Karnaval Lughis 2026 Pecahkan Antusiasme Warga, Jalan 1,5 Kilometer Dipenuhi Penonton

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Pagelaran Budaya dan Kreativitas Dunia Lembaga Pendidikan Lughatul Islamiyah Desa Legung Timur kecamatan Batang-batang Sumenep

Foto. Pagelaran Budaya dan Kreativitas Dunia Lembaga Pendidikan Lughatul Islamiyah Desa Legung Timur kecamatan Batang-batang Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Karnaval Budaya dan Kreativitas Dunia yang digelar Lembaga Pendidikan Lughatul Islamiyah (Lughis) berlangsung meriah dan sukses menyedot perhatian masyarakat.

Ribuan warga dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Batang-Batang dan sekitarnya memadati sepanjang jalur karnaval, Sabtu (27/6/2026).

Lautan manusia tampak memenuhi sisi jalan mulai dari sebelah timur Balai Desa Dapenda hingga garis finis di Lembaga Pendidikan Lughatul Islamiyah. Antusiasme masyarakat tidak pernah surut sepanjang kegiatan berlangsung.

Pantauan nusainsider.com dilokasi, masyarakat berjejer di sepanjang rute sejauh kurang lebih 1,5 kilometer untuk menyaksikan berbagai penampilan seni, budaya, dan kreativitas yang ditampilkan para siswa-siswi Lughis.

Beragam karya seni anak negeri dipertontonkan dalam pagelaran tersebut, mulai dari atraksi budaya, sejarah peradaban masa lampau, hingga penampilan kesenian tradisional yang berhasil memukau para penonton.

Baca Juga :  Sapi Milik H. Fathor Rosi Tak Terkalahkan di Kerapan Sapi Kapolres Sumenep Cup 2025

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku kagum dengan kemegahan karnaval tersebut.

Menurutnya, Karnaval Budaya dan Kreativitas Dunia Lughis merupakan salah satu pagelaran budaya paling panjang dan paling menarik di Kabupaten Sumenep.

“Iya mas, saya lihat sepanjang karnaval budaya yang diselenggarakan lembaga pendidikan ini paling panjang dan menyuguhkan berbagai kesenian, kebudayaan serta sejarah masa lalu,” ujarnya kepada nusainsider.com, Sabtu (27/6/2026).

Di tempat berbeda, salah satu wali murid bernama Raudhatul mengaku haru karena putra-putrinya dapat terlibat langsung dalam pagelaran budaya yang disebutnya sebagai salah satu karnaval paling spektakuler di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Ragam Warna dan Cerita dari Desa: Festival Wisata Sumenep Kembali Hadir

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para dewan guru Lembaga Pendidikan Lughatul Islamiyah yang telah bekerja keras mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan serta mendampingi para siswa selama perjalanan dengan penuh ketulusan dan kasih sayang.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan karnaval tersebut tidak terlepas dari dedikasi para guru yang tidak hanya mempersiapkan penampilan peserta, tetapi juga memastikan seluruh siswa tetap aman, nyaman, dan bersemangat selama mengikuti kegiatan.

“Tidak ada yang mampu membalas kebaikan para guru. Semoga seluruh kebaikannya diberikan balasan terbaik kelak di hadapan Allah SWT,” kata Raudhatul kepada nusainsider.com.

Lebih lanjut, Raudhatul menilai bahwa kegiatan budaya seperti ini menjadi sarana penting dalam menanamkan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya bangsa, sekaligus membentuk karakter anak didik agar tetap menjunjung tinggi nilai-nilai tradisi, kebersamaan, dan kreativitas.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Slamet Ariyadi Meminta Pemerintah Ikut Serta Menjunjung Tinggi Kemerdekaan Palestina

Diketahui, Karnaval Budaya dan Kreativitas Dunia Lembaga Pendidikan Lughatul Islamiyah tahun ini turut menghadirkan sejumlah kesenian khas Madura, di antaranya Tong-Tong Madura Mega Remmeng, Singo Ireng, Peccot Ngamox, serta penampilan drumband dari berbagai lembaga pendidikan di kecamatan setempat.

Kemegahan karnaval tersebut semakin menegaskan posisi Lembaga Pendidikan Lughatul Islamiyah sebagai salah satu institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga aktif melestarikan seni, budaya, serta tradisi lokal sebagai bagian dari identitas masyarakat Madura.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Konsumsi Meningkat, Pertamina Optimalkan Distribusi BBM Subsidi di Jawa Timur Termasuk Madura
Aktivis Desak Pemkab Sumenep Turun ke Lapangan, Jangan Asal Bicara Soal BBM
Ribuan Siswa akan Meriahkan Karnaval Terpanjang di Sumenep, Lughatul Islamiyah siap Tampilkan Budaya Dunia
Detikzone.id Buktikan Peran Media Lewat Aksi Nyata, Bantuan Terus Mengalir hingga Hari ke-26
HM Cafe & Billiard Dibuka, Sumenep Miliki Arena Biliar Modern Berstandar dan Kafe Estetik
Kelangkaan BBM Sumenep Picu Sorotan, Dugaan Praktik Pengisian Jerigen di SPBU Paberasan Diselidiki Publik
DRT The Big Family Gelar Kampung Semarak DRT, Perkuat UMKM Lewat Panggung Hiburan Rakyat
Kirab Pusaka Keraton Sumenep Jadi Momentum Pelestarian Budaya dan Pengembangan Wisata

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:50 WIB

Konsumsi Meningkat, Pertamina Optimalkan Distribusi BBM Subsidi di Jawa Timur Termasuk Madura

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:11 WIB

Aktivis Desak Pemkab Sumenep Turun ke Lapangan, Jangan Asal Bicara Soal BBM

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:49 WIB

Karnaval Lughis 2026 Pecahkan Antusiasme Warga, Jalan 1,5 Kilometer Dipenuhi Penonton

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:21 WIB

Ribuan Siswa akan Meriahkan Karnaval Terpanjang di Sumenep, Lughatul Islamiyah siap Tampilkan Budaya Dunia

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:49 WIB

Detikzone.id Buktikan Peran Media Lewat Aksi Nyata, Bantuan Terus Mengalir hingga Hari ke-26

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:29 WIB

Kelangkaan BBM Sumenep Picu Sorotan, Dugaan Praktik Pengisian Jerigen di SPBU Paberasan Diselidiki Publik

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:57 WIB

DRT The Big Family Gelar Kampung Semarak DRT, Perkuat UMKM Lewat Panggung Hiburan Rakyat

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:36 WIB

Kirab Pusaka Keraton Sumenep Jadi Momentum Pelestarian Budaya dan Pengembangan Wisata

Berita Terbaru