Kejurcab V Pagar Nusa Sumenep Resmi Dibuka, Ning Lia Dorong Lahirnya Atlet Nasional Berkarakter

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPD/MPR RI Dr Lia Istifhama, S.Sos., S.Sos.i., M.E.I saat Hadir di Acara Kejurcab V Pagar Nusa Sumenep

Foto. Anggota DPD/MPR RI Dr Lia Istifhama, S.Sos., S.Sos.i., M.E.I saat Hadir di Acara Kejurcab V Pagar Nusa Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengajak keluarga besar Pagar Nusa untuk terus memperkuat pembinaan atlet pencak silat sekaligus membangun karakter generasi muda yang berakhlak mulia, berintegritas, serta memiliki semangat kebangsaan yang kokoh.

Pesan tersebut disampaikan senator yang akrab disapa Ning Lia saat menghadiri pembukaan Kejuaraan Cabang (Kejurcab) V Pagar Nusa Kabupaten Sumenep, Jumat (31/7).

Kehadirannya menjadi perhatian ratusan pesilat, pelatih, dan pengurus Pagar Nusa dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumenep yang memadati arena pembukaan kejuaraan.

Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, Kejurcab V Pagar Nusa tahun ini juga berlangsung penuh kehangatan. Pada kesempatan tersebut, Ning Lia menyempatkan diri bersilaturahmi dengan keluarga besar Pagar Nusa sekaligus menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim yang menjadi bagian dari organisasi pencak silat di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) tersebut.

Bagi Ning Lia, perhatian terhadap generasi muda tidak hanya diwujudkan melalui pembinaan prestasi, tetapi juga kepedulian sosial agar nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian terus tumbuh di lingkungan organisasi.

Dalam sambutannya, Lia Istifhama menegaskan bahwa sebuah kejuaraan pencak silat tidak boleh dimaknai semata-mata sebagai ajang mencari juara. Lebih dari itu, kompetisi merupakan sarana pendidikan karakter yang mampu membentuk pribadi-pribadi tangguh, disiplin, sportif, bertanggung jawab, dan memiliki kecintaan terhadap bangsa serta agama.

Menurutnya, seorang pendekar sejati bukan hanya diukur dari kemampuan bertarung di gelanggang, tetapi juga dari akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan seperti ini patut diapresiasi karena mampu mempererat ukhuwah, melahirkan atlet-atlet berprestasi, sekaligus menjaga eksistensi Pagar Nusa sebagai benteng Nahdlatul Ulama. Saya juga bersyukur dapat bersilaturahmi dengan para pendekar dan penjaga benteng NU di Kabupaten Sumenep,” ujar Ning Lia disambut tepuk tangan para peserta.

Ia menilai Pagar Nusa selama ini telah membuktikan diri sebagai organisasi yang memiliki peran strategis dalam membina generasi muda. Melalui pencak silat, para kader tidak hanya dilatih memiliki kemampuan bela diri, tetapi juga dibekali nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah, rasa cinta tanah air, serta semangat menjaga persatuan bangsa.

Baca Juga :  UHC Sumenep Jadi Sorotan, Puskesmas Batuan Diduga Tak Sejalan dengan Imbauan Bupati Fauzi

Menurut Ning Lia, tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks. Oleh sebab itu, organisasi kepemudaan berbasis budaya dan keagamaan seperti Pagar Nusa memiliki posisi penting dalam membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif sekaligus mencetak kader yang memiliki integritas moral.

Ia berharap pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, bahkan Indonesia di berbagai ajang kompetisi.

Tidak hanya itu, para pesilat juga diharapkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat dengan mengedepankan akhlak, etika, serta semangat menjaga persaudaraan.

Suasana pembukaan Kejurcab semakin semarak ketika Ning Lia menutup sambutannya dengan pantun yang sudah menjadi ciri khasnya setiap menghadiri berbagai kegiatan masyarakat.

Baca Juga :  Konsumsi Meningkat, Pertamina Optimalkan Distribusi BBM Subsidi di Jawa Timur Termasuk Madura

Dengan penuh semangat, ia membacakan pantun yang langsung diikuti seruan kompak “Cakep” dari seluruh pengurus dan anggota Pagar Nusa yang hadir.

“Pergi ke pesantren bawa kurma, singgah sebentar di Tanah Madura. Ning Lia bersama Pagar Nusa, jaga tradisi, kuatkan bangsa.”

Pantun tersebut sontak disambut riuh tepuk tangan dan senyum para pendekar yang memenuhi lokasi acara, menciptakan suasana hangat sekaligus penuh kebersamaan.

