Dari Baja hingga Filosofi, Keris Sumenep Pikat Konsul Jenderal Australia

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kunjungan Wisata Konsen Jenderal Australia ke Aeng tong-tong kota keris

Foto. Kunjungan Wisata Konsen Jenderal Australia ke Aeng tong-tong kota keris

SUMENEP, nusainsider.com — Pesona budaya Kabupaten Sumenep kembali mencuri perhatian dunia internasional.

Konsul Jenderal (Konjen) Australia di Surabaya, Glen Askew, mengaku terpukau dengan kekayaan budaya keris saat melakukan kunjungan ke Desa Wisata Keris Aeng Tongtong, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Kamis (22/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Konjen Australia bersama rombongan disambut langsung oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Sumenep dan para empu keris setempat.

Mereka menyaksikan secara langsung proses pembuatan keris khas Sumenep yang masih dilakukan secara tradisional, mulai dari proses pemilihan dan pemukulan baja, pembentukan bilah, hingga tahap ukiran yang sarat dengan nilai filosofis dan spiritual.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tani Ganding Bidik Pertanian dan Ekonomi UMKM

Tak hanya menyaksikan, Glen Askew juga tampak antusias saat mencoba beberapa tahapan dalam proses pembuatan keris.

Aktivitas tersebut menunjukkan ketertarikan mendalam Konjen Australia terhadap warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh para empu di Desa Aeng Tongtong.

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, mengatakan bahwa kunjungan Konjen Australia menjadi bukti bahwa budaya lokal Sumenep memiliki daya tarik kuat di mata dunia internasional.

“Budaya keris bukan sekadar warisan leluhur, tetapi juga identitas dan kebanggaan masyarakat Sumenep. Kami sangat mengapresiasi ketertarikan Konjen Australia terhadap budaya lokal kami,” ujar KH. Imam Hasyim.

Ia berharap kunjungan tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi terjalinnya kerja sama di bidang kebudayaan dan pariwisata antara Kabupaten Sumenep dan pihak internasional, khususnya Australia.

Baca Juga :  Cetak Kader yang Mampu Menjawab Tantangan Zaman, PC Kopri Jember Gelar SKK

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi, menegaskan bahwa Desa Wisata Keris Aeng Tongtong merupakan salah satu ikon budaya unggulan Sumenep yang terus dipromosikan hingga ke tingkat nasional dan internasional.

“Desa Aeng Tongtong adalah pusat keris yang telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Kunjungan Konjen Australia ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata Sumenep ke kancah global,” ungkap Faruk Hanafi.

Sebagai bentuk penghormatan dan kenang-kenangan, Wakil Bupati Sumenep bersama Kepala Disbudporapar menyerahkan sebuah keris khas Sumenep kepada Konjen Australia.

Baca Juga :  Warga Kepulauan Menderita, FPR Desak Pemerintah Benahi Tata Niaga BBM di Raas

Pemberian tersebut menjadi simbol persahabatan sekaligus upaya nyata dalam melestarikan dan mempromosikan warisan budaya Sumenep ke dunia internasional.

Konjen Australia pun mengaku sangat terkesan dengan kekayaan budaya di ujung timur Pulau Madura tersebut dan berharap dapat kembali berkunjung untuk mengenal lebih dalam tradisi serta kearifan lokal masyarakat Sumenep.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa
Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan
KEN 2026, Sumenep Padukan Kemegahan Musik Tongtong dengan Sejarah Arya Wiraraja
Dinkes Sumenep Perluas Edukasi Kesehatan, Kasus ISPA Dilaporkan Turun 70 Persen
Dua Jawara Kerapan Sapi Sumenep Melaju ke Piala Presiden, Target Haji Udik Jelas: Juara!
FIKOM Unitomo Siapkan Mahasiswa Hadapi Krisis Informasi melalui Kolaborasi dengan PERHUMAS

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:53 WIB

KEN 2026, Sumenep Padukan Kemegahan Musik Tongtong dengan Sejarah Arya Wiraraja

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Dua Jawara Kerapan Sapi Sumenep Melaju ke Piala Presiden, Target Haji Udik Jelas: Juara!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:43 WIB

FIKOM Unitomo Siapkan Mahasiswa Hadapi Krisis Informasi melalui Kolaborasi dengan PERHUMAS

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Dorong Pelayanan Posyandu Berkualitas, Kader di Pragaan Laok Ikuti Supervisi Fasilitatif

Berita Terbaru