Rayakan Hari Jadi ke-756, BPRS Bhakti Sumekar Dorong Kemandirian Ekonomi Syariah

Kamis, 23 Oktober 2025 - 07:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dirut Bank BPRS Bhakti Dimekarkan H. Hairil Fajar (Kanan) saat bersama Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongso judo, SH., MH (Kiri)

Foto. Dirut Bank BPRS Bhakti Dimekarkan H. Hairil Fajar (Kanan) saat bersama Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongso judo, SH., MH (Kiri)

SUMENEP, nusainsider.com Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-756, Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar menggelar Bazar UMKM dan Pasar Murah yang berlangsung meriah di halaman kantor pusat bank daerah tersebut.

Kegiatan yang digelar selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 22–24 Oktober 2025 itu, dihadiri langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. Acara berlangsung hangat dan penuh antusiasme dari masyarakat serta pelaku UMKM lokal.

Bupati Achmad Fauzi menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah BPRS Bhakti Sumekar yang dinilai konsisten memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif BPRS Bhakti Sumekar yang berperan aktif membangkitkan semangat ekonomi kerakyatan. Kegiatan ini bukan hanya menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Sumenep, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Bupati dalam sambutannya, Rabu (22/10/2025).

Menurutnya, sebagai bank milik daerah, BPRS Bhakti Sumekar memiliki posisi strategis dalam memperkuat visi Pemerintah Kabupaten Sumenep menuju kemandirian ekonomi berbasis syariah.

Baca Juga :  Peran Perempuan di Sektor Pertanian Garut Dibahas dalam Diseminasi Riset UNAIR

Ia berharap, langkah ini terus diperluas melalui program-program inovatif dan kegiatan sosial ekonomi lainnya.

“Melalui semangat kebersamaan dan cinta terhadap produk lokal, kita bisa mewujudkan Sumenep yang maju, mandiri, dan berdaya saing. Karena itu, kegiatan seperti ini harus sering dilakukan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga berkeliling meninjau sejumlah stan pelaku UMKM yang menampilkan beragam produk unggulan daerah, mulai dari makanan olahan, kerajinan tangan, hingga produk fesyen lokal.

Ia juga berdialog langsung dengan para pelaku usaha, memberikan semangat dan dorongan agar terus meningkatkan kualitas produk mereka.

“Kami berharap pelaku UMKM semakin kreatif dan berani memperluas jangkauan pasarnya. Pemerintah daerah akan terus mendukung tumbuhnya wirausaha baru berbasis ekonomi rakyat,” ujarnya saat berbincang dengan salah satu pengrajin lokal.

Sementara itu, Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menjelaskan bahwa kegiatan Bazar UMKM dan Pasar Murah ini bukan hanya ajang promosi, melainkan juga bagian dari upaya edukasi ekonomi syariah bagi masyarakat dan pelaku usaha kecil.

“Bazar UMKM dan pasar murah ini menjadi momentum penting bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk unggulan daerah, memperluas jaringan bisnis, sekaligus memperkuat kolaborasi ekonomi berbasis syariah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, BPRS Bhakti Sumekar terus berkomitmen untuk menjadi lembaga keuangan yang berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga :  Terbongkar! Jaringan PR Bayangan di Prancak Diduga Dikendalikan Tiga Mafia

Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan sinergi antara masyarakat, pelaku usaha, dan lembaga keuangan semakin erat.

“Kolaborasi adalah kunci. Kami ingin pelaku UMKM semakin berdaya, dan masyarakat dapat merasakan langsung manfaat ekonomi dari keberadaan BPRS Bhakti Sumekar,” ujar Hairil Fajar.

Selain memperkenalkan produk unggulan UMKM, Pasar Murah juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan sembako lainnya dijual dengan harga lebih terjangkau, khususnya bagi pengguna aplikasi BBS Mobile.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami membantu masyarakat agar dapat berbelanja kebutuhan pokok dengan harga yang bersahabat. Sekaligus mendorong penggunaan layanan digital BBS Mobile agar transaksi semakin mudah dan efisien,” jelasnya.

Setiap harinya, Bazar dan Pasar Murah berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Masyarakat tampak antusias berkunjung ke area bazar yang dipenuhi stan produk lokal unggulan hasil binaan BPRS Bhakti Sumekar.

Baca Juga :  MA dan MTs Robin Gelar Khotmil Qur'an Bersama

Selain produk konsumsi, beberapa stan menampilkan kerajinan tangan, batik khas Sumenep, serta produk ekonomi kreatif lainnya. Kegiatan ini juga diselingi hiburan rakyat, lomba ringan, dan pembagian doorprize bagi pengunjung yang bertransaksi melalui aplikasi digital bank tersebut.

BPRS Bhakti Sumekar berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap produk lokal serta memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM di wilayah Sumenep dan sekitarnya.

“Dengan semangat kebersamaan dan ekonomi syariah, kami ingin terus menjadi mitra strategis masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi daerah,” pungkas Hairil Fajar.

Melalui kegiatan ini, BPRS Bhakti Sumekar tidak hanya memperingati Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-756, tetapi juga memperkuat peran sebagai lembaga keuangan syariah yang inklusif, peduli, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Jalan Rusak Lima Tahun, Masyarakat Montorna Minta Anggaran MBG Dialihkan untuk Infrastruktur
Dana Sudah Tersedia, Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Masih Menunggu Perbup
ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama
Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan
Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur
DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa
CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold
Kritik Keras Konser Madura Fest, Pengamat Nilai Panitia Harus Berani Putus Kontrak dengan Radhiesta

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:32 WIB

Jalan Rusak Lima Tahun, Masyarakat Montorna Minta Anggaran MBG Dialihkan untuk Infrastruktur

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:23 WIB

Dana Sudah Tersedia, Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Masih Menunggu Perbup

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:47 WIB

Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:06 WIB

Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:03 WIB

CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:52 WIB

Kritik Keras Konser Madura Fest, Pengamat Nilai Panitia Harus Berani Putus Kontrak dengan Radhiesta

Senin, 1 Juni 2026 - 15:06 WIB

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat

Berita Terbaru