Dari Sampah Jadi Pesan Lingkungan, Gebrakan DLH Sumenep Curi Perhatian di MCF 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Sumenep saat berkunjung ke Stan DLH Sumenep dalam Gelaran Madura culture Festival 4 2026

Foto. Bupati Sumenep saat berkunjung ke Stan DLH Sumenep dalam Gelaran Madura culture Festival 4 2026

SUMENEP, nusainsider.com — Jangan buru-buru membuang botol plastik atau barang bekas yang ada di sekitar Anda. Di tangan kreatif, benda yang selama ini dianggap sebagai sampah ternyata bisa berubah menjadi dekorasi menarik sekaligus menyimpan pesan besar tentang kepedulian terhadap lingkungan.

Pesan itulah yang coba ditonjolkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep melalui stan Pameran Pembangunan Madura Culture Festival (MCF) 2026 di GOR A. Yani Pangligur.

Alih-alih hanya memajang program dan capaian, DLH menghadirkan konsep yang mengajak pengunjung melihat sampah dari sudut pandang berbeda.

Botol plastik bekas dan sejumlah material yang sebelumnya dianggap tidak bernilai dimanfaatkan menjadi bagian dari dekorasi stan.

Sederhana, tetapi memiliki makna. DLH ingin menunjukkan bahwa sampah tidak selalu harus berakhir di tempat pembuangan. Dengan pemilahan dan pengelolaan yang tepat, barang bekas masih bisa dimanfaatkan kembali.

Konsep tersebut menarik perhatian Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo ketika meninjau stan DLH dalam rangkaian Pameran Pembangunan MCF 2026.

Baca Juga :  Duel Sengit di Popnas 2025: Fetum Muksin Persembahkan Perak untuk Sumenep

Bupati memberikan dorongan kepada jajaran DLH di bawah kepemimpinan Kepala DLH Sumenep Anwar Syahroni Yusuf, AP., M.Si., agar terus melahirkan inovasi dalam pengelolaan lingkungan.

Menurut Bupati, persoalan lingkungan tidak bisa diselesaikan hanya dengan mengandalkan rutinitas. Dibutuhkan kreativitas, konsistensi dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Inovasi harus terus dilakukan dan dikembangkan. Jangan berhenti pada satu gagasan, karena persoalan lingkungan membutuhkan kerja berkelanjutan dan keterlibatan semua pihak,” ujar Bupati.

Pesan itu kemudian diterjemahkan DLH melalui sejumlah langkah konkret di area pameran.

Selain menghadirkan dekorasi berbahan material daur ulang, DLH juga menyiapkan tempat sampah di sejumlah titik kawasan kegiatan.

Bahkan, tempat sampah berukuran besar ditempatkan di sekitar stan untuk memudahkan pengunjung membuang sampah pada tempatnya.

Dengan cara tersebut, kampanye kebersihan tidak berhenti sebagai pajangan. Pesan yang ditampilkan di stan sekaligus diterapkan langsung selama kegiatan berlangsung.

Konsep tersebut semakin lengkap dengan edukasi mengenai bank sampah. Masyarakat didorong untuk mulai memilah sampah sejak dari sumbernya.

Baca Juga :  Napak Tilas Hari Jadi Sumenep Dari 'Rumah Kita' ke 'Jaja Rajje' : Antara Tradisi Dan Inovasi

DLH ingin mengubah cara pandang masyarakat bahwa sampah bukan semata persoalan yang harus disingkirkan.

Sebagian sampah masih memiliki nilai guna dan nilai ekonomi apabila dipilah serta dikelola dengan benar.

“Yang ingin kami sampaikan adalah bahwa sampah itu bukan hanya persoalan untuk dibuang, tetapi bagaimana kita bisa mengelola dan memanfaatkannya. Karena itu, kami mencoba menampilkan konsep yang sederhana tetapi memiliki pesan kepada masyarakat,” kata Anwar.

Ia menegaskan, persoalan kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas DLH.

Masyarakat, peserta pameran dan pengunjung memiliki peran yang sama dalam menjaga lingkungan.

“Lingkungan yang bersih tidak mungkin tercipta hanya karena petugas kebersihan. Semua harus memiliki kesadaran dan tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Menariknya, DLH juga menyiapkan kejutan bagi stan yang mampu menjaga kebersihan selama pameran.

Stan yang dinilai paling konsisten menjaga kebersihan akan mendapatkan surprise sebagai bentuk apresiasi sekaligus pemantik semangat bagi peserta lainnya.

Anwar mengatakan, keberadaan petugas kebersihan selama kegiatan merupakan bagian dari pelayanan DLH agar aktivitas masyarakat tetap berlangsung nyaman.

“Jangan sampai kegiatan yang menghadirkan banyak masyarakat justru meninggalkan banyak sampah. Kita ingin kegiatan berjalan meriah, tetapi kebersihannya juga tetap terjaga,” ujarnya.

Menurut Anwar, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmennya dalam menjalankan amanah sebagai pimpinan DLH Sumenep.

“Jabatan ini bagi saya adalah amanah. Saya ingin menjadikannya sebagai jembatan untuk berbuat dan memberikan manfaat. Karena itu, selama masih bisa dilakukan, kami akan terus berinovasi dan memberikan yang terbaik untuk daerah,” ungkapnya.

Pameran Pembangunan MCF 2026 pun menjadi momentum DLH menyampaikan pesan sederhana namun kuat: menjaga lingkungan tidak selalu membutuhkan langkah besar.

Baca Juga :  Jelang Grand Final, Finalis Nusantara On The Runway Digembleng Public Speaking oleh Nafia Humaira

Bisa dimulai dari botol plastik yang dipilah, sampah yang dibuang pada tempatnya, hingga kebiasaan masyarakat untuk tidak menganggap semua barang bekas sebagai sesuatu yang tak bernilai.

Sebab, ketika sampah dikelola dengan benar, yang semula dianggap masalah justru bisa berubah menjadi solusi.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Prestasi Membanggakan! Dr. Naghfir Sabet Penghargaan Pembayar BPHTB Terbesar di Sumenep
Sambutan Luar Biasa, Media Expo 2026 Sumenep Berpeluang Diperpanjang
Diduga Terobos Antrean dan Isi Solar Subsidi, Mobil Beridentitas Polsek Lenteng Tuai Sorotan
Pesan Menyentuh Kepala Bappeda Sumenep di Hari Jadi ke-757: Tinggalkan Kebaikan Melalui Karya dan Pengabdian
Bersih Lingkungannya, Sehat Warganya, Maju Daerahnya: Sumenep Luncurkan Gerakan Bersih Pagi Hari
Peringati Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura
Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas
Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:45 WIB

Prestasi Membanggakan! Dr. Naghfir Sabet Penghargaan Pembayar BPHTB Terbesar di Sumenep

Minggu, 1 November 2026 - 05:45 WIB

Sambutan Luar Biasa, Media Expo 2026 Sumenep Berpeluang Diperpanjang

Minggu, 1 November 2026 - 01:01 WIB

Diduga Terobos Antrean dan Isi Solar Subsidi, Mobil Beridentitas Polsek Lenteng Tuai Sorotan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Pesan Menyentuh Kepala Bappeda Sumenep di Hari Jadi ke-757: Tinggalkan Kebaikan Melalui Karya dan Pengabdian

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:50 WIB

Bersih Lingkungannya, Sehat Warganya, Maju Daerahnya: Sumenep Luncurkan Gerakan Bersih Pagi Hari

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Lestarikan Budaya Leluhur, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

Berita Terbaru