Tasyakuran Kemerdekaan RI 79, Pradja Timur Daya Apresiasi Komitmen Bupati Sumenep Perbaiki Infrastruktur Di Berbagai Desa

Kamis, 29 Agustus 2024 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH.,MH Saat menerima Penghargaan dari Pradja Timur daya. (Istimewa / nusainsider.com : Cak Ayak)

Foto. H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH.,MH Saat menerima Penghargaan dari Pradja Timur daya. (Istimewa / nusainsider.com : Cak Ayak)

SUMENEP, nusainsider.comBupati Sumenep, H Achmad Fauzi Wongsojudo menghadiri acara Tasyakuran Refleksi Kemerdekaan RI ke-79 serta do’a bersama untuk pahlawan kemerdekaan Republik Indonesia,

Kegiatan tersebut digelar Pemuda Timur Daya Djaya (Pradja) pada Kamis (29/8/2024) malam di halaman Madrasah Nurul Islam Tamidung.

Dalam sambutannya, Bupati Sumenep mengatakan, memperingati hari kemerdekaan adalah sebuah keharusan bagi setiap warga negara, terutama bangsa indonesia.

Mengingat kata dia, bangsa ini lahir dari sebuah perjuangan panjang para pahlawan untuk mencapai kemerdekaan seperti yang dirasakan saat ini.

Baca Juga :  Bismillah Melayani Periode Kedua Digaungkan Paslon Fauzi - Imam Saat Mendaftar Ke KPU, Begini

“Kita sebagai warga negara harus menyambut kemerdekaan dengan bahagia, mendoakan para pejuang yang telah berhasil mengusir penjajah dari tanah indonesia,” kata H Achmad Fauzi Wongsojudo di sela-sela Sambutannya.

Sebagai pemuda, pesannya, punya rasa tanggungjawab besar menjaga kedaulatan bangsa. Salah satu contoh, menjaga kebergaaman, merawat tradisi yang baik serta melibatkan diri dalam pemajuan daerah.

Termasuk pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM), peningkatan pendidikan, ekonomi, infrastruktur maupun sosial.

Pihaknya pun komitmen dalam pemajuan daerah. Yang diantaranya ia buktikan dengan pembangunan infrastruktur jalan di berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep. Salah satunya di jalan Gapura Tengah-Tamidung yang saat ini sudah dibangun jalan hotmix.

Jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat dalam pendidikan serta pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Dan Bupati Achmad Fauzi berupaya menuntaskan pengerjaan jalan tersebut di tahun 2025.

Tasyakuran kemerdekaan ditutup dengan orasi kebangsaan oleh Budayawan Sumenep, Ibnu Hajar. Dalam orasinya dia memaparkan, sangat penting mensyukuri arti kemerdekaan dengan cara mengisi ruang publik dengan hal yang berguna bagi pemuda.

“Pemuda tidak bisa dinafikan dalam memperjuangkan kemerdekaan. Pemuda pada saat itu ikut berjuang melawan para penjajah,” ungkapnya.

Baca Juga :  ALARM Sumenep Gelar Aksi Darurat, Sebut 157 Hari Kepemimpinan Dinsos Hanya Ciptakan Dosa Besar

Kemudian pada 28 Oktober 1928 yang dikenal dengan hari sumpah pemuda, kemudian peristiwa Rengasdengklok yang satu sebelum kemerdekaan terjadi perbedaan pendapat antara kalangan muda dan tua.

“Para pemuda turut memberikan masukan terhadap isi teks-teks proklamasi yang akan dibacakan oleh Presiden RI pertama, Soekarno,” paparnya.

Oleh karena itu, Ibnu Hajar berpesan kepada kaum pemuda untuk terus mengisi ruang kemerdekaan seperti saat ini dengan ikutserta memajukan daerah yang dilandasi pengetahuan dan wawasan luas.

Turut hadir dalam kegiatan ini, jajaran OPD, Forpimka, anggota DPRD Sumenep Samieoddien dan masyarakat setempat.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB