Jika Negosiasi Tidak Terjadi, Mereka Tembak Saya

Sabtu, 27 Mei 2023 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, nusainsider.com Pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens, menyebut kelompok kriminal bersenjata (KKB) bakal menembaknya jika tak ada negosiasi dalam dua bulan ke depan.

“Jika itu (negosiasi) tidak terjadi dalam waktu dua bulan mereka mengatakan akan menembak saya,” kata Mehrtens dalam sebuah video yang disebarkan juru bicara KKB Sebby Sambom, seperti dikutip Reuters, Jumat (26/5).

Ini merupakan penampakan terbaru Mehrtens setelah tiga bulan disandera oleh pimpinan KKB Egianus Kogoya pada 7 Februari lalu.

Baca Juga :  Ancam Tembak Pilot Susi Air, Arsul Sani Minta Aparat Lebih Ofensif

Dalam video tersebut, Mehrtens tampak kurus sambil memegang bendera Bintang Kejora, simbol kemerdekaan Papua Barat. Ia dikelilingi para anggota KKB yang mengacungkan senapan

Dalam video terpisah, Rumianus Wandikbo dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Operasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) meminta negara-negara seperti Selandia Baru, Australia, dan negara-negara Barat untuk memulai pembicaraan dengan Indonesia dan separatis.

“Kami tidak meminta uang. Kami benar-benar menuntut hak kami untuk kedaulatan,” kata Rumianus.

Baca Juga :  Pj Bupati Bogor Siap Menyelesaikan Polemik Truk Tambang Parung Panjang

KKB pimpinan Egianus Kogoya menyandera Mehrtens usai pesawat yang dia terbangkan diserbu dan dibakar di Bandara Paro, Nduga, Papua, pada 7 Februari lalu.

Juru Bicara KKB, Sebby Sambom, mengatakan bulan lalu bahwa kondisi Mehrtens baik-baik saja selama disandera.

Mehrtens juga menyampaikan dalam sebuah video bahwa dirinya sehat. Ia turut meminta otoritas tak melakukan aksi kekerasan yang berpotensi membahayakan dirinya dan orang-orang sekitar.

Baca Juga :  Stand DKPP Sumenep Pukau Bupati dengan Ragam Komoditas Pertanian Lokal

Terhitung tiga bulan sejak penyanderaan, operasi penyelamatan Mehrtens kini mulai dipusatkan di Kabupaten Nduga, Papua, setelah sebelumnya sampai ke Kabupaten Lanny Jaya.

Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring mengatakan medan di Nduga cukup sulit, meski begitu pihaknya tetap berupaya menemukan dan membebaskan sang pilot Susi Air.

Kementerian luar negeri sejauh ini belum memberikan komentar terkait ancaman penembakan Mehrtens dan permintaan KKB ini.

Loading

Berita Terkait

Kepala Desa Pinggirpapas Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Sensus Ekonomi 2026
Perjuangkan Hak Pendidikan untuk Semua, Ning Lia Dianugerahi Maklumat Partnership Awards 2026
Jambore Perhutanan Sosial 2026, Ning Lia Tegaskan Pentingnya Keseimbangan Ekologi dan Ekonomi
Semarak Soekarno Fun Run 2026, Abrari-Hosnan Dukung Sport Tourism dan Kreativitas Pemuda
Dari Tari Topeng hingga Hadrah Klasik, Panggung Budaya Sumenep Siap Memukau Penonton Nanti Malam
Dari Sawit hingga Emas Dapat Perhatian, Mengapa Tembakau Madura Terpinggirkan?
Soekarno Fun Run 2026 Jadi Panggung Sportivitas dan Nasionalisme, Peserta dari Berbagai Daerah Raih Juara
Ketahanan Pangan dari Desa, Polsek Batang-Batang Monitoring Green House Melon Pertiwi

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 11:32 WIB

Kepala Desa Pinggirpapas Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Sensus Ekonomi 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 08:56 WIB

Perjuangkan Hak Pendidikan untuk Semua, Ning Lia Dianugerahi Maklumat Partnership Awards 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:46 WIB

Jambore Perhutanan Sosial 2026, Ning Lia Tegaskan Pentingnya Keseimbangan Ekologi dan Ekonomi

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:32 WIB

Semarak Soekarno Fun Run 2026, Abrari-Hosnan Dukung Sport Tourism dan Kreativitas Pemuda

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:35 WIB

Dari Sawit hingga Emas Dapat Perhatian, Mengapa Tembakau Madura Terpinggirkan?

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:54 WIB

Soekarno Fun Run 2026 Jadi Panggung Sportivitas dan Nasionalisme, Peserta dari Berbagai Daerah Raih Juara

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:45 WIB

Ketahanan Pangan dari Desa, Polsek Batang-Batang Monitoring Green House Melon Pertiwi

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:43 WIB

Tanpa Dana APBD, Soekarno Fun Run 2026 Bagikan Voucher Jajan di Komentari Peserta

Berita Terbaru