Sementara itu, pembukaan Kejurcab V Pagar Nusa Kabupaten Sumenep secara resmi dilakukan oleh Staf Ahli Bupati Sumenep Bidang Kesejahteraan Rakyat dan SDM yang hadir mewakili Bupati Sumenep.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Ketua PCNU Sumenep Bidang Badan Otonom KH Wasid, jajaran Polres Sumenep, Kodim 0827/Sumenep, para pengurus Pagar Nusa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan pesilat dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep.

Dalam sambutan Bupati Sumenep yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati, Pemerintah Kabupaten Sumenep menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pagar Nusa dalam melakukan pembinaan generasi muda melalui olahraga pencak silat yang berpijak pada nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah dan semangat kebangsaan.

Pemerintah daerah menilai keberadaan Pagar Nusa tidak hanya berkontribusi dalam mencetak atlet berprestasi, tetapi juga berperan besar dalam menjaga kelestarian seni bela diri tradisional Indonesia yang menjadi bagian dari warisan budaya bangsa.

Baca Juga :  Kabalai BP2P Sulawesi 1 Hadiri Rapat Paripurna DPRD Sulawesi Utara

Melalui Kejurcab V ini, Pemkab Sumenep berharap akan lahir pesilat-pesilat potensial yang mampu membawa nama daerah pada ajang Kejuaraan Provinsi, tingkat nasional, hingga kompetisi internasional.

Pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan dinilai menjadi faktor utama dalam mencetak atlet berkualitas sekaligus kader-kader muda Nahdlatul Ulama yang mampu menjaga tradisi, memperkuat ukhuwah, serta menjadi teladan di tengah masyarakat.

Kejurcab V Pagar Nusa Kabupaten Sumenep sendiri merupakan agenda pembinaan tahunan yang memiliki peran penting dalam proses regenerasi atlet. Selain menjadi ajang seleksi bagi pesilat terbaik, kejuaraan ini juga menjadi ruang mempererat persaudaraan antarpendekar, memperkuat solidaritas organisasi, serta menjaga keberlanjutan tradisi pencak silat sebagai bagian dari perjuangan Nahdlatul Ulama.

Semangat yang digaungkan dalam Kejurcab tahun ini menunjukkan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri. Lebih dari itu, Pagar Nusa hadir sebagai wadah pembentukan karakter, penguatan nilai keislaman, pelestarian budaya, serta pengabdian kepada bangsa dan negara.

Melalui sinergi antara organisasi, pemerintah, ulama, dan seluruh elemen masyarakat, Pagar Nusa diharapkan terus menjadi benteng moral bagi generasi muda sekaligus melahirkan pendekar-pendekar yang tidak hanya berprestasi di arena pertandingan, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Pengurus JSI Sumenep 2026-2029 Dikukuhkan, Bupati Fauzi Dorong Media Sajikan Berita Mencerdaskan
Dikukuhkan Periode 2026-2029, JSI Sumenep Tegaskan Komitmen Bergerak di Bidang Sosial
Sosialisasi Empat Pilar, Ning Lia Tekankan Peran Anak Muda Kawal Keadilan
Dari Borobudur, Fauka Noor Farid Tegaskan Arah Baru Lindu Aji: Budaya, Sosial dan Ekonomi Kerakyatan
Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Jadi Benteng Warga Hadapi Sengketa dan Mafia Tanah
Gegara Investasi Dapur MBG, Warga Sumenep Laporkan Istri DPR RI ke Polisi
Ning Lia Apresiasi Haji dan Umrah Fest 2026 Gresik, Dorong Pelayanan Jemaah Makin Prima
Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:34 WIB

Pengurus JSI Sumenep 2026-2029 Dikukuhkan, Bupati Fauzi Dorong Media Sajikan Berita Mencerdaskan

Selasa, 15 September 2026 - 15:26 WIB

Dikukuhkan Periode 2026-2029, JSI Sumenep Tegaskan Komitmen Bergerak di Bidang Sosial

Selasa, 15 September 2026 - 12:46 WIB

Sosialisasi Empat Pilar, Ning Lia Tekankan Peran Anak Muda Kawal Keadilan

Selasa, 15 September 2026 - 11:20 WIB

Dari Borobudur, Fauka Noor Farid Tegaskan Arah Baru Lindu Aji: Budaya, Sosial dan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 15 September 2026 - 10:22 WIB

Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Jadi Benteng Warga Hadapi Sengketa dan Mafia Tanah

Senin, 14 September 2026 - 19:45 WIB

Ning Lia Apresiasi Haji dan Umrah Fest 2026 Gresik, Dorong Pelayanan Jemaah Makin Prima

Senin, 14 September 2026 - 16:27 WIB

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN

Senin, 14 September 2026 - 11:28 WIB

Perkuat Iman dan Kebersamaan, Bappeda Sumenep Gelar Maulid Nabi dan Santuni Anak Yatim

Berita Terbaru