SUMENEP, nusainsider.com — Kemegahan seni dan tradisi Jawa Timur bersiap menggebrak Kabupaten Sumenep. Melalui ajang Madura Culture Festival 4, ujung timur Pulau Madura akan menjadi tuan rumah perhelatan budaya yang mempertemukan kontingen dari 38 kabupaten dan kota se-Jawa Timur.
Madura Culture Festival 4 tidak hanya diproyeksikan sebagai agenda hiburan, tetapi juga menjadi panggung besar untuk memperkenalkan kekayaan seni, tradisi, dan budaya daerah kepada masyarakat luas.
Beragam kesenian khas dari masing-masing daerah akan ditampilkan dalam rangkaian festival. Setiap malam, pengunjung akan disuguhi atraksi seni dan pertunjukan tradisi yang membawa karakter serta identitas budaya masing-masing daerah di Jawa Timur.
Kehadiran puluhan kontingen tersebut sekaligus menjadi momentum strategis bagi Kabupaten Sumenep untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah tujuan wisata berbasis budaya di Jawa Timur.
Selain pertunjukan seni, Madura Culture Festival 4 juga menghadirkan ratusan tenda Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Berbagai produk kreatif, kerajinan lokal, hingga aneka kuliner khas akan meramaikan kawasan festival.
Bazar UMKM tersebut diharapkan menjadi ruang promosi sekaligus pemasaran bagi pelaku usaha lokal. Dengan banyaknya pengunjung dan wisatawan yang datang ke Sumenep, produk unggulan daerah memiliki peluang lebih besar untuk dikenal dan dipasarkan secara lebih luas.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menilai Madura Culture Festival 4 berpotensi menjadi salah satu daya tarik wisata unggulan baru di Kabupaten Sumenep.
Menurutnya, festival tersebut semakin mempertegas identitas Sumenep sebagai daerah yang memiliki kekayaan warisan budaya dan keragaman tradisi.
“Lewat partisipasi 38 daerah di Jawa Timur, festival ini bukan sekadar sarana rekreasi biasa. Ini adalah pembuktian sekaligus panggung akbar yang menunjukkan bahwa kekayaan tradisi Madura sangat pantas untuk bersinar dan dikenal luas di kancah nasional,” ungkapnya, Rabu (26/8/2026).
Pria yang akrab disapa Cak Fauzi itu menegaskan, penyelenggaraan festival budaya juga harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Tidak hanya dari sisi pelestarian kebudayaan, tetapi juga melalui peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan UMKM dalam festival menjadi bagian penting untuk memastikan geliat pariwisata turut memberikan manfaat langsung kepada pelaku usaha lokal.
“Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat. UMKM harus mendapatkan ruang untuk memperkenalkan produk-produknya kepada masyarakat dan wisatawan,” ujarnya.
Cak Fauzi juga mengajak seluruh masyarakat Sumenep dan wisatawan dari berbagai daerah untuk ikut meramaikan Madura Culture Festival 4.
Pengunjung dapat menikmati beragam pertunjukan seni dan budaya yang hadir secara bergantian, sekaligus menjelajahi stan UMKM dan mencicipi berbagai produk kuliner khas.
Dengan perpaduan seni, budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif, Madura Culture Festival 4 diharapkan mampu menjadi magnet baru kunjungan wisata ke Sumenep sekaligus memperluas promosi kekayaan budaya Madura dan Jawa Timur ke tingkat yang lebih luas.
![]()
Penulis : Wafa
















