Dari Rumah Layak Menuju Hidup Bermartabat, Bupati Fauzi Serahkan RTLH di Lenteng

Senin, 19 Januari 2026 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH.,MH saat menyerahkan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Desa Gelugur kecamatan Lenteng Sumenep.

Foto. Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH.,MH saat menyerahkan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Desa Gelugur kecamatan Lenteng Sumenep.

SUMENEP, nusainsider.com Senin pagi (19/1/2026), suasana Dusun Karoja, Desa Gelugur, Kecamatan Lenteng, menjadi saksi sebuah perubahan bermakna.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, hadir langsung menyerahkan kunci Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Ibu Rukmini, warga RT 03 RW 01, sebagai simbol hadirnya negara dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat berpenghasilan rendah.

Penyerahan kunci yang berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB di kediaman penerima manfaat tersebut merupakan bagian dari Program RTLH Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Perkimhub).

Program RTLH dirancang sebagai intervensi sosial berbasis kebutuhan dasar, dengan menempatkan hunian layak sebagai fondasi utama peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Demi Pemerataan Ekonomi, Pemkab Sumenep Sebar Event ke Kecamatan di Tahun 2026

Pemerintah daerah meyakini bahwa rumah yang aman dan sehat menjadi pintu masuk bagi perbaikan kualitas hidup keluarga, mulai dari kesehatan, stabilitas ekonomi, hingga keberlanjutan pendidikan anak.

Dalam sambutannya, Bupati Achmad Fauzi menegaskan bahwa penanganan kemiskinan tidak cukup dilakukan melalui bantuan yang bersifat konsumtif semata. Menurutnya, negara harus hadir melalui kebijakan yang menyentuh kebutuhan paling mendasar warga.

“Bantuan RTLH ini diharapkan memberikan kepastian tempat tinggal yang aman dan sehat bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Dari rumah yang layak, kualitas hidup akan tumbuh,” ujarnya.

Ia menambahkan, hunian yang layak memiliki dampak langsung terhadap kesehatan keluarga, ketahanan ekonomi rumah tangga, serta masa depan anak-anak.

“Yang pasti, program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan secara bertahap menurunkan angka kemiskinan,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumenep turut menyerahkan bantuan logistik dan tali asih kepada Ibu Rukmini.

Baca Juga :  Apresiasi HUT ke-3 PPDI, Ketua PKDI Sumenep Tekankan Penguatan SDM Desa

Bantuan tersebut menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat kurang mampu.

Bupati Fauzi mengapresiasi peran aktif BAZNAS yang selama ini konsisten melengkapi program-program pemerintah, khususnya dalam membantu masyarakat rentan agar dapat bangkit dan hidup lebih layak.

Calon pemimpin masa depan Jawa Timur itu juga berharap agar rumah bantuan tersebut dijaga dan dimanfaatkan sebaik mungkin, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Saya berharap masyarakat penerima bantuan ini dapat menjaga dan memanfaatkan rumah yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya, agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tutupnya.

Bagi Ibu Rukmini, bantuan RTLH yang disertai dukungan logistik dan tali asih dari BAZNAS bukan sekadar perubahan fisik bangunan, melainkan awal kehidupan baru yang lebih aman dan bermartabat.

Baca Juga :  Akses Vital Terabaikan, Warga Dusun Kaladi Gotong Royong Perbaiki Jalan

Sementara bagi pemerintah daerah, kolaborasi ini menegaskan bahwa pembangunan sejati dimulai dari memastikan setiap warga memiliki hunian layak sebagai fondasi kehidupan sosial yang adil dan berkelanjutan.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, BPS Sumenep Fokus Tingkatkan Kompetensi Petugas Lapangan
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pasien
Dari Warisan Budaya Menjadi Produk Kreatif, Reog Ponorogo Bersinar di Edu Kampus School Expo 2026
Konfirmasi Tak Digubris, Sikap Kepala KSOP Kalianget Dinilai Hambat Kerja Jurnalistik
Batik dan Wayang Curi Perhatian Pengunjung Edu Kampus School 2026 di Surabaya
Polwan Sumenep Turun ke Jalan, Pastikan Jamaah Sholat Jumat Aman dan Nyaman
Sidang Terbuka Penerimaan Polri 2026 Digelar, 10 Peserta Sumenep Lanjut ke Rikkes Tahap II
Klaim 75 Persen Tak Cukup, ALARM Minta DPR RI Pastikan Mutu PELRA Kalianget

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:20 WIB

Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, BPS Sumenep Fokus Tingkatkan Kompetensi Petugas Lapangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:54 WIB

RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pasien

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:55 WIB

Dari Warisan Budaya Menjadi Produk Kreatif, Reog Ponorogo Bersinar di Edu Kampus School Expo 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:09 WIB

Konfirmasi Tak Digubris, Sikap Kepala KSOP Kalianget Dinilai Hambat Kerja Jurnalistik

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:58 WIB

Batik dan Wayang Curi Perhatian Pengunjung Edu Kampus School 2026 di Surabaya

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:49 WIB

Sidang Terbuka Penerimaan Polri 2026 Digelar, 10 Peserta Sumenep Lanjut ke Rikkes Tahap II

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:43 WIB

Klaim 75 Persen Tak Cukup, ALARM Minta DPR RI Pastikan Mutu PELRA Kalianget

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:16 WIB

Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura

Berita Terbaru