Temui Dirjen Kemendikdasmen, SMSI Jatim Tegaskan Peran Pers dalam Memajukan Pendidikan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Foto SMS Jatim

Sumber Foto SMS Jatim

JAKARTA, nusainsider.com Program pendidikan yang baik tidak akan maksimal jika masyarakat tidak mengetahui dan memahami manfaatnya. Di tengah derasnya arus informasi digital, peran media pun semakin penting sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat.

Semangat itulah yang mengemuka dalam kunjungan silaturahmi Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jawa Timur ke Kompleks Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jalan Sudirman, Senayan, Jakarta, Jumat (28/8).

Rombongan SMSI Jatim diterima langsung Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal, Gogot Suharwoto, S.Pd., M.Ed., Ph.D., di ruang kerjanya.

Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi. SMSI Jatim dan jajaran Kemendikdasmen membahas peluang kolaborasi untuk mendukung kemajuan pendidikan dasar, khususnya dalam memperluas penyebaran informasi program pemerintah hingga ke daerah.

Ketua SMSI Provinsi Jawa Timur, Sokip, SH, MH, menegaskan bahwa insan pers memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut mengambil bagian dalam pembangunan pendidikan.

“Kami silaturahmi untuk mempererat kerja sama di kemudian hari. Kami berharap ada program-program yang bisa dikerjasamakan untuk ikut memajukan pendidikan Indonesia, khususnya pendidikan dasar,” kata Sokip.

Menurut Sokip, fungsi media di era digital tidak sebatas menyampaikan berita. Media juga memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus membantu pemerintah mengkomunikasikan berbagai kebijakan dan program secara lebih luas.

“Kami insan pers juga bertanggung jawab terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia. Karena itu, media harus ikut mengambil bagian dalam menyebarluaskan informasi dan mengedukasi masyarakat,” ujarnya.

Sokip yang juga CEO PT Petisi Pancarkan Nasional, pengelola media online petisi.co, menilai perkembangan teknologi digital telah membuat media siber memiliki jangkauan yang semakin luas.

Baca Juga :  Dr. Lia Istifhama Terima Penghargaan Tokoh Penggerak Gerakan Sosial Inklusif dan Literatif di SMSI Award 2025

Informasi mengenai kebijakan, inovasi, program pemerintah, hingga praktik baik di bidang pendidikan dapat disebarluaskan secara cepat. Dengan demikian, masyarakat di berbagai daerah memiliki kesempatan lebih besar untuk mengetahui perkembangan pendidikan.

Kunjungan kali ini juga menjadi pertemuan kedua SMSI Jatim dengan jajaran Kemendikdasmen. Komunikasi yang terus dibangun tersebut membuka peluang bagi lahirnya program bersama yang lebih konkret.

Sokip berharap hubungan tersebut tidak berhenti pada pertemuan formal. Menurutnya, sinergi pemerintah dan perusahaan media perlu diterjemahkan dalam kegiatan nyata yang memberikan dampak bagi dunia pendidikan dan masyarakat.

Baca Juga :  Ratusan Pelajar Bersiap! Sketsa Bung Karno Akan Segera Warnai Pendopo Keraton Sumenep

Gayung bersambut. Gogot Suharwoto mengapresiasi kunjungan pengurus SMSI Jatim dan menilai media memiliki posisi penting dalam membantu pemerintah menyosialisasikan program pendidikan.

“Sosialisasi program-program Kemendikdasmen ke daerah harus dibantu pers. Kebetulan kami aktif berkomunikasi dengan SMSI Jatim,” tegas Gogot.

Pernyataan tersebut mempertegas pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pers. Sebab, keberhasilan sebuah program pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas kebijakan dan pelaksanaannya, tetapi juga oleh sejauh mana informasi tersebut dipahami masyarakat.

Dalam konteks itu, media dapat menjadi penghubung antara pemerintah, sekolah, guru, orang tua, peserta didik, dan masyarakat.

