Pilgub Jatim 2029 Mulai Menghangat, Emil Teratas, Lia Istifhama Kedua, Achmad Fauzi Tembus Empat Besar

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Survei Elektabilitas Politik Versi ARCI 2026.

Foto. Survei Elektabilitas Politik Versi ARCI 2026.

SURABAYA, nusainsider.com — Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru mengenai tingkat keterpilihan sejumlah tokoh yang diproyeksikan berpotensi maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2029.

Hasil survei tersebut menempatkan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, sebagai figur dengan elektabilitas tertinggi di kalangan pemilih muda.

Survei dilaksanakan pada 25 Juni hingga 5 Juli 2026 dengan melibatkan 1.200 responden berusia 17 hingga 40 tahun yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Pengambilan sampel menggunakan metode Stratified Multistage Random Sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar ±2,8 persen.

Direktur ARCI, Nanang Haromain, menjelaskan bahwa survei ini secara khusus memotret preferensi politik generasi muda, bukan keseluruhan pemilih di Jawa Timur. Menurutnya, kelompok usia produktif diperkirakan akan menjadi salah satu penentu arah kontestasi politik pada Pilgub Jatim 2029.

“Hasil survei menunjukkan Emil Dardak memperoleh elektabilitas sebesar 32,1 persen. Di posisi berikutnya ada Lia Istifhama dengan 17,5 persen, kemudian Eri Cahyadi 10,3 persen, dan disusul Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo sebesar 7,7 persen,” kata Nanang dalam keterangan tertulis, Jumat (25/7/2026).

Selain empat nama tersebut, survei juga mencatat Muhammad Fawait memperoleh elektabilitas 5,8 persen, Muhammad Nur Arifin 5,2 persen, Yuhronur Efendi 4,1 persen, Aditya Halindra Faridzky 3,9 persen, serta Hanindhito Himawan Pratama 2,1 persen.

Baca Juga :  Tertawa Manja Soal Pergantian Sekda, Begini Tanggapan Bupati Sumenep

Sementara itu, sebanyak 7,1 persen responden memilih tokoh lain dan 4,2 persen mengaku belum menentukan pilihan.

Nanang menilai keunggulan Emil Dardak menunjukkan tingginya tingkat pengenalan sekaligus penerimaan di kalangan generasi muda. Namun demikian, ia menegaskan bahwa peta persaingan menuju Pilgub Jawa Timur 2029 masih sangat terbuka.

“Emil memang unggul cukup jauh dibanding kandidat lain. Tetapi angka itu juga menunjukkan mayoritas responden masih belum berada dalam basis dukungannya, sehingga ruang kompetisi masih sangat terbuka,” ujarnya.

Salah satu temuan menarik dalam survei ini adalah munculnya nama Lia Istifhama di posisi kedua. Menurut Nanang, capaian tersebut menunjukkan mulai terbentuknya basis dukungan di kalangan pemilih muda meskipun Lia bukan kepala daerah aktif.

Baca Juga :  Tingkatkan K2YD, Cara Polsek Batang-batang Ciptakan Situasi Kamtibmas Yang Kondusif

Ia menilai intensitas komunikasi publik, keterlibatan dalam berbagai organisasi, serta kedekatan dengan generasi muda menjadi faktor yang turut mendongkrak elektabilitas Lia Istifhama.

Di sisi lain, perolehan elektabilitas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebesar 10,3 persen menunjukkan bahwa popularitas di tingkat daerah belum tentu berbanding lurus dengan dukungan pada level provinsi.

Sementara itu, masuknya nama Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, di posisi empat dengan elektabilitas 7,7 persen menjadi salah satu sorotan survei. Capaian tersebut dinilai menunjukkan mulai munculnya kekuatan politik baru dari Madura yang berpotensi bersaing di tingkat Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga :  Dekatkan Akses Pelayanan Kesehatan Yang Baik Dan Gratis, PKM Legung Gelar Prolanis

Meski demikian, ARCI mengingatkan agar selisih elektabilitas di kelompok kandidat papan tengah dibaca secara hati-hati karena masih berada dalam rentang margin of error. Dengan demikian, posisi sejumlah tokoh masih sangat mungkin berubah seiring meningkatnya aktivitas politik menjelang Pilgub Jawa Timur 2029.

Selain itu, total responden yang memilih tokoh di luar daftar maupun yang belum menentukan pilihan mencapai 11,3 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa preferensi politik generasi muda Jawa Timur masih dinamis dan peta persaingan menuju Pilgub 2029 belum sepenuhnya terbentuk.

“Generasi muda mulai membentuk pilihan politik jauh sebelum tahapan Pilgub dimulai. Mereka tidak hanya melihat popularitas, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak, kedekatan dengan masyarakat, serta kemampuan figur membangun komunikasi,” pungkas Nanang.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Bersih Lingkungannya, Sehat Warganya, Maju Daerahnya: Sumenep Luncurkan Gerakan Bersih Pagi Hari
Peringati Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura
Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas
Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal
Lestarikan Budaya Leluhur, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari
Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda
Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim
TBIN UIN Madura Gelar Konferensi Internasional Lalonget ke-7, Hadirkan Narasumber Empat Negara

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:50 WIB

Bersih Lingkungannya, Sehat Warganya, Maju Daerahnya: Sumenep Luncurkan Gerakan Bersih Pagi Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Peringati Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Lestarikan Budaya Leluhur, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:24 WIB

TBIN UIN Madura Gelar Konferensi Internasional Lalonget ke-7, Hadirkan Narasumber Empat Negara

Berita Terbaru