Selamat Datang di Meja Amanah: Kursi Baru, Bayang Lama

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Harapan besar Fauzi As atas selesainya Mutasi dan Rotasi jabatan Eselon II.

Foto. Harapan besar Fauzi As atas selesainya Mutasi dan Rotasi jabatan Eselon II.

OPINI, nusainsider.com Ucapan selamat adalah etika. Harapan adalah doa. Dan pengingat adalah kewajiban publik.

Maka pada pelantikan pejabat baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, publik patut mengucapkan selamat – tanpa kehilangan daya ingat.

Rotasi jabatan adalah keniscayaan birokrasi. Ia bisa menjadi penyegar, bisa pula menjadi pengulangan. Semua bergantung pada satu hal: apakah masa lalu dijadikan pelajaran, atau sekadar dipindahkan ruangannya.

Kepada Ferdiansyah Tetrajaya, SH, yang kini dipercaya sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah, publik berharap pendapatan daerah tidak lagi sekadar naik di atas kertas, namun juga bersih di proses dan adil di pungutan.

Bapenda adalah urat nadi fiskal. Sedikit saja salah tekan, yang bocor bukan darah birokrasi, tapi kepercayaan rakyat.

Agus Dwi Saputra, S.Sos., M,Si yang berpindah dari Dinas Pendidikan ke DPMD, kini mengelola desa, ruang paling rawan antara idealisme pembangunan dan godaan proyek. Desa bukan sekadar objek laporan, melainkan subjek keadilan.

Baca Juga :  Senam Cantik, Parade Keraton, dan UMKM Meriahkan Sumenep Bugar 2025

Jangan sampai pemberdayaan hanya berhenti di spanduk dan baliho.
Sementara itu, tongkat estafet pendidikan diserahkan kepada Moh. Iksan, S.Pd., MT. Dunia pendidikan di Sumenep tidak kekurangan gedung, tapi sering kekurangan kejujuran sistem.

Kurikulum bisa berganti, kepala dinas bisa berganti, tapi jika orientasi masih pada seremonial, maka yang tertinggal tetap murid-muridnya.

Anwar Syahroni Yusuf,AP.,M.Si kini memimpin Dinas Lingkungan Hidup, memasuki ladang sunyi yang sering diingat saat bencana, dilupakan saat izin diterbitkan. Lingkungan tidak butuh pidato hijau, tapi keberanian berkata “tidak” pada kepentingan yang merusak.

Di ranah sosial, Dr. R. Abd Rahman Riadi, SE, MM mengemban amanah besar di Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Ini bukan sekadar jabatan administratif, melainkan ujian nurani. Karena angka kemiskinan bisa dimanipulasi, tapi luka sosial tak bisa dipalsukan.

Baca Juga :  Kasus Asusila Anak di Sumenep Terungkap, Pelaku Diamankan di Jawa Barat

Kursi Dinas Ketenagakerjaan kini diduduki Drs. Mustangin, M.Si. Tantangannya jelas: membuka lapangan kerja, bukan membuka peluang titipan. Tenaga kerja tidak butuh janji, mereka butuh kepastian.

Sementara Heru Santoso, S.STP., MH kembali ke jantung perizinan dan investasi di DPMPTSP. Di sinilah sering lahir dua wajah birokrasi: satu ramah di depan investor besar, satu dingin di hadapan pelaku kecil. Publik berharap wajah yang terakhir segera pensiun.

Di bidang kebudayaan dan pariwisata, Faruk Hanafi, S.Sos., M.Si diharapkan tidak sekadar mengurus event, tapi merawat identitas. Pariwisata tanpa integritas hanya akan menjual pemandangan, sambil menyembunyikan masalah.

Dan terakhir, Ir. Beni Irawan, ST, MT, kini memimpin BKPSDM- dapur karier ASN. Di sinilah nasib meritokrasi ditentukan. Apakah promosi akan ditakar dari kinerja, atau kembali diukur dari kedekatan.
Namun di atas semua itu, ada satu catatan yang tak boleh dihapus oleh SK pelantikan:
bahwa di tempat yang sama, pernah ada kasus.

Pernah ada tunggakan.
Pernah ada cerita yang belum sepenuhnya selesai.

Publik tidak menuduh. Publik hanya mengingat. Karena sejarah yang diabaikan biasanya tidak pergi – ia hanya menunggu giliran untuk terulang.

Baca Juga :  Perjuangan 5 Jam dari Pulau Ra’as, Baznas Dukung Proses Persalinan Warga Kepulauan

Maka selamat bekerja kepada para pejabat baru.

Jabatan boleh berpindah, tapi tanggung jawab tidak ikut mutasi.

Kursi boleh baru, namun bayang lama masih ada di ruangan. Dan Semoga amanah ini tidak menjadi bab lanjutan dari masa kelam,
melainkan catatan koreksi – bahwa di Sumenep, kekuasaan bisa berganti tanpa harus mengulang kesalahan yang sama.

Karena pada akhirnya, yang diuji bukan siapa yang dilantik, melainkan siapa yang berani belajar dari masa lalu.

Oleh : Fauzi As, Pengusaha dan pengamat kebijakan Publik

Loading

Penulis : Fauzi As

Editor : Wafa

Berita Terkait

Diduga Langgar Perda, Stand UMKM di depan MAN Sumenep Diminta Segera Ditertibkan
Proyek Rp374 Juta Disorot, Jalan Tamidung–Gapura Tengah Mulai Mengelupas Sebelum Selesai
Fatayat NU Masalembu Konsisten Berbagi, Santunan Anak Yatim Jadi Ikhtiar Raih Keberkahan
Muktamar NU Kembali ke Jombang, Lia Istifhama: Meneguhkan Warisan Ulama dan Komitmen Kebangsaan
Dua Kali Demo ke PLN, Warga Kini Dukung Polsek Batang-Batang Usut Tuntas Kasus Penebangan Pohon
Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar
DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:02 WIB

Diduga Langgar Perda, Stand UMKM di depan MAN Sumenep Diminta Segera Ditertibkan

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:39 WIB

Proyek Rp374 Juta Disorot, Jalan Tamidung–Gapura Tengah Mulai Mengelupas Sebelum Selesai

Minggu, 12 Juli 2026 - 03:25 WIB

Fatayat NU Masalembu Konsisten Berbagi, Santunan Anak Yatim Jadi Ikhtiar Raih Keberkahan

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:43 WIB

Muktamar NU Kembali ke Jombang, Lia Istifhama: Meneguhkan Warisan Ulama dan Komitmen Kebangsaan

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:58 WIB

Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:23 WIB

DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:32 WIB

PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:32 WIB

Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep

Berita Terbaru