SUMENEP, nusainsider.com — Pagelaran Madura Culture Festival (MCF) #3 yang digelar di GOR A. Yani Sumenep malam ini, Sabtu (30/8/2025), bakal semakin semarak dengan hadirnya beragam kesenian tradisional dari berbagai daerah.
Dua di antaranya adalah Tari Musik Dhangglung asal Kabupaten Lumajang serta Jaran Bodhag Lenggeren dari Kota Probolinggo.

Festival budaya tahunan ini akan diikuti oleh 11 kabupaten dari kawasan Tapal Kuda dan Madura, yang secara khusus menampilkan karya seni terbaik mereka.
Kehadiran kesenian-kesenian tersebut diharapkan mampu menambah geliat seni sekaligus memperkaya khazanah budaya lokal di Sumenep.
Menurut catatan sejarah, kesenian Dhangglung memiliki akar yang kuat dari tradisi masyarakat Madura, khususnya di daerah Yosowilangun, Lumajang.
Pada era 1950-an, masyarakat sering menyaksikan berbagai pagelaran seni khas Madura seperti Kenong Telok dan Ronnang. Adapun istilah Dhangglung hanya digunakan di Yosowilangun yang erat kaitannya dengan tradisi ngarak sapi.
Secara garis besar, perbedaan ketiganya adalah: Kenong Telok berupa sajian uyon-uyon atau tayub beksan, Ronnang merupakan langen beksan dengan ledek pria, sedangkan Dhangglung lebih dikenal sebagai iringan kerapan sapi yang biasanya digelar bersamaan dengan ritual nazar, nyekar, hingga brokohan di tempat yang dianggap keramat.
Tak kalah menarik, seni tari Jaran Bodhag Lenggeren dari Probolinggo juga dipastikan tampil memukau. Kesenian ini merupakan turunan dari Jaran Kencak, yang menggunakan kuda tiruan berbahan rotan dan kayu dengan lubang di tengahnya, lengkap dengan kepala dan ekor tiruan.
Tarian ini biasanya diiringi tabuhan musik khas Jawa Timur, mulai dari kenong telo, sronen, kendang, tambur, saron, hingga gong.
Keunikannya membuat Jaran Bodhag Lenggeren ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada 17 Oktober 2014 lalu, melalui Surat Keputusan Nomor 153992B/MPK.A/DU/2014.
Dengan rangkaian kesenian yang begitu kaya, MCF #3 malam ini dipastikan menjadi pesta budaya yang sayang untuk dilewatkan.
Masyarakat Sumenep dan sekitarnya diajak hadir langsung menikmati suguhan spektakuler yang akan dimulai pukul 19.30 WIB di GOR A. Yani Sumenep.
![]()
Penulis : Wafa

















