Komitmen Puskesmas Batang-batang Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Rabu, 26 Juni 2024 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Evaluasi Puskesmas Batang-batang

Foto. Evaluasi Puskesmas Batang-batang

SUMENEP, nusainsider.com Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Batang-batang dan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur tanggapi perihal meninggalnya Pasien asal Desa Legung timur 10 (Sepuluh) hari lalu.

Pasalnya, Dinas kesehatan Pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) kabupaten Sumenep sudah melakukan evaluasi terkait meninggalnya pasien yang dikeluhkan Keluarga duka melalui pemberitaan media online sebelumnya.

“Kami atas nama PKM Batang-batang berkomitmen dan berupaya pembenahan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kedepan, “Kata Dr Sulaiha Riningsih, M. Si kepada media ini, Rabu 26 Juni 2024.

Kondisi Pasien saat di rawat di Puskesmas Batang-batang baik-baik saja mas, bahkan dari hari pertama ke hari kedua mengalami peningkatan kesehatan dengan dibuktikan menaiknya Thrombosit pada Hasil Laboratorium.

Bahkan, saat dirujuk ke RSUD, kondisi Pasien juga masih stabil dan terlihat tenang serta tidak ditemukan adanya kelainan bahkan penyakit Demam Berdarahnya Pun hasilnya Negatif, “Imbuhnya.

Dr Sulaiha sapaan akrabnya menjelaskan bahwa komitmen kami kedepan, akan terus berupaya maksimal dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat. Oleh karenanya, pelayanan kesehatan menjadi prioritas kami untuk terus ditingkatkan.

Baca Juga :  Panwascam Gayam Tegas Proses Pencoklitan oleh Pantarlih harus Sesuai Prosedur

“Tentunya, masukan dan kritik konstruktif seluruh elemen juga akan menjadi kekuatan bagi kami untuk terus berbenah dalam peningkatan pelayanan Puskesmas Batang-batang”, Jelasnya.

Sementara itu, kepala Disdik P2KB Sumenep, Dr Elya Fardasyah melalui kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes), Dr Hj. Siti Hairiyah , S. Kep. Ns M. Kes. Membenarkan bahwa pihaknya sudah melakukan Evaluasi ke Puskesmas Batang-batang buntut meninggalnya pasien asal Desa Legung Timur pada 16 Juni 2024 kemarin.

Bahkan, sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di seluruh kecamatan daratan kabupaten Sumenep juga kami lakukan Evaluasi, agar supaya memberikan pelayanan secara maksimal.

Hal tersebut dilakukan sebagai keseriusan Dinkes P2KB kabupaten Sumenep dalam mengantisipasi terjadinya hal-hal yang dinilai buruk dan kurang maksimal tentang pelayanan Puskesmas, “Pungkasnya saat ditemui wartawan media ini diruang kerjanya, Rabu 26 Juni 2024.

Bahkan, Bu Yayak sapaan akrabnya menegaskan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya akan terus melakukan evaluasi secara inten kepada sejumlah Puskesmas yang kerap kali pelayanannya dikeluhkan masyarakat.

Baca Juga :  Komitmen Dispendukcapil Sumenep Wujudkan Tagline 'Bismillah Melayani' di Wilayah Kepulauan

“Kita juga akan evaluasi Puskesmas yang dikeluhkan oleh masyarakat,” imbuhnya.

Menurutnya, keluhan pelayanan Puskesmas di Sumenep memang tidak dapat dipungkiri, meskipun terkadang hal itu, mungkin karena adanya faktor dan kepentingan dari oknum-oknum tertentu.

Meski begitu, pihaknya menegaskan bagi seluruh tenaga kesehatan (Nakes) di masing-masing instansi untuk terus memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat dalam situasi dan kondisi apapun. Sebab, sudah diberikan fasilitas yang memadai oleh Pemerintah.

Jika nantinya ada Puskesmas yang kembali mendapatkan keluhan fatal dari masyarakat, mengenai pelayanan. Maka pihaknya akan mengkomunikasikan kepada pimpinan agar supaya mengambil tindakan yang tegas.

“Jadi harus mengutamakan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kepuasan masyarakat adalah segalanya,” Tutupnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Dana Desa Terbatas, Pemdes Rosong dan Warga Bangun Jalan Secara Swadaya
Saat Bupati Sumenep Jemput Proyek Baru ke KKP, Aktivis Soroti KNMP dan ICS Rp16 Miliar di Longos yang Mangkrak
Kasus Korupsi BSPS Sumenep Berlanjut, Terdakwa Jalani Pemeriksaan di Pengadilan Tipikor Jatim
Sumenep Bidik Lompatan Ekonomi Maritim, Pulau Pagerungan Kecil Diusulkan Jadi Kampung Industri Perikanan
Setelah Jadi Sorotan, Nakhoda Ungkap Lokasi Kapal Patroli, Kepala KSOP Tetap Diam
Menuju Kota Hijau, Sumenep Hadirkan Infrastruktur Pengisian Kendaraan Listrik Modern
Siapkan Akreditasi Berkualitas, Kemenag Sumenep Bekali Guru RA dengan Penguatan Kompetensi
Di Tengah Tantangan Global, Sumenep Berhasil Dongkrak Ekonomi dan Tekan Kemiskinan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:46 WIB

Dana Desa Terbatas, Pemdes Rosong dan Warga Bangun Jalan Secara Swadaya

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:25 WIB

Saat Bupati Sumenep Jemput Proyek Baru ke KKP, Aktivis Soroti KNMP dan ICS Rp16 Miliar di Longos yang Mangkrak

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:26 WIB

Kasus Korupsi BSPS Sumenep Berlanjut, Terdakwa Jalani Pemeriksaan di Pengadilan Tipikor Jatim

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:38 WIB

Sumenep Bidik Lompatan Ekonomi Maritim, Pulau Pagerungan Kecil Diusulkan Jadi Kampung Industri Perikanan

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:52 WIB

Setelah Jadi Sorotan, Nakhoda Ungkap Lokasi Kapal Patroli, Kepala KSOP Tetap Diam

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:19 WIB

Siapkan Akreditasi Berkualitas, Kemenag Sumenep Bekali Guru RA dengan Penguatan Kompetensi

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:55 WIB

Di Tengah Tantangan Global, Sumenep Berhasil Dongkrak Ekonomi dan Tekan Kemiskinan

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:48 WIB

Gubernur Khofifah Gandeng Produsen Benih Bersertifikat, Petani Tebu Jatim Siap Sambut Era Produktivitas Baru

Berita Terbaru