi pagelaran Budaya Tatorbhengan yang di nahkodai Pemerintah Desa (Pemdes) Torbang tersebut.

“Kegiatan ini mencerminkan indahnya perbedaan tetap satu jua, untuk bersama-sama membangun desa dan semua Aspek kehidupannya”, Imbuhnya Anwar Syahroni Yusuf usai turun dari Kereta kencana, Rabu 11/9/2024.

Pawai Budaya ini pada Hakikatnya memberikan pelajaran kepada generasi muda untuk lebih mengenal keberagam budaya dan kearifan lokal, sehingga semakin menguatkan rasa persatuan dan kesatuan.

Baca Juga :  Satlantas Polres Sumenep Gelar Bakti Sosial, Dalam Rangka Hari Lalulintas Bhayangkara Ke-69

“Pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah tentu penuh tantangan di masa mendatang, karenanya dengan edukasi melalui pawai ini mempererat kebersamaan membangun Kabupaten Sumenep,” tuturnya.

Ditambahkan, penyelenggaraan pawai ini juga mampu menjaga kelestarian budaya di Kabupaten Sumenep dan Nusantara, supaya keberadaannya tidak tergerus perkembangan zaman, namun tetap terjaga hingga kapanpun.

“Selain itu, kegiatan ini meningkatkan hubungan antara pemerintah dengan masyarakat agar berperan aktif mendukung menyukseskan program pembangunan desa menuju Desa Mandiri dan Sejahtera,” pungkasnya.

Pantauan Media nusainsider.com, Sepanjang jalan Kecamatan Batuan desa Torbang hingga perbatasan Batuan – Lenteng, Tampak Ratusan Orang Berjejer di Bahu Jalan ikut menyaksikan Pawai Budaya Tatorbhengan yang di selenggarakan Pemdes Torbang, Kecamatan Batuan Sumenep.

Bahkan, hingga berita ini dinaikkan, Para Grup Musik Tong-tong secara bergantian menampilkan Atraksinya yang memukau dengan lagu-lagu Khas Daerah.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Tak Cukup Penegakan Hukum, HIMAGA Minta Pencegahan Kasus Asusila Anak Diperkuat
Aksi BEM Jabodetabek Memanas, Mahasiswa Minta Presiden Prabowo Akui Kesalahan Pemerintah
Tipikor Jatim Masuki Tahap Penting, Terdakwa Korupsi BSPS Sumenep Akan Diuji di Persidangan
Konsisten Berbagi, 11 Hari Program Detikzone.id Berbagi Buktikan Media Bisa Menjadi Jembatan Kebaikan
Opini Fauzi As ; Penjahat Bernama Prabowo
Dukung Swasembada Pangan, Polisi Cek Pengelolaan Peternakan Ayam Petelur di Babbalan
Meski Diguyur Hujan Deras, Koramil 0827/20 Sapudi Tetap Bantu Warga Gotong Royong
Di Tengah Sorotan Proyek Pelra Rp45,1 Miliar, Kekayaan Kepala KSOP Kalianget Tercatat Rp876 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:52 WIB

Tak Cukup Penegakan Hukum, HIMAGA Minta Pencegahan Kasus Asusila Anak Diperkuat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:19 WIB

Aksi BEM Jabodetabek Memanas, Mahasiswa Minta Presiden Prabowo Akui Kesalahan Pemerintah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:48 WIB

Tipikor Jatim Masuki Tahap Penting, Terdakwa Korupsi BSPS Sumenep Akan Diuji di Persidangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 03:42 WIB

Konsisten Berbagi, 11 Hari Program Detikzone.id Berbagi Buktikan Media Bisa Menjadi Jembatan Kebaikan

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:09 WIB

Opini Fauzi As ; Penjahat Bernama Prabowo

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:25 WIB

Meski Diguyur Hujan Deras, Koramil 0827/20 Sapudi Tetap Bantu Warga Gotong Royong

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:28 WIB

Di Tengah Sorotan Proyek Pelra Rp45,1 Miliar, Kekayaan Kepala KSOP Kalianget Tercatat Rp876 Juta

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:57 WIB

Nama Anggota DPR Ramai Disebut, LSM Bidik Minta Kejagung Beri Kepastian Hukum

Berita Terbaru

Foto. Fauzi As saat Berada di sebuah Cafe Hotel di Surabaya - Jawa Timur

Berita

Opini Fauzi As ; Penjahat Bernama Prabowo

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:09 WIB