Pelayanan Tak Sesuai Standar, RSUD Sumenep Siapkan Skema Kompensasi untuk Pasien

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Direktur RSUD Moh Anwar Sumenep, Dr Erliyati M.Kes

Foto. Direktur RSUD Moh Anwar Sumenep, Dr Erliyati M.Kes

SUMENEP, nusainsider.com Upaya pembenahan layanan kesehatan di RSUD dr H Moh Anwar Sumenep kini dilakukan dengan pendekatan yang lebih akuntabel dan berorientasi pada perlindungan pasien.

Rumah sakit milik pemerintah daerah itu mulai menerapkan kebijakan kompensasi bagi pasien yang mengalami pelayanan tidak sesuai standar.

Kebijakan tersebut dirancang bukan hanya sebagai bentuk tanggung jawab, tetapi juga sebagai mekanisme koreksi untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Tinjau TKA SMP 2026, Tekankan Kejujuran dan Kualitas Pendidikan

Dengan langkah ini, manajemen rumah sakit ingin membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat sistem pengawasan internal.

Direktur RSUD dr H Moh Anwar Sumenep, dr Erliyati, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.

Menurutnya, setiap bentuk ketidaksesuaian layanan akan langsung ditindaklanjuti melalui proses evaluasi internal.

“Pasien yang terdampak pelayanan yang tidak sesuai standar juga berhak memperoleh kompensasi dengan skema yang disesuaikan berdasarkan kasus yang terjadi,” ujar dr Erliyati di Sumenep, Rabu, 6 Mei 2026.

Ia menjelaskan, bentuk kompensasi yang diberikan tidak hanya berupa permintaan maaf secara resmi. Pihak rumah sakit juga menyediakan penjelasan terbuka terkait pelayanan yang diterima pasien, hingga memberikan prioritas penanganan lanjutan apabila diperlukan.

Baca Juga :  Kepala Bappeda Sumenep: Nilai Pengorbanan Idul Adha Jadi Inspirasi Membangun Daerah

Lebih jauh, kebijakan ini juga menjadi instrumen untuk memperkuat kedisiplinan tenaga kesehatan. Standar operasional prosedur (SOP) kembali ditegaskan sebagai acuan utama dalam setiap tindakan medis maupun layanan pendukung, guna meminimalkan potensi kesalahan.

Erliyati menambahkan, keterbukaan terhadap keluhan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam upaya perbaikan berkelanjutan. Setiap laporan yang masuk akan diproses secara profesional agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Fokus kami tetap pada keselamatan pasien dan peningkatan mutu layanan. Setiap penyimpangan harus memiliki konsekuensi yang jelas,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Ribuan Siswa akan Meriahkan Karnaval Terpanjang di Sumenep, Lughatul Islamiyah siap Tampilkan Budaya Dunia
Detikzone.id Buktikan Peran Media Lewat Aksi Nyata, Bantuan Terus Mengalir hingga Hari ke-26
HM Cafe & Billiard Dibuka, Sumenep Miliki Arena Biliar Modern Berstandar dan Kafe Estetik
Kelangkaan BBM Sumenep Picu Sorotan, Dugaan Praktik Pengisian Jerigen di SPBU Paberasan Diselidiki Publik
DRT The Big Family Gelar Kampung Semarak DRT, Perkuat UMKM Lewat Panggung Hiburan Rakyat
Kirab Pusaka Keraton Sumenep Jadi Momentum Pelestarian Budaya dan Pengembangan Wisata
Tangis Haru dan Doa Menggema, H. Bambang Wujudkan Santunan untuk 1.000 Anak Yatim
BBM Langka, Harga Bensin Eceran di Sumenep Tembus Rp15 Ribu per Liter

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:21 WIB

Ribuan Siswa akan Meriahkan Karnaval Terpanjang di Sumenep, Lughatul Islamiyah siap Tampilkan Budaya Dunia

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:49 WIB

Detikzone.id Buktikan Peran Media Lewat Aksi Nyata, Bantuan Terus Mengalir hingga Hari ke-26

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:49 WIB

HM Cafe & Billiard Dibuka, Sumenep Miliki Arena Biliar Modern Berstandar dan Kafe Estetik

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:29 WIB

Kelangkaan BBM Sumenep Picu Sorotan, Dugaan Praktik Pengisian Jerigen di SPBU Paberasan Diselidiki Publik

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:57 WIB

DRT The Big Family Gelar Kampung Semarak DRT, Perkuat UMKM Lewat Panggung Hiburan Rakyat

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:34 WIB

Tangis Haru dan Doa Menggema, H. Bambang Wujudkan Santunan untuk 1.000 Anak Yatim

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:53 WIB

BBM Langka, Harga Bensin Eceran di Sumenep Tembus Rp15 Ribu per Liter

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:53 WIB

BBM Diserbu Warga, Antrean Panjang Lumpuhkan Sejumlah Ruas Jalan di Madura

Berita Terbaru