Prestasi Membanggakan! Dr. Naghfir Sabet Penghargaan Pembayar BPHTB Terbesar di Sumenep

Minggu, 1 November 2026 - 06:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kantor Naghfir Institute dan Piagam Penghargaan Juara 1 Anugerah Pajak Daerah 2026

Foto. Kantor Naghfir Institute dan Piagam Penghargaan Juara 1 Anugerah Pajak Daerah 2026

SUMENEP, nusainsider.com — Dr. Naghfir, S.H.I., S.H., M.Kn., CPM., CH., C., berhasil meraih penghargaan Juara 1 kategori Mitra Pembayar Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Terbesar Kabupaten Sumenep.

Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Gebyar dan Anugerah Pajak Daerah 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Sabtu (31/10/2026) malam, di Lapangan Kesenian Sumenep.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada para mitra yang dinilai berkontribusi terhadap peningkatan penerimaan pajak daerah.

Capaian Dr. Naghfir sekaligus menjadi contoh pentingnya kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan dalam mendukung pembangunan daerah.

Menanggapi penghargaan tersebut, Dr. Naghfir menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemkab Sumenep atas apresiasi yang diberikan.

Baca Juga :  Wisata Sumenep Tak Lagi Monoton, PAD Naik Drastis di Awal Tahun

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan semata-mata pencapaian pribadi, melainkan menjadi pengingat bahwa kepatuhan membayar pajak merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam mendorong pembangunan dan kemajuan daerah.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep atas penghargaan ini. Saya berharap apresiasi tersebut menjadi motivasi untuk terus berkontribusi positif bagi pembangunan dan kemajuan daerah,” kata Dr. Naghfir kepada media ini, Minggu (01/11/2026).

Ia menilai, pajak daerah memiliki peran strategis dalam menopang keberlangsungan pembangunan. Optimalisasi penerimaan pajak dapat membantu pemerintah meningkatkan fasilitas publik, kualitas pelayanan, serta merealisasikan berbagai program yang dibutuhkan masyarakat.

Karena itu, kesadaran dan kepatuhan membayar pajak perlu terus diperkuat oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan profesional dan pelaku usaha.

“Pembayaran pajak bukan hanya kewajiban administratif, tetapi bentuk partisipasi nyata dalam pembangunan. Setiap kontribusi pajak diharapkan memberikan manfaat bagi peningkatan fasilitas publik dan pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Naghfir menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah. Diperlukan sinergi dan keterlibatan aktif masyarakat, dunia usaha, serta seluruh elemen untuk memperkuat fondasi pembangunan yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Beraksi di Gardu, Pria Ini Tak Berkutik Saat Digerebek Polisi

Ia berharap, penyelenggaraan Gebyar dan Anugerah Pajak Daerah tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi mampu menjadi instrumen untuk membangun budaya sadar pajak di tengah masyarakat.

Foto. Penghargaan Juara 1 Anugerah Pajak Daerah 2026 untuk Naghfir Institute sebagai BPHTB Terbesar di Sumenep

“Semoga penghargaan ini memotivasi masyarakat, profesional, dan pelaku usaha agar semakin taat pajak. Pembangunan Sumenep membutuhkan keterlibatan semua pihak melalui kontribusi nyata,” ungkapnya.

Dr. Naghfir juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan dan konsistensi dalam memberikan kontribusi bagi daerah.

Baca Juga :  Dari Madura untuk Aceh: H. Her Kirim Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Banjir

Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat merupakan salah satu kunci untuk mewujudkan Kabupaten Sumenep yang semakin maju.

“Ketika pemerintah dan masyarakat berjalan bersama, pembangunan akan memiliki fondasi lebih kuat. Saya berharap penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus memberikan manfaat bagi Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Gebyar dan Anugerah Pajak Daerah 2026 menjadi salah satu upaya Pemkab Sumenep melalui Bapenda untuk memberikan apresiasi kepada wajib pajak dan mitra yang berkontribusi terhadap penerimaan daerah.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat terus meningkatkan kesadaran, kepatuhan, serta partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan demi mendukung pembangunan Kabupaten Sumenep.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Sambutan Luar Biasa, Media Expo 2026 Sumenep Berpeluang Diperpanjang
Diduga Terobos Antrean dan Isi Solar Subsidi, Mobil Beridentitas Polsek Lenteng Tuai Sorotan
Pesan Menyentuh Kepala Bappeda Sumenep di Hari Jadi ke-757: Tinggalkan Kebaikan Melalui Karya dan Pengabdian
Bersih Lingkungannya, Sehat Warganya, Maju Daerahnya: Sumenep Luncurkan Gerakan Bersih Pagi Hari
Peringati Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura
Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas
Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal
Lestarikan Budaya Leluhur, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:45 WIB

Prestasi Membanggakan! Dr. Naghfir Sabet Penghargaan Pembayar BPHTB Terbesar di Sumenep

Minggu, 1 November 2026 - 05:45 WIB

Sambutan Luar Biasa, Media Expo 2026 Sumenep Berpeluang Diperpanjang

Minggu, 1 November 2026 - 01:01 WIB

Diduga Terobos Antrean dan Isi Solar Subsidi, Mobil Beridentitas Polsek Lenteng Tuai Sorotan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Pesan Menyentuh Kepala Bappeda Sumenep di Hari Jadi ke-757: Tinggalkan Kebaikan Melalui Karya dan Pengabdian

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:50 WIB

Bersih Lingkungannya, Sehat Warganya, Maju Daerahnya: Sumenep Luncurkan Gerakan Bersih Pagi Hari

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Lestarikan Budaya Leluhur, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

Berita Terbaru