SURABAYA, nusainsider.com — Kinerja PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menuai apresiasi. Anggota Lia Istifhama menilai Bank Jatim sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) paling solid di Indonesia berkat konsistensinya mencatatkan kinerja keuangan yang kuat sekaligus berkontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Senator yang akrab disapa Ning Lia itu mengatakan, keberhasilan Bank Jatim tidak hanya tercermin dari capaian laba yang menjadi salah satu tertinggi di antara Bank Pembangunan Daerah (BPD), tetapi juga dari komitmennya dalam membangun ekosistem ekonomi yang inklusif serta memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.
“Bank Jatim hari ini menunjukkan bahwa BUMD bisa naik kelas, tidak hanya kuat secara angka, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat. Ini yang saya sebut sebagai BUMD paling solid, karena mampu menjaga keseimbangan antara profit, pelayanan publik, dan penguatan ekonomi daerah,” ujar Ning Lia, Selasa (7/7/2026).
Menurutnya, keberhasilan Bank Jatim merupakan buah dari tata kelola perusahaan yang baik, strategi bisnis yang adaptif terhadap perkembangan zaman, serta komitmen dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.
Hal tersebut dinilai menjadi modal penting agar Bank Jatim tetap mampu bersaing di tengah dinamika industri perbankan nasional.
Ning Lia menyampaikan bahwa Bank Jatim selama ini juga memiliki peran strategis dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mendukung pembiayaan sektor produktif, serta menjadi mitra pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan ekonomi di berbagai wilayah Jawa Timur.
Ia menilai sinergi yang terus dibangun antara Bank Jatim dengan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Ning Lia berharap Bank Jatim mampu mempertahankan tren positif yang telah dicapai selama ini, sekaligus terus melakukan inovasi di bidang layanan digital, memperluas inklusi keuangan, dan meningkatkan daya saing agar tetap menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Timur.
“Ke depan, saya berharap Bank Jatim terus menjadi lokomotif penggerak ekonomi daerah, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, serta menjadi contoh bagi BUMD lain di Indonesia dalam menghadirkan kinerja yang sehat, profesional, dan berorientasi pada kemanfaatan publik,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Wafa
















