FPR Soroti Dugaan Mafia BBM di Raas: Rakyat Kecil Jadi Korban

Senin, 26 Mei 2025 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Buhairi Dewan Penasehat Organisasi Forum Pemuda Raas (FPR) Sumenep

Foto. Buhairi Dewan Penasehat Organisasi Forum Pemuda Raas (FPR) Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Forum Pemuda Raas (FPR) Sumenep menyoroti dugaan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang tidak tepat sasaran di Kecamatan Raas.

Dalam sebuah video yang beredar, tampak truk pengangkut BBM bertuliskan PT. Sumber Alam Sapeken yang diduga terlibat dalam distribusi tidak wajar.

FPR menerima laporan bahwa BBM subsidi di salah satu SPBU di Desa Ketupat, Kecamatan Raas, kerap habis pada pukul 09.00–10.00 pagi.

Kondisi ini diduga karena adanya penjualan diam-diam pada malam hari kepada oknum tengkulak, menggunakan mobil dan jerigen dalam jumlah besar.

Baca Juga :  Inovasi KKN Abmas ITS, Solusi Pengusiran Hama Otomatis dengan Smart Farming

Akibatnya, masyarakat kesulitan memperoleh BBM subsidi yang seharusnya menjadi hak mereka. Aktivitas pengisian menggunakan jerigen ini diduga dilakukan di luar jam operasional resmi SPBU, sehingga memunculkan pertanyaan tentang lemahnya pengawasan dan integritas pelayanan publik.

Tak hanya di pusat kecamatan, keluhan serupa juga datang dari warga Desa Ketupat. Mereka mengaku harus menempuh perjalanan jauh untuk mencari BBM, namun kerap pulang dengan tangan kosong karena stok sudah habis sejak dini hari.

Baca Juga :  Kreator Lokal Unjuk Gigi, MEC 2025 Angkat Marwah Budaya Madura

Kondisi ini berdampak pada terganggunya aktivitas ekonomi dan transportasi masyarakat pesisir yang sangat bergantung pada BBM bersubsidi.

FPR Sumenep mendesak Pertamina dan aparat penegak hukum untuk segera turun tangan, melakukan pengawasan ketat, serta menindak tegas praktik-praktik nakal tersebut.

“Distribusi BBM bersubsidi harus adil dan tepat sasaran. Jangan sampai rakyat kecil menjadi korban permainan oknum yang hanya mencari keuntungan pribadi,” tegas perwakilan FPR.

Buhairi, selaku Dewan Penasehat Organisasi (DPO) FPR, juga mengecam keras dugaan penyalahgunaan ini.

“Ini bukan hanya pelanggaran teknis, tapi sudah termasuk tindakan yang mencederai hak dasar masyarakat. Pemerintah dan aparat penegak hukum harus bertindak tegas. Jangan biarkan wilayah kepulauan seperti Raas terus menjadi korban mafia BBM,” tegasnya.

FPR juga mengajak masyarakat untuk berani melaporkan setiap praktik penyelewengan BBM subsidi demi mewujudkan keadilan energi, khususnya di wilayah-wilayah terpencil seperti Raas.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama
Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan
Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur
DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa
CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold
Kritik Keras Konser Madura Fest, Pengamat Nilai Panitia Harus Berani Putus Kontrak dengan Radhiesta
Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat
Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:47 WIB

Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:06 WIB

Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:53 WIB

DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:03 WIB

CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold

Senin, 1 Juni 2026 - 15:06 WIB

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat

Senin, 1 Juni 2026 - 10:17 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 09:18 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, BKPSDM Sumenep Serukan Penguatan Karakter ASN

Berita Terbaru