Transformasi Tembakau Madura: Kiprah Haji Her Diakui di Ajang detikJatim Awards

Jumat, 7 November 2025 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Abdullah mewakili H. Khairul Umam (H. Her) saat menerima penghargaan detikAward

Foto. Abdullah mewakili H. Khairul Umam (H. Her) saat menerima penghargaan detikAward

SUMENEP, nusainsider.com — Kiprah Khairul Umam atau yang akrab disapa Haji Her, Ketua Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau Se-Madura (P4TM), kembali mendapatkan pengakuan di tingkat provinsi.

Setelah menerima penghargaan dari CNN Indonesia pada 31 Oktober 2025, ia kembali dianugerahi Figur Akselerator Kemajuan 2025 kategori Penggerak Industri Tembakau Lokal pada ajang detikJatim Awards 2025, Rabu (5/11/2025).

Penghargaan bergengsi tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kiprah dan dedikasi Haji Her dalam menggerakkan kemajuan industri tembakau di Madura.

Melalui kepemimpinannya di Bawang Mas Group, ia dinilai berhasil menciptakan sistem perdagangan tembakau yang lebih adil dan berpihak kepada petani.

Dalam keterangannya, Abdullah, Direktur Bawang Mas Center (BMC) yang mewakili Haji Her selaku Direktur Utama PT Bawang Mas Group, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut.

“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam kemajuan industri tembakau lokal,” ujarnya, Rabu (5/11/2025).

Ia menambahkan, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras bersama seluruh tim dan para petani binaan yang selama ini berkomitmen menjaga mutu, integritas, dan keberlanjutan dalam perdagangan tembakau Madura.

“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kesejahteraan petani tembakau dan memperkuat daya saing lokal,” lanjut Abdullah.

Sebagai Ketua P4TM, Haji Her dikenal sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan nasib petani tembakau di Pulau Garam. Selama beberapa tahun terakhir, ia berhasil membangun model kemitraan baru yang mengedepankan keadilan harga dan transparansi antara petani dan perusahaan pengelola.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep Beri Santunan kepada Anak Yatim Korban KDRT di Batuputih

Melalui pendekatan perdagangan langsung antara petani dan PT Bawang Mas Group, sistem ini memangkas rantai panjang distribusi yang selama ini dikuasai tengkulak.

Dengan demikian, petani memperoleh harga jual yang lebih layak dan stabil, tanpa khawatir dieksploitasi oleh pihak perantara.

Langkah ini menjadi bagian dari gerakan pemberdayaan ekonomi berkelanjutan yang diusung P4TM di berbagai wilayah Madura. Haji Her juga aktif memberikan pendampingan teknis kepada petani, mulai dari pemilihan bibit, proses tanam, hingga pasca panen agar kualitas tembakau meningkat sesuai standar industri.

Selain itu, melalui Bawang Mas Center, ia turut membuka akses pembiayaan mikro bagi petani tembakau yang kesulitan modal. Skema ini memungkinkan mereka untuk tetap produktif tanpa harus berutang pada tengkulak dengan bunga tinggi.

Baca Juga :  Setahun Bani Insan Peduli: Dari Duka Ibunda Menjadi Gerakan Kemanusiaan

Transformasi sistem perdagangan tembakau yang digagas Haji Her mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Banyak pihak menilai langkah tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani, tetapi juga mendorong stabilitas ekonomi daerah berbasis sektor unggulan lokal.

Sejumlah pengamat ekonomi bahkan menyebut inisiatif tersebut sebagai model ideal bagi pengembangan industri hasil pertanian lain di Madura. Pola kemitraan langsung yang diterapkan dinilai mampu menciptakan rantai nilai yang lebih efisien dan berkeadilan bagi semua pihak.

Haji Her menilai keberhasilan ini bukan semata hasil kerja pribadi, melainkan buah dari kolaborasi seluruh elemen, mulai dari petani, pengusaha lokal, hingga pemerintah daerah.

“Kita semua memiliki peran dalam menjaga keberlangsungan industri tembakau Madura agar tetap menjadi kebanggaan dan sumber penghidupan rakyat,” ujarnya dalam sebuah kesempatan.

Menurutnya, tantangan industri tembakau ke depan semakin kompleks, terutama terkait regulasi, perubahan iklim, dan dinamika pasar global. Namun dengan inovasi dan solidaritas antar pelaku, sektor ini masih memiliki potensi besar untuk berkembang secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Tutup Konflik, IKA PMII Siap Tampil sebagai Kekuatan Sosial-Intelektual

Bagi masyarakat Madura, Haji Her bukan sekadar pengusaha sukses. Ia adalah figur inspiratif yang membumikan konsep kemandirian ekonomi lokal, dengan menempatkan petani sebagai aktor utama dalam rantai produksi. Filosofi kepemimpinannya sederhana: “Petani harus hidup layak dari hasil tanamnya sendiri.”

Konsistensinya dalam memperjuangkan kesejahteraan petani tembakau juga sejalan dengan misi P4TM yang ia dirikan, yakni membangun industri tembakau Madura yang berdaulat dan berkelanjutan.

Melalui forum ini, para petani dari berbagai kabupaten di Madura dapat bersatu dalam memperjuangkan kepentingan bersama.

Atas peran strategisnya itu, tak heran jika penghargaan Figur Akselerator Kemajuan 2025 dari detikJatim menjadi pengakuan yang layak bagi sosok Haji Her.

Ia berhasil membuktikan bahwa transformasi industri tembakau dapat dimulai dari komitmen seorang pemimpin yang berpihak kepada rakyat kecil.

Dengan sederet prestasi dan inisiatif nyata yang telah dilakukan, Haji Her kini menjadi simbol perubahan di sektor tembakau Madura. Kiprahnya menjadi bukti bahwa keberhasilan ekonomi lokal tidak selalu bergantung pada skala besar, melainkan pada keberanian untuk memulai perubahan dari akar rumput.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat
Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, BKPSDM Sumenep Serukan Penguatan Karakter ASN
Pemkab Sumenep Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Warga Perkuat Persatuan
Kadisdik Sumenep : Pancasila Harus Menjadi Pedoman dalam Dunia Pendidikan
Konser Radhiesta Music Kembali Digelar di Sumenep, Penonton Soroti Harga Tiket dan Larangan Membawa Rokok
Bos DRT The Big Family Sebut Valen DA7 Talenta Luar Biasa, Ajak Masyarakat Terus Mendukung
DRT Kembali Dukung Madura Fest 2026, H. Syafwan Wahyudi: Pabrik Muda Harus Berani Berkarya untuk Daerah

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:06 WIB

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat

Senin, 1 Juni 2026 - 10:17 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 09:18 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, BKPSDM Sumenep Serukan Penguatan Karakter ASN

Senin, 1 Juni 2026 - 08:16 WIB

Pemkab Sumenep Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Warga Perkuat Persatuan

Senin, 1 Juni 2026 - 07:50 WIB

Kadisdik Sumenep : Pancasila Harus Menjadi Pedoman dalam Dunia Pendidikan

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:34 WIB

Bos DRT The Big Family Sebut Valen DA7 Talenta Luar Biasa, Ajak Masyarakat Terus Mendukung

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:37 WIB

DRT Kembali Dukung Madura Fest 2026, H. Syafwan Wahyudi: Pabrik Muda Harus Berani Berkarya untuk Daerah

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:14 WIB

Pintu Masuk Utara Ditutup Tanpa Pemberitahuan, Warga Soroti Manajemen Konser Radhiesta Malam Ini

Berita Terbaru