Terkesan Dipersulit, Aktivis PMII Sumenep Harapkan Perda RTRW Transparan

Selasa, 3 Oktober 2023 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Rencana pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Sumenep 2013-2033 mendapat perhatian khusus Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur.

PMII meminta pembahasan rancangan revisi Perda nomor 12 tahun 2013 tentang RTRW itu dibuka secara transparan ke publik.

”Masyarakat perlu mengetahui perubahan zonasi wilayah yang akan diatur dalam Perda RTRW yang baru. Sehingga, Pemerintah Harus transparan, dan tidak boleh ada yang ditutup-tutupi karena RTRW ini erat kaitannya dengan penataan ruang, lingkungan, alam, dan ruang hidup,” kata Sekretaris PC PMII Sumenep, Jawa Timur, Nur Hayat, kepada media nusainsider.com Selasa (3/10/2023).

Aktivis Lingkungan itu mengungkapkan, sejauh ini, publik tidak mengetahui materi ataupun point perubahan tata ruang dan zonasi wilayah yang akan diatur.

Baca Juga :  Akibat Kelangkaan Gas LPG Belum Teratasi, PMII Jatim Kritik Manajemen Pertamina

”Bahkan PMII sudah beberapa kali meminta draf Raperda kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tekhnis, namun hingga saat aksesnya terkesan di persulit, padahal partisipasi publik sangat penting untuk memastikan produk hukum yang dihasilkan benar-benar berkualitas,” ungkapnya.

Menurutnya, revisi Perda RTRW sudah lama didengungkan Pemkab dan Legislatif dalam mengatur tata ruang dan zonazi wilayah Kabupaten.

Perda RTRW 2013-2033 dinilai tidak relevan dengan regulasi atau undang-undang diatasnya dan dinamika perkembangan pembangunan di daerah.

PMII mendukung perubahan Perda RTRW sebab produk hukum legislasi daerah tersebut menjadi pedoman pembangunan daerah agar lebih fokus dan terarah sesuai zonasi yang ditentukan. Namun, prinsipnya penataan ruang tersebut wajib melihat aspek humanity, sosial dan culture.

PMII meminta DPRD dan Eksekutif memberi ruang kepada publik atau masyarakat termasuk aktivis lingkungan dalam proses pembahasan di Dewan.

Penting pula diperhatikan yaitu harus tegas soal zonasi wilayah seperti ruang terbuka hijau dan kawasan lindung yang tidak boleh diotak-atik untuk alasan pembangunan apapun.

“Seperti contoh Cemara Udang di Pantai Lombang yang di sulap menjadi Lahan Tambak Udang, Pantai Gersik Putih yang hingga saat ini masih tidak selesai-selesai menuai polemik, dan sebagainya yang banyak di sulap sedemikian rupa.

Sehingga, pembahasan Perda RTRW harus melibatkan aktivis dan disampaikan secara terbuka kepada publik guna menjaga kawasan yang dilindungi dan boleh direklamasi,” tutupnya.

Loading

Berita Terkait

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP
Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026
Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember
100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang
Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat
Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas
Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Berita Terbaru