Ucapan Harkopnas Bupati Sumenep Diduga Sarat Sinyal Politik, GPPD Bocorkan Hal Ini

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Screenshot Video Ucapan Harkopnas ke-79 dari Bupati Sumenep yang beredar di Grup Whatsapp

Foto. Screenshot Video Ucapan Harkopnas ke-79 dari Bupati Sumenep yang beredar di Grup Whatsapp

SUMENEP, nusainsider.com Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 yang mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya” dimanfaatkan sejumlah kepala daerah untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat.

Di Kabupaten Lamongan, Bupati Yuhronur Efendi memimpin upacara peringatan Harkopnas sekaligus mengajak seluruh insan koperasi bertransformasi menuju ekosistem digital guna memperkuat ketahanan ekonomi daerah di tengah persaingan global.

“Koperasi di Lamongan harus mampu meninggalkan stigma lama yang dianggap lambat dan kuno. Hari ini, kita harus bersama-sama mendorong koperasi masa kini menuju arah digitalisasi. Penggunaan teknologi informasi, sistem pembayaran modern, hingga pemanfaatan platform digital sangat krusial agar koperasi kita bisa menjangkau generasi muda, petani milenial, nelayan, serta pelaku UMKM lokal kita agar naik kelas,” ujar Yuhronur Efendi saat apel Harkopnas, Ahad (12/7/2026), sebagaimana dikutip dari media afederasi.com.

Sementara itu, di Kabupaten Sumenep, ucapan Harkopnas yang disampaikan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo melalui sebuah video yang beredar di berbagai platform media sosial justru memunculkan beragam tanggapan.

Baca Juga :  Kejurcab V Pagar Nusa Sumenep Resmi Dibuka, Ning Lia Dorong Lahirnya Atlet Nasional Berkarakter

Dalam video yang diduga diproduksi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep tersebut, Achmad Fauzi menyampaikan ucapan selamat Hari Koperasi Nasional ke-79 dengan mengangkat narasi yang menyinggung Jawa Timur.

“Koperasi Tangguh, Pilar Jawa Timur menuju Gerbang Baru Nusantara.” Tuturnya.

Dalam video itu pula, Achmad Fauzi menyebut koperasi bukan sekadar wadah usaha, tetapi juga menjadi semangat gotong royong, kebersamaan, dan kekeluargaan dalam menciptakan kesejahteraan bersama.

“Mari terus tumbuh bersama, berinovasi dan menginspirasi sebagai rumah besar ekonomi rakyat yang semakin tangguh, profesional, dan berdaya saing demi Jawa Timur yang lebih maju menuju Gerbang Baru Nusantara. Selamat Hari Koperasi ke-79,” ucapnya.

Pernyataan tersebut kemudian mendapat perhatian dari Ketua Gerakan Pemuda Peduli Madura (GPPD), Fahiruddin.

Baca Juga :  Kelola APBN Rp75 Miliar, KSOP Kalianget Diminta Diaudit Ketat oleh BPK RI

Menurutnya, penggunaan diksi “Jawa Timur” dalam ucapan resmi Hari Koperasi menjadi hal yang menarik untuk dicermati.

“Kalau melihat isi ucapannya, yang seharusnya lebih banyak berbicara tentang harapan bagi masyarakat Kabupaten Sumenep sebagai daerah yang dipimpinnya, justru narasi yang dibangun mengarah pada Jawa Timur secara lebih luas. Ini bisa saja dimaknai sebagai sinyal politik menuju kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2029,” ujar Fahiruddin kepada nusainsider.com, Ahad (12/7/2026).

Pria yang akrab disapa Udin itu menilai Achmad Fauzi memiliki rekam jejak kepemimpinan yang cukup baik selama menjabat sebagai Wakil Bupati maupun Bupati Sumenep.

Menurutnya, berbagai capaian pembangunan dan inovasi yang dilakukan selama memimpin Sumenep menjadi modal politik yang layak diperhitungkan untuk jenjang kepemimpinan yang lebih tinggi.

“Sosok Achmad Fauzi dikenal inspiratif, inovatif, serta telaten dalam memimpin Sumenep. Itu menjadi nilai tambah yang membuat beliau pantas diperhitungkan apabila nantinya benar-benar maju dalam kontestasi tingkat Provinsi Jawa Timur,” katanya.

Meski demikian, Udin menegaskan bahwa apabila Achmad Fauzi memang memiliki tekad untuk maju pada Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2029, maka langkah konsolidasi politik perlu dipersiapkan sejak dini.

“Kalau memang sudah berkomitmen menuju Jawa Timur pada 2029, tentu harus mulai membangun komunikasi dan konsolidasi ke berbagai daerah melalui jaringan serta orang-orang kepercayaannya. Persiapan yang matang akan menjadi kunci menghadapi kontestasi politik di tingkat provinsi,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditulis belum terdapat pernyataan resmi dari Bupati Sumenep berkaitan dengan Dugaan Sinyal Politik pencalonan pada Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2029 mendatang dalam momentum ucapan Harkopnas ke-79 Tersebut.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Resmi Dibuka! Ratusan UMKM Unjuk Produk di MCF 4, Bupati Sumenep: Budaya dan Ekonomi Bisa Beriringan
Puskesmas Dasuk Semarakkan Maulid Nabi 2026, Titik Nurhayati: Mari Tebarkan Kebaikan
Ujung Timur Madura Bersiap Berpesta Budaya, Madura Culture Festival 4 Hadirkan 38 Kontingen
Festival Tong-tong KEN 2026 Dipertanyakan, Event Nasional atau Sekadar Seremonial Hari Jadi?
Pasien Meninggal dan Dugaan Rawat Inap Disorot, Aktivis ALARM Minta Puskesmas Manding Beri Penjelasan
Puskesmas Batang-Batang Perkuat Upaya Preventif Lewat Cek Kesehatan Gratis
P-APBD 2026 Ketuk Palu, Pemkab Sumenep Janjikan Percepatan Program untuk Masyarakat
Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Resmi Dibuka! Ratusan UMKM Unjuk Produk di MCF 4, Bupati Sumenep: Budaya dan Ekonomi Bisa Beriringan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Puskesmas Dasuk Semarakkan Maulid Nabi 2026, Titik Nurhayati: Mari Tebarkan Kebaikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Ujung Timur Madura Bersiap Berpesta Budaya, Madura Culture Festival 4 Hadirkan 38 Kontingen

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Festival Tong-tong KEN 2026 Dipertanyakan, Event Nasional atau Sekadar Seremonial Hari Jadi?

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Pasien Meninggal dan Dugaan Rawat Inap Disorot, Aktivis ALARM Minta Puskesmas Manding Beri Penjelasan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:46 WIB

P-APBD 2026 Ketuk Palu, Pemkab Sumenep Janjikan Percepatan Program untuk Masyarakat

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:54 WIB

“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda

Berita Terbaru