Bekali Santri dengan Kewirausahaan, SMA Islam Ar-Raudhah Kunjungi WMS

Senin, 24 Februari 2025 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.comSantri kelas akhir SMA Islam Pondok Pesantren Ar-Raudhah Sumenep mengikuti studi ekonomi dan kewirausahaan dengan mengunjungi Batik Wirausaha Muda Sumenep (WMS).

Kegiatan ini bertujuan membekali mereka dengan wawasan bisnis, khususnya dalam industri batik.

Owner Batik WMS, Busaki, mengapresiasi kunjungan santri Ar-Raudhah. Ia berharap kegiatan ini bisa memberikan inspirasi dan wawasan baru bagi mereka dalam mengembangkan keterampilan kewirausahaan.

Menurutnya, memahami proses produksi dan pemasaran batik adalah bekal penting bagi calon wirausahawan.

“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan Pondok Pesantren Ar-Raudhah Sumenep. Kami berharap santri bisa memahami proses membatik dan strategi pemasaran yang diterapkan dalam industri ini,” ujar Busaki kepada media nusainsider.com, Senin 24 Februari 2025.

Kepala Sekolah SMA Islam Ar-Raudhah Sumenep, Naila Wildatis Shofyah, M.Hum., menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pendidikan berbasis praktik.

Baca Juga :  Bibit Rubaru Tak Muncul, Upland Project Sumenep Diambang Kegagalan

Ia menekankan pentingnya pengalaman langsung dalam dunia usaha agar santri memiliki kesiapan lebih baik dalam menghadapi tantangan ekonomi.

“Kunjungan ini bertujuan menambah wawasan santri mengenai dunia usaha, khususnya industri batik sebagai bagian dari budaya lokal Sumenep. Kami ingin mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan ilmu dalam kehidupan nyata,” jelas Naila saat berkunjung ke media nusainsider.com, Senin 24 Februari 2025.

Selama kunjungan, para santri mendapat pengalaman langsung dalam proses membatik, mulai dari pembuatan pola, pencantingan, pewarnaan, hingga tahap finishing. Mereka juga mempelajari strategi pemasaran dan manajemen usaha yang diterapkan oleh Batik WMS.

Baca Juga :  Ratusan Siswa Dliyaut Thalibin Ambunten Gelar Pawai Obor Sambut 1 Muharram 1445 H

Para santri terlihat antusias mengikuti setiap tahapan proses produksi batik. Mereka juga aktif berdiskusi dengan pemilik usaha mengenai tantangan dan peluang dalam industri batik.

Hal ini menunjukkan ketertarikan mereka untuk memahami lebih dalam dunia kewirausahaan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan santri semakin tertarik mengembangkan usaha berbasis kearifan lokal.

Bekal ilmu yang mereka dapatkan bisa menjadi pijakan untuk menciptakan peluang usaha sendiri setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren.

Melalui program ini, SMA Islam Ar-Raudhah Sumenep berkomitmen untuk terus memberikan pendidikan yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif.

Dengan begitu, santri dapat menjadi generasi muda yang produktif dan berkontribusi bagi perekonomian daerah.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Puluhan Pasangan di Batang-Batang Akhirnya Miliki Legalitas Pernikahan
LDK Unija Sukses Gelar Forum Kebangsaan, Soroti Pentingnya Moderasi Beragama
Tak Hanya Menulis, JSI Buktikan Aksi Nyata Bangun Fasilitas Masjid
Saksi Dinilai Tak Sesuai Fakta, Sengketa Tanah di PN Sumenep Kian Memanas
Perempuan Politik Jatim Bersinar, Ning Lia Dorong Demokrasi Inklusif dan Objektif
Aksi Cepat Ungkap Kokain di Pantai Kahuripan, Anggota Polres Sumenep Terima Reward
Dana PKH Diduga Dipotong Sejak 2020, Warga Mantajun Tuntut Keadilan
“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 11:45 WIB

Puluhan Pasangan di Batang-Batang Akhirnya Miliki Legalitas Pernikahan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:41 WIB

LDK Unija Sukses Gelar Forum Kebangsaan, Soroti Pentingnya Moderasi Beragama

Jumat, 24 April 2026 - 10:26 WIB

Tak Hanya Menulis, JSI Buktikan Aksi Nyata Bangun Fasilitas Masjid

Jumat, 24 April 2026 - 06:53 WIB

Saksi Dinilai Tak Sesuai Fakta, Sengketa Tanah di PN Sumenep Kian Memanas

Kamis, 23 April 2026 - 16:42 WIB

Perempuan Politik Jatim Bersinar, Ning Lia Dorong Demokrasi Inklusif dan Objektif

Kamis, 23 April 2026 - 13:51 WIB

Dana PKH Diduga Dipotong Sejak 2020, Warga Mantajun Tuntut Keadilan

Rabu, 22 April 2026 - 14:31 WIB

“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 - 08:57 WIB

Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis

Berita Terbaru