Perkuat Iman dan Kebersamaan, Bappeda Sumenep Gelar Maulid Nabi dan Santuni Anak Yatim

Senin, 14 September 2026 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Bersama ASN Badan perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) Sumenep usai kegiatan Maulid Nabi dan Santunan Anak Yatim

Foto Bersama ASN Badan perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) Sumenep usai kegiatan Maulid Nabi dan Santunan Anak Yatim

SUMENEP, nusainsider.com Di tengah padatnya rutinitas pemerintahan dan tuntutan pelayanan publik, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep menyempatkan diri memperkuat sisi spiritual dan kebersamaan melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026.

Kegiatan tersebut digelar di ruang pertemuan Bappeda Sumenep, Senin (14/9/2026). Peringatan Maulid Nabi diikuti jajaran pejabat struktural, aparatur sipil negara (ASN), serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkungan Bappeda.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemberian santunan kepada sejumlah anak yatim. Suasana kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta lantunan shalawat Mahallul Qiyam yang dibawakan Banjari Yassir Siratul Islam.

Baca Juga :  Dari Genset ke Energi Surya, Masalembu Siap Sambut Listrik PLN 24 Jam

Tak sekadar menjadi agenda keagamaan, peringatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan membangun kesadaran aparatur bahwa tugas pemerintahan tidak hanya membutuhkan kompetensi profesional, tetapi juga harus ditopang moral dan spiritual.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng, mengatakan kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter aparatur.

“Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum bagi kita untuk meningkatkan keimanan sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan. Kami berharap nilai-nilai yang disampaikan dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari,” ujar Arif Firmanto.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam kegiatan keagamaan hendaknya tidak berhenti sebagai seremoni semata. Lebih dari itu, nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam sikap, perilaku, serta pelaksanaan tugas sehari-hari.

Baca Juga :  Kabar Baik Petani Sumenep, TIHT Tembakau 2026 Resmi Naik di Semua Kategori

Pesan tersebut semakin diperdalam melalui tausiyah yang disampaikan KH. Moh. Rozin, MZ., S.PdI.

Dalam ceramahnya, KH. Moh. Rozin mengajak seluruh peserta menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum introspeksi sekaligus memperbaiki kualitas akhlak.

“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat keimanan dan memperbaiki akhlak. Apa yang kita pahami dari ajaran agama hendaknya tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi diwujudkan dalam perilaku dan amal dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan, saling menghormati, serta menjalankan setiap amanah dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga :  WFH Rabu Jadi Solusi Efisiensi, Ning Lia Soroti Dampak Positif bagi Lingkungan dan Kinerja ASN

Pesan tersebut dinilai relevan dengan tugas aparatur pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. Nilai keagamaan dapat menjadi salah satu landasan moral dalam menjalankan tugas sekaligus mendorong aparatur memberikan pelayanan yang lebih baik.

Dengan demikian, peringatan Maulid Nabi di lingkungan Bappeda Sumenep tidak hanya menjadi ruang untuk mengenang keteladanan Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi pengingat agar nilai keimanan, akhlak, tanggung jawab, dan kebersamaan turut hadir dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

Usai tausiyah, kegiatan ditutup dengan doa dan dilanjutkan ramah tamah. Momentum tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk mempererat hubungan kekeluargaan serta membangun suasana kerja yang harmonis di lingkungan Bappeda Sumenep.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Sosialisasi Empat Pilar, Ning Lia Tekankan Peran Anak Muda Kawal Keadilan
Dari Borobudur, Fauka Noor Farid Tegaskan Arah Baru Lindu Aji: Budaya, Sosial dan Ekonomi Kerakyatan
Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Jadi Benteng Warga Hadapi Sengketa dan Mafia Tanah
Gegara Investasi Dapur MBG, Warga Sumenep Laporkan Istri DPR RI ke Polisi
Ning Lia Apresiasi Haji dan Umrah Fest 2026 Gresik, Dorong Pelayanan Jemaah Makin Prima
Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN
Warga Tamidung Gempar! Sumur Bor Mendadak Semburkan Gas, Pemkab dan Polresta Diminta Bergerak
Guru Ngaji hingga Legalitas TPQ Jadi Sorotan, FKPQ Jatim Sampaikan Aspirasi ke Ning Lia

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 12:46 WIB

Sosialisasi Empat Pilar, Ning Lia Tekankan Peran Anak Muda Kawal Keadilan

Selasa, 15 September 2026 - 11:20 WIB

Dari Borobudur, Fauka Noor Farid Tegaskan Arah Baru Lindu Aji: Budaya, Sosial dan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 15 September 2026 - 10:22 WIB

Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Jadi Benteng Warga Hadapi Sengketa dan Mafia Tanah

Selasa, 15 September 2026 - 08:45 WIB

Gegara Investasi Dapur MBG, Warga Sumenep Laporkan Istri DPR RI ke Polisi

Senin, 14 September 2026 - 19:45 WIB

Ning Lia Apresiasi Haji dan Umrah Fest 2026 Gresik, Dorong Pelayanan Jemaah Makin Prima

Senin, 14 September 2026 - 11:28 WIB

Perkuat Iman dan Kebersamaan, Bappeda Sumenep Gelar Maulid Nabi dan Santuni Anak Yatim

Senin, 14 September 2026 - 10:19 WIB

Warga Tamidung Gempar! Sumur Bor Mendadak Semburkan Gas, Pemkab dan Polresta Diminta Bergerak

Senin, 14 September 2026 - 09:21 WIB

Guru Ngaji hingga Legalitas TPQ Jadi Sorotan, FKPQ Jatim Sampaikan Aspirasi ke Ning Lia

Berita Terbaru