Sekjen LSM DCW Meminta Agar Pemdes Karangnangka Tidak Tutup Mata Pada Jalan Desa Yang Rusak

Jumat, 1 September 2023 - 06:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmadi Sekjen LSM DCW
Meminta Agar Pemdes Karangnangka Tidak Tutup Mata Pada Jalan Desa Yang Rusak

Oleh: Ahmadi

OPINI, nusainsider.com — Menyebalkan. Itulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan kondisi insfratruktur dan keberpihakan Pemerintahan Desa (Pemdes) Karangnangka.

Pasalnya, selama puluhan tahun, salah satu poros jalan di Desa Karangnangka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep itu dibiarkan rusak tanpa perbaikan.

Situasi ini mengundang pertanyaan besar sejumlah tokoh masyarakat, pemuda dan masyarakat tentang arah pembangunan di Karangnangka.

Masalahnya, jalan yang rusak di desa tersebut memiliki dampak yang signifikan bagi masyarakat setempat. Aksesibilitas terhambat, transportasi menjadi sulit, dan mobilitas penduduk terbatas. Selain itu, kondisi jalan yang buruk juga dapat menyebabkan kerusakan pada kendaraan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Baca Juga :  Puting Beliung Terjang Pragaan, Pemkab Sumenep Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Meskipun Desa Karangnangka memiliki potensi ekonomi yang cukup baik, seperti pertanian dan lainnya, namun jalan rusak menjadi hambatan serius bagi pengembangan sektor-sektor ini. Investor enggan menanamkan modalnya di daerah yang sulit dijangkau dan infrastruktur yang tidak memadai.

Kekhawatiran masyarakat terhadap ketidakadilan pembangunan juga semakin meningkat. Desa-desa tetangga telah mendapatkan perbaikan infrastruktur, sementara Karangnangka masih terabaikan. Hal ini menimbulkan rasa ketidak puasan dan ketidakpercayaan terhadap pemerintah setempat.

Baca Juga :  Komitmen Kembangkan Potensi Diri, Arif Firmanto Resmi Sandang Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude

Pertanyaan pun muncul, mengapa pembangunan jalan yang rusak puluhan tahun itu tidak diprioritaskan? Apakah ada masalah dalam alokasi anggaran atau kurangnya perhatian dari pemerintah desa? Keterbukaan dan transparansi dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan ini sangatlah penting.

Pemerintah desa perlu segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jalan di Desa Karangnangka. Perencanaan yang matang, alokasi anggaran yang memadai, dan pengawasan yang ketat harus dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur yang tepat waktu dan berkualitas.

Selain itu, partisipasi aktif dari masyarakat juga sangat penting. Masyarakat harus mengadvokasi kebutuhan perbaikan jalan kepada pemerintah setempat dan memastikan suara mereka didengar. Bersama-sama, mereka dapat memperjuangkan hak mereka atas aksesibilitas dan pembangunan yang adil.

Baca Juga :  APINDO Minta DPRD Sumenep Gunakan Hak Inisiatif untuk Perda Tembakau

Pembangunan infrastruktur Karangnangka tidak boleh didiamkan. Oleh karena itu, diperlukan komitmen dan kerja sama dari semua pihak agar desa ini dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakatnya.

Disclaimer: seluruh konten opini maupun artikel sepenuhnya merupakan tanggungjawab penulis.

Penulis : Sekjen Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Duta Corruption Watch (DCW)

Loading

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru