SUMENEP, nusainsider.com — Ratusan pelajar tingkat TK, RA, dan SD dari berbagai sekolah di Kabupaten Sumenep memadati area Pendopo Agung Keraton Sumenep, Minggu (13/7/2025), dalam ajang Lomba Sketsa Bung Karno.
Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Komunitas Kanca Pendidikan (KKP) ini dijadwalkan dimulai pukul 14.00 WIB, dan menjadi bagian dari edukasi sejarah serta pembentukan karakter nasionalisme anak-anak sejak dini.

“Lomba ini menjadi ajang kreatif sekaligus edukatif dalam menanamkan nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme sejak dini,” ujar Ketua KKP, Herly Wahyudi, saat ditemui nusainsider.com di lokasi lomba.
Menurut Herly, anak-anak diberikan kebebasan mengekspresikan imajinasi mereka tentang sosok Bung Karno melalui sketsa dan warna sesuai kemampuan dan kreativitas masing-masing.
“Kegiatan ini bukan hanya ajang lomba menggambar, tetapi juga sarana edukasi kebangsaan yang dikemas menyenangkan. Anak-anak belajar mengenal tokoh nasional dari sisi seni yang mereka sukai,” jelas Herly.
Lomba tersebut mengangkat tema “Bung Karno, Tokoh Bangsaku” yang dinilai berdasarkan ekspresi kreativitas, kesesuaian tema, serta kerapian dan pemilihan warna.
Selain hadiah menarik, seluruh peserta juga akan mendapatkan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam kegiatan penuh makna ini.
Herly sapaan akrabnya juga mengajak orang tua dan masyarakat untuk turut mendukung kegiatan semacam ini sebagai bagian dari upaya membentuk karakter anak yang cinta tanah air dan bangga akan sejarah bangsanya.
“Dengan kegiatan ini, diharapkan generasi muda Sumenep mengenal pahlawan bangsa tidak hanya lewat buku, tapi juga melalui karya seni yang mereka hasilkan,” tandasnya.
Pantauan nusainsider.com di lokasi, sejak pukul 12.49 hingga 13.47 WIB, peserta dari berbagai TK dan SD se-kabupaten Sumenep terus berdatangan dan melakukan registrasi yang telah disiapkan oleh panitia di area pendopo.
Kemeriahan mulai terasa di sekitar lokasi lomba, ketika anak-anak datang membawa perlengkapan gambar sambil ditemani guru dan orang tua mereka.
Beberapa peserta tampak antusias memilih tempat duduk terbaik di sekitar Pendopo Agung sambil menyiapkan alat gambar seperti pensil warna, crayon, dan kertas sketsa yang disediakan panitia.
Panitia juga menyiapkan area khusus untuk memajang hasil karya peserta setelah lomba selesai. Karya-karya tersebut akan dinilai oleh dewan juri dari kalangan seniman dan pendidik lokal.
Tak hanya anak-anak, para orang tua juga tampak terlibat dalam memberikan semangat, serta mendokumentasikan momen anak mereka saat berkompetisi dengan senyum bangga.
Kegiatan lomba sketsa ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu menyatukan unsur edukasi, seni, dan nasionalisme bagi generasi muda di Kabupaten Sumenep.
![]()
Penulis : Wafa

















