Dukung Pramuka Modern, Bupati Sumenep Apresiasi Program Scout Farm hingga Beasiswa Kuliah

Senin, 22 Juni 2026 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan Rakercab Pramuka Sumenep 2026

Foto. Kegiatan Rakercab Pramuka Sumenep 2026

SUMENEP, nusainsider.com — Bupati Sumenep sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., menginstruksikan seluruh camat di Kabupaten Sumenep untuk memberikan perhatian serius terhadap penguatan organisasi kepramukaan melalui pengaktifan kembali Kwartir Ranting (Kwaran) di masing-masing kecamatan.

Instruksi tersebut disampaikan saat membuka secara resmi Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Sumenep Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Pertemuan DPMPTSP Kabupaten Sumenep, Senin (22/6/2026).

Rakercab dihadiri jajaran pimpinan dan andalan Kwarcab Sumenep, badan kelengkapan kwartir cabang, utusan kwartir ranting se-Kabupaten Sumenep, serta unsur-unsur Gerakan Pramuka lainnya.

Dalam arahannya, Achmad Fauzi menegaskan bahwa keberadaan kwartir ranting memiliki peran strategis dalam keberlangsungan pembinaan kepramukaan di daerah.

“Penguatan organisasi kepramukaan harus menjadi perhatian bersama. Para camat harus memberikan perhatian serius terhadap keberadaan dan keaktifan Kwartir Ranting di daerah masing-masing. Kwartir Ranting merupakan ujung tombak pembinaan Gerakan Pramuka di tingkat kecamatan,” tegasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul hasil monitoring dan evaluasi Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur yang menunjukkan masih rendahnya tingkat keaktifan kwartir ranting di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Warga Saur Saebus Tagih Janji, Eks Kades Diduga Ingkar Soal Uang PTSL

Dari total 27 kwartir ranting yang ada, saat ini hanya tujuh yang tercatat aktif dan memiliki Surat Keputusan (SK) yang masih berlaku, yakni Kwartir Ranting Lenteng, Batuputih, Masalembu, Dungkek, Kota Sumenep, Dasuk, dan Kalianget.

Selain penguatan organisasi, Bupati Fauzi juga menyoroti pentingnya transformasi kegiatan kepramukaan agar mampu menjawab tantangan generasi muda di era modern.

“Harus ada transformasi kegiatan Pramuka agar sesuai dengan tuntutan zaman. Pramuka harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan kebutuhan generasi muda saat ini tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar kepramukaan,” ujarnya.

Menurutnya, Gerakan Pramuka tidak cukup hanya berfokus pada kegiatan seremonial maupun perkemahan, tetapi harus mampu menghadirkan program-program yang meningkatkan kapasitas dan keterampilan anggotanya.

“Peningkatan keterampilan menuju kemandirian harus menjadi fokus pembinaan. Pramuka harus mampu membekali anggotanya dengan keterampilan hidup, keterampilan sosial, dan keterampilan produktif yang bermanfaat bagi masa depan mereka,” katanya.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sumenep dan Gerakan Pramuka agar program yang dijalankan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah daerah dan Gerakan Pramuka perlu terus diperkuat sehingga berbagai program yang dilaksanakan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Achmad Fauzi memberikan apresiasi terhadap sejumlah program unggulan Kwarcab Sumenep Tahun 2026 yang diluncurkan dalam forum Rakercab.

Baca Juga :  BEMSU Bahas Transparansi Hulu Migas Bersama SKK Migas-Kontraktor Migas: Dialog Terbuka soal Dampak dan Sosialisasi

Program-program tersebut meliputi Korve Lingkungan Pramuka Sumenep, Scout Farm, Beasiswa Kuliah Jalur Pramuka, dan Pramuka Menulis.

Menurutnya, berbagai inovasi tersebut menunjukkan komitmen Gerakan Pramuka Sumenep dalam menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus membentuk generasi muda yang produktif dan berdaya saing.

“Saya mengapresiasi program unggulan yang diluncurkan Kwarcab Sumenep. Khususnya Korve Lingkungan yang merupakan wujud nyata kecintaan terhadap lingkungan sekaligus bentuk kepedulian sosial yang perlu menjadi budaya di tengah masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga mendorong agar anggota Gerakan Pramuka terus meningkatkan kemampuan literasi, termasuk literasi digital yang kini menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda.

“Literasi digital bagi anggota Pramuka harus terus digalakkan. Generasi muda harus mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, produktif, dan bertanggung jawab sehingga dapat menjadi agen perubahan yang positif di masyarakat,” tandasnya.

Rakercab Gerakan Pramuka Kwarcab Sumenep Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan pembinaan kepramukaan yang lebih relevan dengan perkembangan zaman.

Baca Juga :  Sikap Tenang H. Her di KPK, Kooperatif Beri Keterangan sebagai Saksi

Melalui penguatan kwartir ranting, peningkatan keterampilan anggota, pengembangan literasi digital, serta berbagai program unggulan yang berdampak langsung kepada masyarakat, Gerakan Pramuka Sumenep diharapkan semakin mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah dan pembentukan karakter generasi muda yang unggul.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru