Wow! IPM Sumenep Unggul, Sampang Terus Menyusul

Selasa, 8 Juli 2025 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber foto. Badan Pusat Statistik (BPS).

Sumber foto. Badan Pusat Statistik (BPS).

SUMENEP, nusainsider.com — Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sumenep dan Sampang pada tahun 2024 mengalami peningkatan signifikan. Meski begitu, capaian IPM Sumenep tetap lebih unggul dibandingkan Kabupaten Sampang.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), IPM Sumenep tahun 2024 mencapai 69,78. Angka ini naik 0,65 poin dibanding tahun 2023 yang berada di angka 69,13 atau tumbuh sekitar 0,94 persen.

Di sisi lain, IPM Kabupaten Sampang tahun 2024 tercatat sebesar 66,72. Nilai ini naik 0,53 poin dari tahun sebelumnya yang berada di angka 66,19, dengan pertumbuhan sekitar 0,79 persen.

Kenaikan ini mencerminkan adanya perbaikan dalam tiga dimensi utama IPM, yakni kesehatan, pendidikan, serta ekonomi atau daya beli masyarakat di kedua kabupaten.

Komponen IPM Sumenep 2024

Tahun ini, Sumenep mencatatkan Umur Harapan Hidup sebesar 73,86 tahun. Artinya, bayi yang lahir di Sumenep diperkirakan dapat hidup hingga usia hampir 74 tahun.

Baca Juga :  Dari Basis Kuat Jadi Ancaman Boikot: PKB di Madura Hadapi Ujian Berat

Untuk Pendidikan, rata-rata lama sekolah di Sumenep mencapai 6,10 tahun. Sementara harapan lama sekolah mencapai 13,59 tahun, atau setara dengan jenjang Diploma I (DI).

Dari sisi Ekonomi, pengeluaran per kapita yang disesuaikan sebesar Rp10,156 juta per tahun. Ini mencerminkan daya beli masyarakat yang cukup baik dibanding kabupaten tetangga.

Komponen IPM Sampang 2024

Sampang juga mencatatkan Umur Harapan Hidup yang cukup tinggi, yakni 73,66 tahun. Angka ini hanya terpaut 0,20 tahun dari Sumenep.

Namun, Pendidikan menjadi tantangan utama. Rata-rata lama sekolah baru mencapai 5,08 tahun, dengan Harapan Lama Sekolah sebesar 12,55 tahun.

Untuk Ekonomi, pengeluaran per kapita masyarakat Sampang berada di angka Rp9,782 juta per tahun. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan, meskipun masih di bawah capaian Sumenep.

Baca Juga :  Menegangkan! Panwascam se-kabupaten Sumenep Bawa Keris dalam Rapat Evaluasi PHP Pilkada 2024

Perbandingan Sumenep dan Sampang

Jika dibandingkan, Sumenep unggul di hampir semua aspek. Dari pendidikan, harapan lama sekolah di Sumenep mencapai 13,59 tahun, sementara Sampang hanya 12,55 tahun.

Rata-rata lama sekolah juga lebih tinggi di Sumenep, yaitu 6,10 tahun, dibanding 5,08 tahun di Sampang. Ini menunjukkan akses dan capaian pendidikan yang lebih baik.

Dari sisi ekonomi, daya beli masyarakat Sumenep terlihat lebih kuat. Pengeluaran per kapita Sumenep sebesar Rp10,156 juta, mengungguli Sampang dengan Rp9,782 juta.

Sedangkan dalam aspek kesehatan, keduanya relatif setara. Umur harapan hidup Sumenep 73,86 tahun, sedangkan Sampang 73,66 tahun, selisih hanya 0,20 tahun.

Status dan Tantangan IPM

Meski menunjukkan peningkatan, kedua kabupaten masih berada pada kategori “Sedang” dalam peta IPM nasional. Untuk bisa masuk kategori “Tinggi”, dibutuhkan strategi pembangunan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Siapkan 18 Lomba Antar-OPD Sambut HUT RI ke-80

Khususnya dalam bidang pendidikan dan kesehatan, intervensi kebijakan dari pemerintah daerah perlu diperkuat. Peningkatan mutu layanan dasar harus terus menjadi prioritas utama.

BPS berharap tren positif ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan. Peran aktif seluruh pemangku kepentingan sangat penting agar capaian IPM tidak stagnan dan terus mendekati standar provinsi maupun nasional.

Kedua kabupaten dinilai memiliki potensi besar. Namun, Sumenep bisa menjadi role model bagi kabupaten lain di Madura, termasuk Sampang, dalam meningkatkan kualitas hidup warganya.

Melalui kolaborasi lintas sektor, investasi pendidikan dan kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat, diharapkan IPM di wilayah Madura bisa naik ke level lebih baik dalam beberapa tahun ke depan.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Diganjar Penghargaan atas Perencanaan Pembangunan yang Strategis
Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran, Polresta Sumenep Salurkan Bansos kepada Warga
Santri Berdaya, Indonesia Berjaya: Pesan Arif Firmanto di Hari Santri Nasional 2026
SIMPEL hingga e-Stunting, Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data
Dua Pengusaha Lokal Terima Apresiasi PWI Sumenep atas Kiprah di Dunia UMKM
Bappeda Sumenep Dorong Integrasi Data Pembangunan dengan Prioritas Nasional
Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman
Sambut Hari Jadi ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Gerakan Baca Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Bappeda Sumenep Diganjar Penghargaan atas Perencanaan Pembangunan yang Strategis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran, Polresta Sumenep Salurkan Bansos kepada Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Santri Berdaya, Indonesia Berjaya: Pesan Arif Firmanto di Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:48 WIB

SIMPEL hingga e-Stunting, Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Dua Pengusaha Lokal Terima Apresiasi PWI Sumenep atas Kiprah di Dunia UMKM

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Sambut Hari Jadi ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Gerakan Baca Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Bukan Sekadar Serap Anggaran, Bappeda Sumenep Tekankan Manfaat Nyata Pembangunan

Berita Terbaru