SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten Sumenep menyiapkan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata melalui penyusunan dan pelaksanaan Kalender Event Kabupaten Sumenep.
Kebijakan tersebut dirancang agar aktivitas ekonomi tidak lagi terpusat di wilayah perkotaan, melainkan menjalar hingga ke desa dan kecamatan.
Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., menegaskan bahwa setiap event yang digelar di tingkat kecamatan harus memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat, khususnya pelaku usaha kecil, UMKM, dan sektor jasa lokal.
“Kita mencoba bagaimana keberadaan event di kecamatan ini mampu memberikan efek perekonomian yang berbeda. Ada perputaran ekonomi yang bisa terjadi di desa,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, Jumat (26/12/2025).
Menurutnya, desain Kalender Event Kabupaten Sumenep tidak disusun secara sentralistik. Pemerintah daerah justru memberikan ruang yang luas kepada para camat untuk merancang dan mengusulkan kegiatan berbasis potensi lokal masing-masing wilayah, sehingga karakter dan identitas daerah tetap terjaga.
“Itu yang nantinya akan ditulis dan dirancang oleh camat. Artinya, kegiatan event tidak terpusat di kota saja, tetapi tersebar dan hidup di kecamatan,” tegasnya.
Sejak awal, kebijakan tersebut dibangun dengan pendekatan kolaboratif. Bupati menekankan bahwa pemerintah daerah tidak berperan sebagai pelaksana utama kegiatan, melainkan sebagai regulator yang menyiapkan aturan, memfasilitasi, serta memastikan pelaksanaan event berjalan tertib, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Dari awal kita desain, komunitas menjadi penyelenggara utama. Pemerintah daerah posisinya sebagai regulator, menyiapkan regulasi dan mendukung kelancaran pelaksanaan event,” jelasnya.
Selain itu, keterlibatan lintas sektor dinilai menjadi kunci keberhasilan program Kalender Event Kabupaten Sumenep. Media, akademisi, dan sektor swasta dipandang sebagai mitra strategis dalam memperkuat promosi, meningkatkan kualitas konsep kegiatan, serta menjaga keberlanjutan event di daerah.
“Rekan-rekan media menjadi bagian penting dalam pemberitaan dan promosi kepada publik. Akademisi bisa memberi masukan konsep, dan pihak swasta juga kita dorong untuk berpartisipasi serta berkolaborasi,” tandas Bupati Fauzi.
Dengan sinergi antara pemerintah, komunitas, media, akademisi, dan dunia usaha, Bupati Sumenep optimistis Kalender Event Kabupaten Sumenep tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan.
Program ini diharapkan nantinya mampu menjadi instrumen pembangunan ekonomi lokal, memperkuat potensi desa dan kecamatan, serta meningkatkan daya tarik Kabupaten Sumenep secara berkelanjutan.
![]()
Penulis : Wafa
















