Debat Perdana Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, DTKS Jadi Kelucuan Forum

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 23:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Debat Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Tahun 2024 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Sumenep mendapati Hal Lucu.

Hal tersebut Salahsatu pemicunya adalah pada sesi tanya jawab antara Paslon 1 (satu) Cawabup Unais Ali Hisyam menanyakan kepada Cabup paslon 2 (dua) Achmad Fauzi Wongsojudo terkait akurasi data penerima bantuan sosial.

Mantan Anggota DPR RI dari Fraksi PKB itu meminta pihak Cabup Paslon 2 agar objektif dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat sesuai dengan akurasi data.

“Pertama terkait dengan data, akurasi data ini saya kira harus tetap objektif, artinya tidak boleh karena berbasis dukungan politik. Kalau berbasis dukungan polotik lalu yang tidak mendukung dicoret dari daftar penerima bantuan misalnya, itu tidak boleh terjadi, dan ini terjadi di era kepemimpinan Pak Fauzi. Mungkin ini bisa ditanggapi,” Ungkapannya Cawabup Paslon 1 Unais Ali Hisyam melempar pertanyaan.

Baca Juga :  Ambyar! Achmad Fauzi Selalu Ulangi Kata Maaf Saat Debat Perdana, Ternyata Karena Ini

Menanggapi hal tersebut, Cabup Achmad Fauzi dengan santainya sambil menebar senyum yang disambut hangat hadirin serta etikanya merespon positif pertanyaan Unais Ali Hisyam sambil memastikan bahwa persoalan bantuan masyarakat itu bukanlah hal yang baru.

Kendati demikian, pihaknya memastikan tidak ada pengalihan bantuan apapun dengan alasan dukungan pencalonan.

Apa yang disampaikan paslon 1 tadi, KH Unais Ali Hisyam itu, saya pikir tidak salah, tapi kebijakan itu, rohnya tidak dipemerintahan daerah.

Misalnya ada yang dicoret Pak Fauzi, oh di cek dulu, kalau pemerintah daerah tidak akan mengecek dulu misalnya ini mendukung atau tidak mendukung, tidak mungkin.” Ujar Cabup Achmad Fauzi Wongsojudo menanggapi pertanyaan Cawabup Unais Ali Hisyam sambi tersenyum.

Cak Fauzi sapaan akrabnya menjelaskan bahwa penerima bantuan pemerintah kepada masyarakat itu sudah ditentukan berdasarakan Data Terpadu kesejahteraan Sosial (DTKS) yang tidak bisa diotak-atik oleh pemerintah daerah.

Tetapi (red. pengalihan bantuan itu), bisa terjadi misalnya di pemerintahan desa, tetapi jangan salah, hari ini, basis bantuan desa telah berbasis DTKS”.

Baca Juga :  Kecerdasan Achmad Fauzi di Debat Perdana, Pendukungnya Tepuk Meriah 

Ini salah satu intinya, kita tidak mencoret siapapun, jangankan mencoret yang benar, yang salahpun tidak bisa dicoret, karena datanya memang dari DTKS. Makanya harus dipelajari DTKS itu apa pak kiai.” Timpalnya.

Jadi saya menyambut baik. Jadi paslon satu memiliki keinginan bagaimana caranya agar bantuan ini tepat sasaran. Saya menyambut baik dan menghargai itu.

Dan kami juga tidak melakukan itu, bahkan kami juga sudah Hearing ke kementerian sosial untuk mengganti data yang dinilai tidak tepat sasaran tersebut.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK
Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan
LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya
Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah
Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas
Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:07 WIB

LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Berita Terbaru