Kadisbudporapar Sumenep Harapkan 135 Atlet Popda Jatim Asal Sumenep Mampu Bertanding dengan Maksimal

Senin, 7 Oktober 2024 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Mohammad Iksan, S, Pd.,MT saat ditemui wartawan media ini diruang Kerjanya, Senin 7 Oktober 2024.

Foto. Mohammad Iksan, S, Pd.,MT saat ditemui wartawan media ini diruang Kerjanya, Senin 7 Oktober 2024.

SUMENEP, nusainsider.com Kepala Dinas Kebudayaan pemuda Olahraga dan pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Mohamad Iksan S.Pd.,MT lakukan persiapan kepada para atlet yang akan dikirim mengikuti pekan olahraga pelajar daerah (Popda) Jatim.

“Sesuai hasil rapat, kami sudah menunjuk 135 atlet dari 12 cabor yang akan berlaga di Popda Jatim,” kata Mohamad Iksan kepada media nusainsider.com di ruang kerjanya, Senin, 7 Oktober 2024.

Iksan mengatakan, penetapan peserta popda tentu dilakukan dengan cermat sesuai kompetensi dan kualitas atlet masing-masing.

Baca Juga :  Express Bahari Rute 3 Wilayah Tiba di Sumenep, Tokoh Pemuda Kepulauan Respon Kepedulian Achmad Fauzi

“Kami memilih atlet yang memiliki mental tanding yang kuat, atau atlet yang memiliki prestasi. Artinya, kami utus atlet yang benar-benar memiliki pengalaman,” jelasnya.

Iksan mengatakan, pihaknya memasrahkan setiap cabor untuk memilih atlet mana saja yang akan dikirim, sesuai jumlah dan syarat popda.

“Itu tugas cabor mau pilih atlet yang mana,” tambahnya.

Iksan berharap, seluruh atlet yang akan mengikuti popda nantinya bisa mengharumkan nama Sumenep.

“Tentunya kami berharap mereka para atlet bisa mendapatkan juara, medali emas, perak atau perunggu,” katanya.

Terakhir, ia meminta seluruh atlet yang akan diutus ke popda sudah mempersiapkan diri dengan matang.

“Sehingga ketika mereka bertanding bisa maksimal dan sesuai harapan kita semua,” tandasnya.

Baca Juga :  Para Ketua Grup Musik Tong-tong Sumenep Do'akan Achmad Fauzi Terpilih Kembali Menjadi Bupati

Perlu diketahui, Popda Jatim akan dilaksanakan pada awal November 2024 di Kabupaten Bangkalan.

Penunjukan Bangkalan sebagai tuan rumah Popda Jatim 2024 tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/252/KTSP/013/2024.

Surat tersebut ditandatangani langsung Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono, Selasa (28/5/6) lalu.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Aktivis Desak Pertamina Tak Tutup Mata, Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Sumenep Harus Diusut
Reses Ketua Komisi III DPRD Sumenep Dibanjiri Keluhan, Jalan Rusak dan Sampah Jadi Sorotan
MADAS Sedarah Didorong Jadi Mitra Strategis Pembangunan Indonesia
Bank Jatim Tuai Pujian Senator DPD RI, Dinilai Berhasil Seimbangkan Profit dan Pelayanan Publik
Klaim BPJS Ketenagakerjaan Diduga Dipungut Biaya, Warga Sumenep Pertanyakan Legalitas Petugas
Efisiensi Anggaran Berlanjut, Dana Pokir Anggota DPRD Sumenep Dipotong Dua Pertiga
Ayah Mengantar Anak ke Sekolah Jadi Gerakan Baru Disdik Sumenep pada Harganas 2026
BEMSU Gaungkan #SelamatkanSumenepDariMafiaBBM, Minta APH Sidak Besar-Besaran

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:43 WIB

Aktivis Desak Pertamina Tak Tutup Mata, Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Sumenep Harus Diusut

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:49 WIB

Reses Ketua Komisi III DPRD Sumenep Dibanjiri Keluhan, Jalan Rusak dan Sampah Jadi Sorotan

Rabu, 8 Juli 2026 - 02:27 WIB

MADAS Sedarah Didorong Jadi Mitra Strategis Pembangunan Indonesia

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:16 WIB

Bank Jatim Tuai Pujian Senator DPD RI, Dinilai Berhasil Seimbangkan Profit dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:54 WIB

Klaim BPJS Ketenagakerjaan Diduga Dipungut Biaya, Warga Sumenep Pertanyakan Legalitas Petugas

Senin, 6 Juli 2026 - 18:02 WIB

Ayah Mengantar Anak ke Sekolah Jadi Gerakan Baru Disdik Sumenep pada Harganas 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 16:54 WIB

BEMSU Gaungkan #SelamatkanSumenepDariMafiaBBM, Minta APH Sidak Besar-Besaran

Senin, 6 Juli 2026 - 15:25 WIB

Kasus Nenek Ngatini Jadi Alarm Nasional, Senator Jatim Minta Regulasi Perlindungan Debitur Diperketat

Berita Terbaru