LDK Unija Sukses Gelar Forum Kebangsaan, Soroti Pentingnya Moderasi Beragama

Sabtu, 25 April 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Universitas Wiraraja (Unija) sukses menggelar forum diskusi bertajuk “Telesik Isu Keummatan dan Kebangsaan” pada Sabtu, 25 April 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Sumenep tersebut menjadi magnet bagi aktivis mahasiswa dari berbagai latar belakang organisasi, baik internal kampus maupun eksternal.

Tak hanya diikuti oleh mahasiswa Unija, forum ini juga melibatkan organisasi ekstra kampus (ormek), organisasi daerah (Orda), serta berbagai UKM di lingkungan kampus. Kehadiran lintas organisasi tersebut menambah dinamika diskusi yang berlangsung hangat dan konstruktif.

Baca Juga :  H Hosnan Pilih Naik Sepeda Motor Saat Pelantikan DPRD Sumenep

Ketua Pelaksana, Nur Fawaid Aziz, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun keseimbangan antara kapasitas intelektual mahasiswa dengan kearifan dalam bersikap, khususnya dalam menyikapi isu keagamaan dan kebangsaan.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya cerdas secara akademik dan intelektual, tetapi juga bijak dalam beragama dan berpolitik. Moderasi menjadi kunci agar perbedaan tidak berujung pada perpecahan,” ujarnya.

Forum ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Hasyim Khafani, SH dan Dr. Wilda Rasaili, S.I.P., M.A., yang memaparkan pentingnya peta jalan moderasi di Indonesia.

Baca Juga :  Dari Pendaftaran hingga Wawancara: Perebutan Posisi Sekda Sumenep 2026 Mulai Panas

Keduanya sepakat bahwa tantangan terbesar bangsa saat ini adalah merawat kebhinekaan di ruang publik, terutama di tengah derasnya arus informasi dan polarisasi sosial.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan tiga hal utama. Pertama, moderasi beragama harus diperkuat melalui penanaman nilai toleransi sebagai fondasi dalam menerima perbedaan.

Kedua, resolusi konflik perlu diarahkan untuk menjadikan perbedaan sebagai kekayaan intelektual, bukan sumber perpecahan.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Sahkan 9 Perda Strategis 2025, Dari Desa Wisata hingga APBD 2026

Ketiga, mahasiswa diharapkan mampu berperan sebagai jembatan komunikasi yang menyejukkan di tengah isu-isu kebangsaan yang sensitif.

Diskusi berlangsung interaktif dan dinamis, dengan partisipasi aktif dari peserta lintas organisasi, termasuk dari luar daerah. Hal ini menunjukkan bahwa isu keummatan dan kebangsaan merupakan keresahan kolektif yang membutuhkan solusi bersama.

Melalui kegiatan ini, LDK Unija berharap semangat moderasi tidak hanya berhenti dalam forum diskusi, tetapi juga dapat diimplementasikan dalam kehidupan berorganisasi dan bermasyarakat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Puluhan Pasangan di Batang-Batang Akhirnya Miliki Legalitas Pernikahan
Tak Hanya Menulis, JSI Buktikan Aksi Nyata Bangun Fasilitas Masjid
Saksi Dinilai Tak Sesuai Fakta, Sengketa Tanah di PN Sumenep Kian Memanas
Perempuan Politik Jatim Bersinar, Ning Lia Dorong Demokrasi Inklusif dan Objektif
Aksi Cepat Ungkap Kokain di Pantai Kahuripan, Anggota Polres Sumenep Terima Reward
Dana PKH Diduga Dipotong Sejak 2020, Warga Mantajun Tuntut Keadilan
“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan
Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 11:45 WIB

Puluhan Pasangan di Batang-Batang Akhirnya Miliki Legalitas Pernikahan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:41 WIB

LDK Unija Sukses Gelar Forum Kebangsaan, Soroti Pentingnya Moderasi Beragama

Jumat, 24 April 2026 - 10:26 WIB

Tak Hanya Menulis, JSI Buktikan Aksi Nyata Bangun Fasilitas Masjid

Jumat, 24 April 2026 - 06:53 WIB

Saksi Dinilai Tak Sesuai Fakta, Sengketa Tanah di PN Sumenep Kian Memanas

Kamis, 23 April 2026 - 16:42 WIB

Perempuan Politik Jatim Bersinar, Ning Lia Dorong Demokrasi Inklusif dan Objektif

Kamis, 23 April 2026 - 13:51 WIB

Dana PKH Diduga Dipotong Sejak 2020, Warga Mantajun Tuntut Keadilan

Rabu, 22 April 2026 - 14:31 WIB

“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 - 08:57 WIB

Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis

Berita Terbaru