UNIBA Madura Dorong Industri Rokok Lokal Terapkan GMP, Cetak Doktor Baru

Rabu, 14 Mei 2025 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Launching Doktor Uniba Madura.

Foto. Launching Doktor Uniba Madura.

SUMENEP, nusainsider.com Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura terus menunjukkan komitmennya terhadap kemajuan daerah. Salah satunya melalui kolaborasi riset dan pengabdian masyarakat berbasis kebutuhan lokal, khususnya pada praktik industri hasil tembakau di Sumenep.

Rektor UNIBA Madura, Prof. Rachmad Hidayat, menegaskan pentingnya modernisasi industri rokok lokal. Kampus mendorong pelaku industri agar lebih adaptif terhadap standar produksi mutakhir berbasis Good Manufacturing Practice (GMP).

“Industri rokok di Sumenep bukan sekadar penopang ekonomi, tetapi berpotensi besar untuk berkembang. Kami ajak pelaku industri menerapkan GMP demi menjaga mutu, efisiensi proses, dan keselamatan kerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, upaya tersebut tidak hanya bagian dari pengabdian masyarakat, tetapi juga menjadi jembatan kolaborasi antara akademisi dan dunia industri. Tujuannya menciptakan ekosistem usaha yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Polres Sumenep Cek Kedisiplinan Personel Demi Sukseskan Operasi Patuh Semeru 2025

Di sisi internal, UNIBA Madura mencatat peningkatan kualitas akademik dengan bertambahnya dua doktor baru di jajaran dosen. Keduanya adalah Dr. Nurlailiy Wulandari, S.E., M.M., dan Dr. Ach. Zuhri, S.E., Sy., M.E.

Kedua dosen tersebut berhasil meraih gelar doktor dari Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya. Pencapaian ini menjadi bagian penting dalam strategi peningkatan mutu pendidikan di UNIBA Madura.

Baca Juga :  Pasca Debat Kedua, Dukungan dari Masyarakat Pesisir Kepada Achmad Fauzi Kian Masif

Selain itu, saat ini terdapat sepuluh dosen lainnya yang sedang menempuh pendidikan doktoral di berbagai perguruan tinggi, baik dalam maupun luar negeri. Ini menunjukkan komitmen institusi dalam membangun fondasi akademik yang kuat.

Prof. Rachmad menekankan bahwa penambahan doktor merupakan investasi jangka panjang.

“Kualitas dosen akan sangat menentukan kualitas pendidikan dan riset di perguruan tinggi,” tegasnya.

Kinerja akademik yang positif turut diiringi antusiasme tinggi dalam Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2025/2026. Hingga akhir gelombang pertama, tercatat 1.032 calon mahasiswa telah resmi mendaftar.

Baca Juga :  Harga dan Cuaca Tak Stabil, Petani Tembakau Dapat Perhatian Khusus dari Bupati Fauzi

Jumlah tersebut berasal dari jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK) dan jalur reguler gelombang pertama. Ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap UNIBA Madura sebagai kampus swasta unggulan di Madura.

Pihak kampus menyampaikan terima kasih kepada mitra sekolah dan sivitas akademika atas dukungannya terhadap PMB tahun ini. Kerja sama tersebut dinilai sebagai elemen penting dalam pertumbuhan institusi.

Dengan berbagai langkah strategis, UNIBA Madura optimistis terus berkembang menjadi perguruan tinggi unggulan. Fokusnya bukan hanya pada penguatan akademik, tetapi juga kontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan nasional.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Dana Desa Terbatas, Pemdes Rosong dan Warga Bangun Jalan Secara Swadaya
Saat Bupati Sumenep Jemput Proyek Baru ke KKP, Aktivis Soroti KNMP dan ICS Rp16 Miliar di Longos yang Mangkrak
Kasus Korupsi BSPS Sumenep Berlanjut, Terdakwa Jalani Pemeriksaan di Pengadilan Tipikor Jatim
Sumenep Bidik Lompatan Ekonomi Maritim, Pulau Pagerungan Kecil Diusulkan Jadi Kampung Industri Perikanan
Setelah Jadi Sorotan, Nakhoda Ungkap Lokasi Kapal Patroli, Kepala KSOP Tetap Diam
Menuju Kota Hijau, Sumenep Hadirkan Infrastruktur Pengisian Kendaraan Listrik Modern
Siapkan Akreditasi Berkualitas, Kemenag Sumenep Bekali Guru RA dengan Penguatan Kompetensi
Di Tengah Tantangan Global, Sumenep Berhasil Dongkrak Ekonomi dan Tekan Kemiskinan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:46 WIB

Dana Desa Terbatas, Pemdes Rosong dan Warga Bangun Jalan Secara Swadaya

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:25 WIB

Saat Bupati Sumenep Jemput Proyek Baru ke KKP, Aktivis Soroti KNMP dan ICS Rp16 Miliar di Longos yang Mangkrak

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:26 WIB

Kasus Korupsi BSPS Sumenep Berlanjut, Terdakwa Jalani Pemeriksaan di Pengadilan Tipikor Jatim

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:38 WIB

Sumenep Bidik Lompatan Ekonomi Maritim, Pulau Pagerungan Kecil Diusulkan Jadi Kampung Industri Perikanan

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:52 WIB

Setelah Jadi Sorotan, Nakhoda Ungkap Lokasi Kapal Patroli, Kepala KSOP Tetap Diam

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:19 WIB

Siapkan Akreditasi Berkualitas, Kemenag Sumenep Bekali Guru RA dengan Penguatan Kompetensi

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:55 WIB

Di Tengah Tantangan Global, Sumenep Berhasil Dongkrak Ekonomi dan Tekan Kemiskinan

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:48 WIB

Gubernur Khofifah Gandeng Produsen Benih Bersertifikat, Petani Tebu Jatim Siap Sambut Era Produktivitas Baru

Berita Terbaru