Bappeda Sumenep Raih Apresiasi dalam Coaching Clinic SSK, Fokus Percepat Layanan Sanitasi Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan Coaching Clinic SSK Pemkab Sumenep - Bappeda

Foto. Kegiatan Coaching Clinic SSK Pemkab Sumenep - Bappeda

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan permukiman yang sehat, bersih, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, berbagai langkah strategis terus dilakukan guna mempercepat pembangunan sektor sanitasi di daerah.

Komitmen tersebut ditunjukkan dalam kegiatan Coaching Clinic VI Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) yang digelar di Ruang Rapat Konsultasi Publik Bappeda Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Tahun 2026 yang diikuti oleh berbagai daerah di Jawa Timur.

Dalam forum tersebut, Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) Kabupaten Sumenep memaparkan berbagai capaian nyata sepanjang tahun 2025 sekaligus menyampaikan peta jalan (roadmap) implementasi strategi sanitasi untuk tahun 2026.

Baca Juga :  Perluas Akses Global, UIN Madura dan Universitas Mesir Sepakati Kerja Sama

Di sektor pengelolaan air limbah domestik, Pemerintah Kabupaten Sumenep berhasil membangun sebanyak 1.155 unit tangki septik individu dan 37 unit tangki septik komunal yang tersebar di sejumlah wilayah.

Program ini menjadi salah satu upaya konkret untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan sanitasi yang aman dan layak.

Sementara itu, pada sektor persampahan, pemerintah daerah terus memperkuat sarana dan prasarana pengelolaan sampah melalui pengadaan armada pengangkut sampah baru, pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS), rehabilitasi TPS Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R), serta optimalisasi fasilitas pengelolaan sampah di berbagai titik strategis.

Memasuki Milestone 4 Implementasi SSK, Bappeda Kabupaten Sumenep juga menyiapkan inovasi baru dengan menjadikan Desa Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi, sebagai Pilot Project Kampung Percontohan Sanitasi.

Baca Juga :  Dari Sumenep ke Thailand, Maulana Ismail Siap Harumkan Indonesia

Melalui program tersebut, penataan sanitasi akan dilakukan secara terintegrasi, meliputi pembangunan sarana air limbah domestik, penguatan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT), revitalisasi TPS3R, hingga peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa Coaching Clinic menjadi momentum penting untuk memperkuat strategi percepatan pembangunan sanitasi di Kabupaten Sumenep.

“Coaching Clinic ini menjadi forum yang sangat penting untuk memperoleh masukan dan penguatan strategi implementasi SSK. Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen mempercepat pencapaian target sanitasi melalui kolaborasi lintas sektor, penguatan kelembagaan, serta peningkatan partisipasi masyarakat agar layanan sanitasi yang aman dan berkelanjutan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.

Paparan yang disampaikan tim Kabupaten Sumenep mendapat respons positif dari kementerian terkait maupun Pokja PKP Provinsi Jawa Timur. Berbagai masukan dan rekomendasi strategis diberikan guna memperkuat implementasi program sanitasi yang sedang berjalan.

Baca Juga :  RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Diagnostik dengan Tambahan CT Scan

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, target pembangunan sanitasi berkelanjutan di Kabupaten Sumenep diharapkan dapat tercapai lebih cepat.

Dengan demikian, kualitas lingkungan permukiman masyarakat akan semakin sehat, bersih, nyaman, serta mampu mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Nelayan Kalowang Dapat 80 Box Ikan dan Peralatan Pancing dari PPM HCML 2026
Bukan Sekadar Festival! FESTAPORA 2026 Dorong Budaya, UMKM dan Pariwisata Pesisir Sumenep
Nelayan Masalembu Datangi Polsek, Apresiasi Respons Cepat Tangani Kasus Pencurian
Dari Garam hingga Migas, Bappeda Sumenep Cari “Mesin” Penggerak Ekonomi Daerah
Sentuh Pendidikan Keagamaan, PPM HCML 2026 Rehabilitasi MDT Ridlal Halim di Gayam
PMII Sumenep-Kapolresta Sepakat Perkuat Sinergi, Pengawasan Galian C Ilegal Jadi Perhatian
DPRD Pamekasan Angkat Jempol! Satreskrim Bekuk Buron Investasi Bodong Rp7,8 Miliar
Kejahatan Naik, Status Kepolisian Naik: IMM Sumenep Desak Polresta Perkuat Kinerja

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Nelayan Kalowang Dapat 80 Box Ikan dan Peralatan Pancing dari PPM HCML 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Bukan Sekadar Festival! FESTAPORA 2026 Dorong Budaya, UMKM dan Pariwisata Pesisir Sumenep

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Nelayan Masalembu Datangi Polsek, Apresiasi Respons Cepat Tangani Kasus Pencurian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Dari Garam hingga Migas, Bappeda Sumenep Cari “Mesin” Penggerak Ekonomi Daerah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Sentuh Pendidikan Keagamaan, PPM HCML 2026 Rehabilitasi MDT Ridlal Halim di Gayam

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:27 WIB

DPRD Pamekasan Angkat Jempol! Satreskrim Bekuk Buron Investasi Bodong Rp7,8 Miliar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:43 WIB

Kejahatan Naik, Status Kepolisian Naik: IMM Sumenep Desak Polresta Perkuat Kinerja

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:23 WIB

“Jangan Omong Kosong!” PMII Sumenep Desak Pemkab Segera Wujudkan Perda Tembakau

Berita Terbaru