Yankes Bergerak Tuntas Layani Pulau Sapudi, Gubernur Khofifah: Layanan Kesehatan Harus Merata

Sabtu, 5 Juli 2025 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Gubernur Jawa Timur Hj Dr (HC) Khofifah Indar Parawansa, M.Si.saat pelepasan Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) ke Pulau Sapudi Sumenep, Madura Jawa Timur.

Foto. Gubernur Jawa Timur Hj Dr (HC) Khofifah Indar Parawansa, M.Si.saat pelepasan Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) ke Pulau Sapudi Sumenep, Madura Jawa Timur.

SUMENEP, nusainsider.com Tim Pelayanan Kesehatan Bergerak (Tim PKB) yang digagas oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melalui Dinas Kesehatan Provinsi Jatim kembali menuntaskan misinya di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep.

Program yang sudah dijalankan sejak tahun 2019 itu kini menjangkau Kecamatan Gayam dan Nonggunong di Pulau Sapudi, yang menjadi bagian dari misi pelayanan kesehatan ke-15 di kawasan kepulauan Jawa Timur.

Pada Sabtu (5/7/2025), Gubernur Khofifah secara resmi melepas keberangkatan tim PKB ke Pulau Sapudi, sebagai lanjutan dari pelayanan yang sebelumnya digelar di Pulau Raas pada Mei 2025 lalu.

“Yankes Bergerak dan PKB adalah ikhtiar nyata kami untuk menghadirkan layanan kesehatan yang setara bagi seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah kepulauan seperti Raas dan Sapudi,” ujar Khofifah dalam keterangannya kepada nusainsider.com, Sabtu (5/7/2025).

Ia menegaskan, akses layanan kesehatan tidak boleh hanya dinikmati masyarakat perkotaan. Pemerintah, kata Khofifah, harus aktif hadir ke daerah terpencil dan kepulauan guna memenuhi hak dasar warga.

“Kami ingin memastikan warga tidak hanya mendapat pengobatan, tetapi juga edukasi, pendampingan, serta penguatan sistem kesehatan lokal. Ini adalah bagian dari komitmen kami membangun Jawa Timur yang inklusif dan berkeadilan,” tambah Khofifah.

Untuk diketahui, sepanjang tahun 2023, tim Yankes Bergerak telah dua kali melakukan misi di Sumenep, yakni ke Pulau Sapudi pada Juni dan Pulau Raas pada September. Kemudian dilanjutkan lagi pada Mei 2025 ke Raas, dan kini kembali ke Sapudi.

Baca Juga :  Putri Agustin Buktikan Madura Bisa Bersinar di Kancah Voli Asia

Pelepasan tim PKB turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes. Ia mengungkapkan bahwa program ini merupakan misi kedua di Sumenep selama tahun 2025.

“Pelayanan Kesehatan Bergerak ini sudah direncanakan dilakukan empat kali dalam setahun di wilayah Kabupaten Sumenep. Ini yang kedua kalinya di Pulau Sapudi, tepatnya di Kecamatan Gayam dan Nonggunong, yang akan berlangsung mulai 5 hingga 8 Juli,” ujarnya dikutip dari dapurrakyatnews.

Menurut drg. Ellya, tim yang diterjunkan berasal dari gabungan beberapa rumah sakit besar di Jawa Timur. Di antaranya RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, RSUD dr. Mohammad Noer Pamekasan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, serta didukung puskesmas setempat.

“Ada layanan spesifik seperti operasi katarak, skrining penyakit THT dan mata, serta kegiatan promotif dan preventif lainnya. Kami juga melibatkan teman-teman puskesmas untuk skrining awal, agar pasien yang datang bisa langsung ditindak,” paparnya.

Pelayanan kesehatan ini dilakukan secara terpadu di tiga lokasi utama: Puskesmas Gayam, Puskesmas Nonggunong, serta di atas kapal kesehatan yang telah dipersiapkan khusus untuk mendukung kegiatan tim medis selama berada di pulau.

“Dengan pelayanan ini, masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke kota Sumenep. Justru kita yang hadir langsung ke pulau untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warga kepulauan,” tegas drg. Ellya.

Program Yankes Bergerak ini mendapat sambutan positif dari masyarakat kepulauan yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan medis berkualitas.

Baca Juga :  Madura Culture Festival #3: Sumenep Perlihatkan Kekayaan Seni dan Budaya yang Tetap Lestari

Kehadiran tim kesehatan ke pulau-pulau kecil seperti Raas dan Sapudi menjadi angin segar bagi pemerataan layanan publik di Jawa Timur.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan layanan pengobatan langsung, tetapi juga memperkuat sistem kesehatan lokal melalui pelatihan, edukasi kesehatan, dan distribusi informasi penting mengenai pencegahan penyakit.

Dengan terus dijalankannya program Yankes Bergerak secara berkala, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap bisa terus mendorong penguatan layanan dasar di wilayah-wilayah yang selama ini kerap luput dari perhatian sistem kesehatan konvensional.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terbaru