Jawa Timur Berpeluang Jadi Pusat Energi Hijau, Ini Kata Lia Istifhama

Sabtu, 4 April 2026 - 02:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPD RI, Dr Lia Istifhama, S.Sos.i., M.E.I

Foto. Anggota DPD RI, Dr Lia Istifhama, S.Sos.i., M.E.I

SURABAYA, nusainsider.com — Di tengah ancaman kelangkaan minyak dan tingginya ketergantungan pada energi fosil, pengembangan energi alternatif berbasis bioetanol mulai mendapat sorotan.

Anggota DPD RI, Lia Istifhama, mengapresiasi langkah pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto yang mendorong pemanfaatan bioetanol sebagai energi masa depan.

Apresiasi tersebut disampaikan usai pertemuannya dengan jajaran PT Sinergi Gula Nusantara di Surabaya, Kamis (2/4/2026).

Dalam pertemuan itu, dibahas potensi besar sektor tebu yang kini tak hanya berfungsi sebagai penghasil gula, tetapi juga sebagai sumber energi terbarukan.

“Ke depan, kita tidak bisa hanya berpikir soal gula. Tebu harus dilihat sebagai komoditas strategis yang berkontribusi pada kemandirian energi nasional,” ujar Lia.

Ia menilai, perubahan perspektif terhadap tebu menjadi kunci dalam transisi energi. Selama ini, tebu identik dengan produksi gula, padahal limbahnya berupa tetes (molasses) dapat diolah menjadi bioetanol bahan bakar ramah lingkungan yang berpotensi menggantikan energi fosil.

Baca Juga :  Aktivis Ancam Buka Data Bangunan Ilegal di Sempadan Sungai Sumenep

Dengan pendekatan tersebut, tebu tidak lagi sekadar komoditas pangan, melainkan bagian dari solusi energi nasional.

Sebagai daerah penghasil lebih dari 50 persen gula konsumsi nasional, Jawa Timur dinilai memiliki posisi strategis dalam pengembangan bioetanol. Infrastruktur industri gula yang telah mapan menjadi modal penting untuk mempercepat produksi secara masif dan berkelanjutan.

“Jika potensi ini dimaksimalkan, Jawa Timur tidak hanya menjadi lumbung gula, tetapi juga pusat energi hijau nasional,” tegasnya.

Lebih jauh, Lia menekankan bahwa pengembangan bioetanol juga berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani. Integrasi antara sektor pertanian dan energi diyakini mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih inklusif.

“Petani tidak hanya menghasilkan bahan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi energi nasional,” ungkapnya.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama tingginya biaya produksi bioetanol dibandingkan energi fosil. Karena itu, dukungan kebijakan dari pemerintah dinilai menjadi faktor kunci.

“Negara harus hadir untuk memastikan energi hijau ini bisa kompetitif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Pengembangan bioetanol sejalan dengan strategi nasional dalam memanfaatkan sumber daya domestik, sekaligus mengurangi ketergantungan impor energi.

Baca Juga :  Gubernur Khofifah Gandeng Produsen Benih Bersertifikat, Petani Tebu Jatim Siap Sambut Era Produktivitas Baru

Dengan pengelolaan yang tepat, Indonesia dinilai berpeluang menjadi negara yang unggul dalam pemanfaatan energi berkelanjutan.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru