Di Tengah Tantangan Global, Sumenep Berhasil Dongkrak Ekonomi dan Tekan Kemiskinan

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Kinerja pembangunan Kabupaten Sumenep sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren yang menggembirakan. Di tengah berbagai tantangan ekonomi nasional maupun global, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berhasil mencatat peningkatan pertumbuhan ekonomi, menurunkan angka kemiskinan, serta memperbaiki sejumlah indikator kesejahteraan masyarakat.

Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di ruang sidang DPRD Sumenep, Rabu (17/6/2026).

Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, saat membacakan nota penjelasan Bupati Sumenep menyampaikan bahwa berbagai indikator pembangunan daerah menunjukkan perkembangan positif sepanjang tahun 2025.

Baca Juga :  Malam Takbir di Pendopo Keraton Sumenep, Iduladha Dijadikan Momentum Perkuat Harmoni Sosial

Salah satu capaian yang cukup menonjol adalah peningkatan laju pertumbuhan ekonomi daerah. Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumenep mencapai 4,85 persen, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berada pada angka 3,77 persen.

Selain pertumbuhan ekonomi yang meningkat, angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep juga mengalami penurunan. Berdasarkan data pemerintah daerah, tingkat kemiskinan turun menjadi 17,02 persen atau berkurang 0,76 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut KH Imam Hasyim, peningkatan pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, berbagai program pembangunan terus diarahkan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di berbagai sektor.

“Pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, seluruh program pembangunan terus diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat dari hulu hingga hilir,” ujarnya.

Tak hanya itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sumenep juga menunjukkan peningkatan. Pada tahun 2025, IPM tercatat mencapai 70,54, yang mencerminkan semakin baiknya kualitas hidup masyarakat dari aspek pendidikan, kesehatan, dan daya beli.

Baca Juga :  Kunjungi Jamaah Haji Sumenep, Lia Istifhama Tekankan Kesiapan Fisik Hadapi Armuzna

Sementara itu, tingkat kesenjangan pendapatan masyarakat yang diukur melalui Gini Ratio berada pada angka 0,221. Capaian tersebut menjadi yang terendah di Jawa Timur, menandakan distribusi pendapatan masyarakat Sumenep relatif lebih merata dibandingkan daerah lain di provinsi tersebut.

Pemerintah Kabupaten Sumenep menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, tokoh agama, hingga organisasi kemasyarakatan yang selama ini turut mendukung pelaksanaan pembangunan.

Baca Juga :  Perkuat Jejaring, Ketua KI Jatim Jajaki Kolaborasi Strategis dengan PWI dan SMSI

Dengan berbagai indikator yang terus membaik, Pemkab Sumenep optimistis dapat melanjutkan program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat guna mewujudkan visi “Sumenep Unggul, Mandiri, dan Sejahtera” pada periode 2025–2030.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

DPRD Sumenep Prihatin Proyek Mangkrak, Minta Perencanaan Program Perikanan Dievaluasi Total
Perkuat Swasembada Pangan, Polsek Batang-Batang Intensif Monitoring Lahan Jagung
Citra Daerah di Era Presiden Prabowo Subianto Tercoreng Buntut Bungkamnya Kepala KSOP Kalianget
Ning Lia Hadiri Wisuda SMP Khadijah Surabaya, Dorong Lulusan Jadi Generasi Tangguh dan Berakhlak
Jelang Penutupan SPMB Tahap II, Lia Istifhama Ingatkan Pentingnya Keakuratan Nilai TKA
Dana Desa Terbatas, Pemdes Rosong dan Warga Bangun Jalan Secara Swadaya
Saat Bupati Sumenep Jemput Proyek Baru ke KKP, Aktivis Soroti KNMP dan ICS Rp16 Miliar di Longos yang Mangkrak
Kasus Korupsi BSPS Sumenep Berlanjut, Terdakwa Jalani Pemeriksaan di Pengadilan Tipikor Jatim

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:45 WIB

DPRD Sumenep Prihatin Proyek Mangkrak, Minta Perencanaan Program Perikanan Dievaluasi Total

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:43 WIB

Perkuat Swasembada Pangan, Polsek Batang-Batang Intensif Monitoring Lahan Jagung

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:23 WIB

Citra Daerah di Era Presiden Prabowo Subianto Tercoreng Buntut Bungkamnya Kepala KSOP Kalianget

Sabtu, 20 Juni 2026 - 04:39 WIB

Ning Lia Hadiri Wisuda SMP Khadijah Surabaya, Dorong Lulusan Jadi Generasi Tangguh dan Berakhlak

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:19 WIB

Jelang Penutupan SPMB Tahap II, Lia Istifhama Ingatkan Pentingnya Keakuratan Nilai TKA

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:25 WIB

Saat Bupati Sumenep Jemput Proyek Baru ke KKP, Aktivis Soroti KNMP dan ICS Rp16 Miliar di Longos yang Mangkrak

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:26 WIB

Kasus Korupsi BSPS Sumenep Berlanjut, Terdakwa Jalani Pemeriksaan di Pengadilan Tipikor Jatim

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:38 WIB

Sumenep Bidik Lompatan Ekonomi Maritim, Pulau Pagerungan Kecil Diusulkan Jadi Kampung Industri Perikanan

Berita Terbaru