CV Lang Buana Dorong Koperasi Petani Kelapa untuk Suplai Industri VCO

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com — Program pengembangan komoditas kelapa di Kabupaten Sumenep mulai menunjukkan progres positif. Sebanyak ratusan ribu bibit kelapa dipastikan siap disalurkan guna mendukung program hilirisasi pertanian yang dicanangkan pemerintah.

Penanggung Jawab CV Lang Buana, Bambang Setiyawan, mengungkapkan bahwa benih kelapa saat ini sudah tersedia di Kabupaten Sumenep dan siap disalurkan kepada masyarakat secara bertahap.

“Per-hari ini, benih kelapa yang bisa disalurkan sekitar 500 ribu bibit. Tahap pertama sebanyak 175 ribu bibit dan sisanya 325 ribu bibit akan kembali disalurkan pada musim hujan sekitar bulan Oktober,” kata Bambang Setiyawan kepada media nusainsider.com, Rabu (13/5/2026).

Menurut pria yang akrab disapa Wawan itu, program hilirisasi yang digagas Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) perlu mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Krisis Listrik Raas Tak Kunjung Usai, Warga Desak Pemerintah Lakukan Pembenahan Total

Sebab, program tersebut dinilai strategis untuk memperkuat produksi kelapa nasional sekaligus membuka peluang ekonomi besar bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, saat ini sudah ada investor yang tertarik mengembangkan industri pengolahan kelapa di Sumenep. Bahkan, investor tersebut membutuhkan pasokan sekitar 200 ribu butir kelapa per hari untuk diproses menjadi Virgin Coconut Oil (VCO).

“Investor menginginkan ada 200 ribu butir hasil kelapa per hari untuk diproses menjadi VCO. Harapan kami ke depan ada satu koperasi yang menaungi petani kelapa di Sumenep,” ujarnya.

Wawan menambahkan, ketertarikan investor untuk membangun pabrik di Sumenep sebenarnya sudah ada. Namun, realisasi investasi tersebut masih menunggu proposal kerja sama atau nota kesepahaman (MoU) dari pemerintah daerah setempat.

“Kemarin ada investor tertarik membangun pabrik di Sumenep, hanya saja masih menunggu proposal kerja sama dan MoU dari pemerintah daerah,” imbuhnya.

Menurutnya, keberadaan koperasi sangat penting untuk menjamin stabilitas pasokan bahan baku dari petani kelapa. Dengan adanya kelembagaan yang kuat, kebutuhan industri dapat terpenuhi secara berkelanjutan sekaligus memberikan kepastian pasar bagi petani.

“Kita butuh koperasi yang menaungi petani kelapa untuk menjamin kebutuhan 200 ribu butir kelapa tersebut,” tegasnya.

Selain kelapa, Wawan juga menilai Sumenep memiliki banyak potensi komoditas lain yang dapat dikembangkan melalui program hilirisasi, seperti jambu mente dan hasil pertanian lainnya.

“Kami berharap kolaborasi ke depan agar hilirisasi ini berjalan dengan baik, karena Sumenep memiliki banyak potensi. Selain kelapa juga ada jambu mente,” katanya.

Ia optimistis, apabila program hilirisasi berjalan maksimal, maka dampaknya akan sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Sumenep.

“Kalau ini jalan semua, sirkulasi ekonomi akan meningkat dengan baik di Kabupaten Sumenep. Mari ke depan kita bersama-sama mendukung program hilirisasi ini agar berhasil di Sumenep,” pungkasnya.
Opsi Judul Menarik:

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Bersih Lingkungannya, Sehat Warganya, Maju Daerahnya: Sumenep Luncurkan Gerakan Bersih Pagi Hari
Peringati Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura
Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas
Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal
Lestarikan Budaya Leluhur, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari
Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda
Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim
TBIN UIN Madura Gelar Konferensi Internasional Lalonget ke-7, Hadirkan Narasumber Empat Negara

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:50 WIB

Bersih Lingkungannya, Sehat Warganya, Maju Daerahnya: Sumenep Luncurkan Gerakan Bersih Pagi Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Peringati Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Lestarikan Budaya Leluhur, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:24 WIB

TBIN UIN Madura Gelar Konferensi Internasional Lalonget ke-7, Hadirkan Narasumber Empat Negara

Berita Terbaru