Lonjakan Penumpang Warnai Mudik Gratis ke Kepulauan Sumenep

Rabu, 26 Maret 2025 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Program Mudik Gratis 2025 yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui PT Sumekar Line resmi berakhir untuk rute Kalianget-Sapeken pada Selasa (25/3).

Pelayaran terakhir menggunakan KMP Dharma Bahari Sumekar III berlangsung lancar meskipun sempat tertunda akibat lonjakan jumlah penumpang dan barang.

Kapal yang seharusnya berangkat pukul 17.00 WIB akhirnya baru bisa bertolak dari Pelabuhan Kalianget sekitar pukul 21.30 WIB.

Menurut Tarto Saifullah, Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Pelabuhan Penyeberangan Kalianget, keterlambatan ini disebabkan oleh tingginya antusiasme warga yang membawa berbagai kebutuhan pokok untuk persiapan Hari Raya.

“Jadwal pelayaran menuju Pulau Sapeken memang berakhir kemarin, sehingga terjadi pemadatan penumpang dan barang. Banyak warga membawa stok kebutuhan pokok selama libur Lebaran, sehingga proses bongkar muat memerlukan waktu tambahan,” jelasnya.

Selain itu, keterlambatan keberangkatan juga dipengaruhi oleh KMP Dharma Bahari Sumekar III yang sebelumnya diperbantukan ke Pelabuhan Jangkar selama dua malam berturut-turut untuk membantu mengurai kepadatan penumpang di rute Jangkar-Raas.

Baca Juga :  Ganding Jadi Pusat Kreativitas, Festival Layangan Adu Putus Kanal News Cup 2025 Diserbu Penonton

Langkah ini dilakukan agar seluruh warga dapat terangkut dengan aman menuju kampung halaman mereka.

Meski sempat mengalami penundaan, pelayaran tetap berlangsung aman dan lancar. PT Sumekar Line berharap arus balik Lebaran nantinya dapat berjalan tertib dan nyaman bagi masyarakat kepulauan.

Program Mudik Gratis 2025 dengan kapal laut yang difasilitasi Pemkab Sumenep telah berlangsung sejak 21 Maret 2025 dengan total empat kali pelayaran ke Sapeken, yaitu pada 21, 22, 23, dan terakhir 25 Maret 2025.

Baca Juga :  Aksi Peduli DWP Bappeda: Sentuhan Kemanusiaan di Tengah Kota Sumenep

Pelayaran sebelumnya berjalan lancar, sementara pelayaran terakhir mengalami lonjakan signifikan jumlah penumpang dan barang.

Tak hanya KMP Dharma Bahari Sumekar III, kapal lain seperti KM Sabuk Nusantara 51, KM Sabuk Nusantara 91, dan KM Sabuk Nusantara 74 juga turut beroperasi melayani rute kepulauan.

Sementara itu, layanan mudik gratis ke Pulau Masalembu, Karamian, Kangean, Sapudi, Raas, dan Pagerungan masih berlangsung hingga 29 Maret 2025.

Sebagai kabupaten kepulauan di ujung timur Pulau Madura, Sumenep memiliki 126 pulau yang tersebar di Laut Jawa dan Selat Madura.

Keunikan geografis ini membuat transportasi laut menjadi kebutuhan vital bagi masyarakat. Pemkab Sumenep terus berupaya meningkatkan konektivitas antar-pulau, salah satunya melalui program mudik gratis ini.

Baca Juga :  Ribuan Masyarakat Dapil Kota Kompak Bershalawat Bersama Menuju Kemenangan Pasangan FAHAM

Direktur Operasional PT Sumekar Line, Imam Molyadi, menegaskan bahwa keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan menjadi prioritas utama dalam layanan transportasi laut.

“Kami bersyukur dapat melayani masyarakat yang ingin merayakan Idul Fitri bersama keluarga di pulau-pulau Sumenep. Kami akan terus meningkatkan pelayanan agar masyarakat kepulauan dapat bertransportasi dengan lebih baik,” ujarnya.

Dengan adanya program mudik gratis ini, warga kepulauan semakin terbantu dalam perjalanan pulang ke kampung halaman.

Arus balik Lebaran pun dipersiapkan dengan baik agar perjalanan warga kembali ke daratan berlangsung dengan aman dan nyaman.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

57 Tahun Mengabdi, Ponpes Hidayatut Thalibin Teguhkan Pendidikan Berbasis Akhlak
Usai Pernyataan PT Patra Niaga, Ning Lia DPD RI Justru Desak Pemerintah Begini
Kasus Penyekapan Yuvita, Lia Istifhama Tegaskan Negara Harus Berpihak pada Korban
Konsumsi Meningkat, Pertamina Optimalkan Distribusi BBM Subsidi di Jawa Timur Termasuk Madura
Aktivis Desak Pemkab Sumenep Turun ke Lapangan, Jangan Asal Bicara Soal BBM
Karnaval Lughis 2026 Pecahkan Antusiasme Warga, Jalan 1,5 Kilometer Dipenuhi Penonton
Ribuan Siswa akan Meriahkan Karnaval Terpanjang di Sumenep, Lughatul Islamiyah siap Tampilkan Budaya Dunia
Demokrasi dan Sejarah Bangsa Tak Boleh Dipertentangkan, Ini Pesan Lia Istifhama

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:17 WIB

57 Tahun Mengabdi, Ponpes Hidayatut Thalibin Teguhkan Pendidikan Berbasis Akhlak

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:39 WIB

Usai Pernyataan PT Patra Niaga, Ning Lia DPD RI Justru Desak Pemerintah Begini

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:40 WIB

Kasus Penyekapan Yuvita, Lia Istifhama Tegaskan Negara Harus Berpihak pada Korban

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:50 WIB

Konsumsi Meningkat, Pertamina Optimalkan Distribusi BBM Subsidi di Jawa Timur Termasuk Madura

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:11 WIB

Aktivis Desak Pemkab Sumenep Turun ke Lapangan, Jangan Asal Bicara Soal BBM

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:21 WIB

Ribuan Siswa akan Meriahkan Karnaval Terpanjang di Sumenep, Lughatul Islamiyah siap Tampilkan Budaya Dunia

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:35 WIB

Demokrasi dan Sejarah Bangsa Tak Boleh Dipertentangkan, Ini Pesan Lia Istifhama

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:49 WIB

Detikzone.id Buktikan Peran Media Lewat Aksi Nyata, Bantuan Terus Mengalir hingga Hari ke-26

Berita Terbaru