Media juga memiliki ruang untuk mengangkat berbagai praktik baik pendidikan dari daerah. Cerita keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi sekolah maupun daerah lain untuk mengembangkan inovasi serupa.

Di sisi lain, pemberitaan yang berimbang tetap menjadi bagian penting dari fungsi kontrol sosial terhadap pelaksanaan program pendidikan.

Baca Juga :  “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, Dinkes P2KB Sumenep Gaungkan Semangat HLUN 2026

Dalam pertemuan tersebut, Gogot turut menjamu jajaran pengurus SMSI Jatim. Sokip didampingi Sekretaris Tarmuji, S.Pd., M.Ikom.; Wakil Ketua Bidang Organisasi Yuristiarso, SIP, MH.; Wakil Ketua Bidang Riset Makruf, SIP, M.Ikom.; Ketua Forum Pimred Makin Rahmad; serta Seksi IT Budiono Setiawan.

Pembahasan kemudian mengerucut pada rencana sejumlah program kerja baru SMSI yang berpotensi dikolaborasikan dengan Kemendikdasmen.

Meski bentuk kerja sama masih dalam tahap pembicaraan, kedua pihak sepakat bahwa keterlibatan media dapat menjadi salah satu kekuatan untuk memperluas jangkauan informasi pendidikan.

“Intinya kami menyambut baik kerja sama yang memajukan pendidikan Indonesia,” ujar Gogot.

Bagi SMSI Jatim, peluang kolaborasi tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan media siber untuk tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi juga memberikan kontribusi konstruktif terhadap pembangunan sumber daya manusia.

Dengan sinergi pemerintah dan pers, informasi pendidikan diharapkan tidak berhenti di meja birokrasi. Lebih jauh, informasi tersebut dapat menjangkau masyarakat, membuka ruang partisipasi publik, memperkuat literasi, serta ikut mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Tak Pernah Absen, Kepala Bappeda Sumenep Kembali Sambut Wabup di Stan Pameran MNV 2026
Geger! 36 Ribu Warga Serbu JJS Central 88 di Pamekasan, 6,7 Kg Emas Langsung Ludes Terjual
“Arabet Polo Ajenge Nak Poto”, Pesan Camat Gayam di Balik Karnaval Penuh Kreativitas
Problem Pertanian Dibedah di Jombang, Ansor Jatim Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton
MCF #4 Ramai, Sampah Bermunculan, Pasukan Kuning DLH Sumenep Tak Tinggal Diam
Habis Fun Run, Gas Lagi! Fira Cantika Bakal Temani Warga Sumenep di MCF #4 Malam Ini
Semarak MCF #4, Ribuan Peserta Ramaikan GO Sumenep Purnama MDR Fun Run 2026
Dari Laporan Nasabah hingga SP3 Penyelidikan, Begini Akhir Polemik Dugaan Emas Palsu di Sapudi

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:52 WIB

Tak Pernah Absen, Kepala Bappeda Sumenep Kembali Sambut Wabup di Stan Pameran MNV 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Geger! 36 Ribu Warga Serbu JJS Central 88 di Pamekasan, 6,7 Kg Emas Langsung Ludes Terjual

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:46 WIB

“Arabet Polo Ajenge Nak Poto”, Pesan Camat Gayam di Balik Karnaval Penuh Kreativitas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Problem Pertanian Dibedah di Jombang, Ansor Jatim Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:31 WIB

MCF #4 Ramai, Sampah Bermunculan, Pasukan Kuning DLH Sumenep Tak Tinggal Diam

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:59 WIB

Semarak MCF #4, Ribuan Peserta Ramaikan GO Sumenep Purnama MDR Fun Run 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:43 WIB

Dari Laporan Nasabah hingga SP3 Penyelidikan, Begini Akhir Polemik Dugaan Emas Palsu di Sapudi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:34 WIB

Tak Hanya Sukses Gelar Event, Pemkab Sumenep Tunjukkan Komitmen Jaga Kebersihan GOR A Yani

Berita Terbaru