Aneh tapi Nyata! DPRD Sumenep Kecewa Pemangkasan Anggaran Tanpa Rapat

Selasa, 11 Maret 2025 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Komisi III DPRD Sumenep secara tegas menolak efisiensi anggaran yang dilakukan eksekutif tanpa pembahasan bersama.

Ketua Komisi III DPRD Sumenep, M. Muhri, menegaskan bahwa pemangkasan kegiatan kedewanan tidak dapat diterima karena tidak pernah dibahas secara teknis sebelumnya.

“Kami bukan tidak patuh terhadap Inpres, tetapi kami merasa tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan mengenai pemangkasan anggaran,” ujar Muhri, didampingi Sekretaris Komisi III DPRD Sumenep, Wiwid Harjo Yudanto.

Menurutnya, kegiatan kedewanan, terutama yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, seharusnya tidak serta-merta dipangkas. Salah satu yang disoroti adalah pemotongan anggaran perjalanan dinas (Perdin).

“Seharusnya ada pembahasan terlebih dahulu. Tidak bisa tiba-tiba dipangkas begitu saja. Ini aneh tapi nyata,” tegasnya.

Wiwid juga menyoroti sikap Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sumenep, Edy Rasiyadi, yang menyatakan bahwa beberapa kegiatan kedewanan terkena dampak efisiensi.

Baca Juga :  Bantu Warga, Pemdes Legung Timur Sediakan Mobil Siaga 2025

Menurutnya, pernyataan tersebut menunjukkan pemahaman yang keliru tentang tugas pokok dan fungsi legislatif.

“Sejak kapan eksekutif memiliki fungsi anggaran seperti legislatif? Terkait anggaran, seharusnya ada diskusi dengan DPRD, bukan asal potong,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumenep, Akhmadi Yasid, meminta agar eksekutif segera menggelar rapat bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk membahas postur anggaran pasca-Inpres.

“Kita ini bagian dari pemerintahan daerah, jadi harus ada pembahasan terbuka. Masak sudah lebih dari sebulan tidak ada rapat apa pun terkait efisiensi? Ada apa sebenarnya?” kata Yasid.

Sebelumnya, Sekkab Sumenep, Edy Rasiyadi, dalam berbagai pernyataan menyebutkan adanya pemangkasan anggaran, termasuk untuk kegiatan kedewanan yang sudah direncanakan, seperti perjalanan dinas.

Baca Juga :  Inovasi KKN Abmas ITS, Solusi Pengusiran Hama Otomatis dengan Smart Farming

Namun, DPRD menilai keputusan itu diambil tanpa diskusi yang layak dan menuntut transparansi dalam pengelolaan anggaran daerah.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura
Program PPM 2026 Diselaraskan, Medco dan Pemkab Sumenep Pastikan Tepat Sasaran
Penumpang Puji KMP DBS III, Akses Kepulauan Sumenep Kian Mudah dan Terjangkau
Jalan Rusak Lima Tahun, Masyarakat Montorna Minta Anggaran MBG Dialihkan untuk Infrastruktur
Dana Sudah Tersedia, Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Masih Menunggu Perbup
ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama
Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan
Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:16 WIB

Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:34 WIB

Program PPM 2026 Diselaraskan, Medco dan Pemkab Sumenep Pastikan Tepat Sasaran

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:24 WIB

Penumpang Puji KMP DBS III, Akses Kepulauan Sumenep Kian Mudah dan Terjangkau

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:32 WIB

Jalan Rusak Lima Tahun, Masyarakat Montorna Minta Anggaran MBG Dialihkan untuk Infrastruktur

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:23 WIB

Dana Sudah Tersedia, Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Masih Menunggu Perbup

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:47 WIB

Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:06 WIB

Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:53 WIB

DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa

Berita Terbaru

Foto. Ilustrasi

Lifestyle

Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura

Kamis, 4 Jun 2026 - 16:16 WIB