Momentum Hari Jadi Sumenep ke-756, Gergaji Harapkan 8 Program Berikut ini

Jumat, 31 Oktober 2025 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Amir Syarifuddin, M.Pd Ketua Gerakan Guru Ngaji (Gergaji) Sumenep

Foto. Amir Syarifuddin, M.Pd Ketua Gerakan Guru Ngaji (Gergaji) Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Ketua Umum Gerakan Guru Ngaji (Gergaji) Sumenep, Amir Syarifuddin, menyerukan pentingnya semangat “Ngopeni Sumenep” sebagai tema besar dalam memperingati hari lahir Kabupaten Sumenep tahun ini.

Menurutnya, Ngopeni Sumenep bukan sekadar slogan, melainkan panggilan moral untuk menumbuhkan kepedulian kolektif terhadap seluruh aspek kehidupan masyarakat, baik sosial, pendidikan, ekonomi, maupun spiritual.

Amir menegaskan, semangat Ngopeni harus diterjemahkan ke dalam bentuk nyata melalui delapan program prioritas yang ia sebut sebagai “Delapan Ngopeni.” Konsep ini menjadi arah perjuangan Gergaji untuk memperkuat nilai sosial, pendidikan, dan spiritual masyarakat Sumenep.

“Ngopeni bukan hanya berarti menjaga, tapi juga merawat dan menghidupkan kembali nilai-nilai luhur Sumenep yang mulai terkikis oleh zaman,” ujar Amir Syarifuddin kepada nusainsider.com, Jumat, 31 Oktober 2025.

Ia menambahkan, delapan gerakan tersebut merupakan landasan moral agar Sumenep tetap bajra (berdaya), molja (bermartabat), dan parjuga (sejahtera).

Baca Juga :  Lomba Kerapan Sapi Piala Bupati Sumenep 2025, Ajang Seleksi Menuju Piala Presiden

Delapan Pilar “Ngopeni Sumenep”

Program pertama, Ngopie (Ngopeni Elmu), berfokus pada penguatan pendidikan dan literasi, terutama pendidikan agama bagi generasi muda. Menurut Amir, masyarakat berilmu adalah fondasi utama bagi kemajuan daerah.

“Ilmu harus dihidupkan, bukan hanya dipelajari. Dengan ilmu, masyarakat bisa membedakan mana kebaikan dan kemudaratan,” tegasnya.

Prioritas kedua, Ngogung (Ngopeni Guru Ngaji), menempatkan guru ngaji sebagai pilar moral dan spiritual yang harus lebih dihargai.

“Sudah waktunya guru ngaji mendapat perhatian, bukan hanya dari sisi kesejahteraan, tetapi juga penghormatan sosial,” ujarnya.

Selanjutnya, Ngoat (Ngopeni Kasehatan) menyoroti pentingnya akses kesehatan yang merata, terutama di pedesaan. Amir menekankan perlunya edukasi tentang pola hidup sehat sebagai bagian dari kesejahteraan masyarakat.

“Sehat adalah prasyarat untuk produktif, dan produktif adalah jalan menuju kesejahteraan,” katanya.

Program keempat, Ngorak (Ngopeni Rakyat), menitikberatkan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil. Melalui gerakan ini, Gergaji mendorong semangat gotong royong sebagai kekuatan lokal yang perlu dihidupkan kembali.

Baca Juga :  Akses Vital Terabaikan, Warga Dusun Kaladi Gotong Royong Perbaiki Jalan

Menghidupkan Potensi dan Kearifan Lokal

Program kelima, Ngolak (Ngopeni KaLakoan), berfokus pada pengembangan potensi ekonomi lokal seperti kerajinan, kuliner, dan wisata.

“Kemandirian ekonomi dimulai dari mencintai produk sendiri,” ujar Amir, menekankan pentingnya mencintai dan mengembangkan produk lokal.

Keenam, Ngobu (Ngopeni Budaja), menegaskan pentingnya pelestarian budaya lokal sebagai identitas dan pedoman hidup masyarakat.

Menurut Amir, budaya Madura di Sumenep harus dijaga lintas generasi, bukan hanya ditampilkan secara seremonial.

Program ketujuh, Ngope (Ngopeni Petani), menjadi bentuk dukungan terhadap sektor pertanian sebagai penopang utama ekonomi masyarakat. Ia mengingatkan agar kebijakan pemerintah lebih berpihak pada petani dan memastikan keberlanjutan pangan lokal.

Baca Juga :  Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Bappeda Sumenep Sampaikan Penyusunan RAD Hak Disabilitas, Begini

Terakhir, Ngoma (Ngopeni Agama), menjadi ruh dari seluruh gerakan Ngopeni. Amir menyebut agama sebagai sumber moral yang menuntun setiap langkah masyarakat agar berorientasi pada kebaikan, keadilan, dan kemanusiaan.

Amir menegaskan bahwa delapan pilar Ngopeni ini sejalan dengan visi besar Sumenep, yakni “Sumenep Bajra, Molja, tor Parjuga.”

Menurutnya, Ngopeni lahir dari proses kontemplasi spiritual dan pemikiran yang bertujuan menjaga sekaligus membangun Sumenep menuju kemajuan yang berkarakter.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat  pemerintah daerah, tokoh agama, hingga generasi muda dapat menjadikan semangat Ngopeni sebagai pedoman moral dan tindakan nyata.

“Kalau setiap orang mau ngopeni apa yang menjadi tanggung jawabnya, Sumenep akan menjadi daerah yang bajra kuat, molja bermartabat, dan parjuga sejahtera,” tutupnya penuh optimisme.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Sebut Begini ke Pemkab Sumenep
Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah
Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4
Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani
Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN
Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya
Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik
Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:22 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Sebut Begini ke Pemkab Sumenep

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah

Rabu, 2 September 2026 - 06:46 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4

Rabu, 2 September 2026 - 06:39 WIB

Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani

Rabu, 2 September 2026 - 05:49 WIB

Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN

Selasa, 1 September 2026 - 14:45 WIB

Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik

Selasa, 1 September 2026 - 13:34 WIB

Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Selasa, 1 September 2026 - 10:09 WIB

Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani

Berita Terbaru