Bamsoet Ingatkan Kader Pemuda Pancasila Tetap Solid Jelang Pemilu 2024

Sabtu, 13 Mei 2023 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Nusainsider.com Ketua MPR RI Bambang Soesatyo membuka Diklat Kaderisasi Kualifikasi Utama Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila, di Kantor MPN Pemuda Pancasila, Jakarta, Sabtu (13/5/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Bamsoet mengingatkan para kader Pemuda Pancasila agar tetap solid dalam menjaga keutuhan bangsa dan tidak terpecah-pecah hanya karena pemilihan umum di 2024 mendatang.

Wakil Ketua Umum Bidang Kaderisasi & Organisasi Pemuda Pancasila ini pun menyampaikan melalui Diklat Kaderisasi, Pemuda Pancasila telah membangun mekanisme regenerasi, serta mewariskan nilai-nilai dan jati diri organisasi guna menjamin keberlangsungan dan membentuk soliditas organisasi.

Diklat ini juga diharapkan dapat melahirkan anggota yang tidak hanya mengandalkan otot, melainkan otak dan omong. Untuk itu, Bamsoet meminta setiap kader agar dapat menjadi patriot yang menampilkan wajah Pancasila, bukan menampilkan wajah premanisme maupun nilai yang tidak sesuai ajaran Pancasila.

Baca Juga :  Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Manado Diduga Usir Murid Dari Dalam Kelas

“Saat ini kader Pemuda Pancasila tersebar di tiga cabang kekuasaan, eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Bahkan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Maruf Amin adalah Anggota Kehormatan Pemuda Pancasila. Pada Pemilu dan Pilkada Serentak 2024, Pemuda Pancasila juga menempatkan kadernya yang tersebar di berbagai partai politik. Pemuda Pancasila tidak ke mana-mana, tapi ada di mana-mana,” ujar Bamsoet dalam keterangannya, Sabtu (13/5/2023).

Ketua DPR RI ke-20 ini pun mengatakan sejak didirikan pada 28 Oktober 1959 atas inisiasi Jenderal Besar AH Nasution, Pemuda Pancasila berperan penting dalam menjaga, menyebarkan, dan menanamkan nilai-nilai Pancasila.

Baca Juga :  Komwasjak Desak Kepatuhan Pajak, H. Her Dorong Kebijakan Berkeadilan

“Keberadaan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Maruf Amin dalam keluarga besar Pemuda Pancasila meneguhkan bahwa antara nilai-nilai nasionalis dan nilai agamis bisa berbaur dalam rumah besar Pancasila. Karena nilai nilai Pancasila sesungguhnya tidak pernah bertentangan dengan nilai-nilai nasionalisme maupun nilai-nilai agama,” jelasnya.

Wakil Ketua Umum FKPPI ini pun menambahkan Diklat Kaderisasi ini juga memperkuat internal organisasi secara sehat dan alamiah. Dalam hal ini, Pemuda Pancasila tidak mengharapkan hadirnya kader ‘karbitan’ yang dimatangkan secara instan.

Adapun Pemuda Pancasila membutuhkan kader yang memahami seluk-beluk dan suasana kebatinan organisasi, memiliki jati diri yang mengakar, serta memiliki loyalitas dan komitmen kuat untuk mewujudkan cita-cita organisasi, yakni mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Baca Juga :  Serahkan Bantuan PIP, Lia Istifhama Dorong Perhatian Khusus untuk Program Makan Bergizi Gratis

“Di tengah laju peradaban dan kemajuan zaman yang sedemikian pesat, Diklat Kaderisasi juga menjadi sarana untuk terus berbenah diri, dengan meningkatkan kapasitas dan kompetensi para kader, agar memiliki daya saing global,” pungkas Bamsoet.

Sebagai informasi, Diklat Pemuda Pancasila merupakan salah satu sarana pendidikan/latihan serta pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi anggota dan kapasitas kelembagaan Ormas Pemuda Pancasila.

Dalam kegiatan ini, turut hadir jajaran pengurus MPN Pemuda Pancasila antara lain, Majelis Pertimbangan Organisasi Naswan Gunawan, Ketua Kaderisasi Yahya Abdul Habib, Ketua PP BPK Edy Haryanto, Ketua OK Gunung Hutapea, Wasekjen Ibrahim Chaniago dan Ahmad Ridwan, serta Sekjen PP Sapma Willi Danandityo.

Loading

Berita Terkait

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
FGD SMSI di Bali Soroti Celah Hukum PFII, Desak Klausul Ring-Fencing Masuk RUU
Ucapan Harkopnas Bupati Sumenep Diduga Sarat Sinyal Politik, GPPD Bocorkan Hal Ini
Saat Rekam Jejak Bertemu Integritas: Mengapa EMILIA Mencuri Perhatian dan Perbincangan Publik?
DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
Yuddy Chrisnandi Apresiasi Diplomasi Prabowo: Jakarta Tak Lagi Sekadar Tamu, Kini Jadi Tuan Rumah Dunia
SK Kepengurusan Diserahkan di Surabaya, PKB Pamekasan Perkuat Konsolidasi 2026–2030
SKK Migas Jabanusa Gelar Forum Strategis, Bahas Keseimbangan Energi dan Fiskal Kabupaten Pesisir

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:49 WIB

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:35 WIB

FGD SMSI di Bali Soroti Celah Hukum PFII, Desak Klausul Ring-Fencing Masuk RUU

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:34 WIB

Ucapan Harkopnas Bupati Sumenep Diduga Sarat Sinyal Politik, GPPD Bocorkan Hal Ini

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:11 WIB

Saat Rekam Jejak Bertemu Integritas: Mengapa EMILIA Mencuri Perhatian dan Perbincangan Publik?

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:23 WIB

DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:27 WIB

Yuddy Chrisnandi Apresiasi Diplomasi Prabowo: Jakarta Tak Lagi Sekadar Tamu, Kini Jadi Tuan Rumah Dunia

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:29 WIB

SK Kepengurusan Diserahkan di Surabaya, PKB Pamekasan Perkuat Konsolidasi 2026–2030

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:28 WIB

SKK Migas Jabanusa Gelar Forum Strategis, Bahas Keseimbangan Energi dan Fiskal Kabupaten Pesisir

Berita Terbaru

Foto. Fauzi As, Pengamat Kebijakan Publik asal kota Keris Sumenep, Istimewa for nusainsider.com/Toifur Ali Wafa

Hukum

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:49 WIB