Ambyar! Achmad Fauzi Selalu Ulangi Kata Maaf Saat Debat Perdana, Ternyata Karena Ini

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Calon bupati Sumenep nomor urut (2) dua, Achmad Fauzi Wongsojudo mengedepankan adab dan etikanya kala saling melemparkan argumentasinya dengan calon bupati nomor urut (1) satu, Kiai Ali Fikri pada debat kandidat yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, Sabtu, 26 Oktober 2024.

Ia tak lupa mengulang-ulang kata maaf sebelum mengoreksi argumentasi yang dilontarkan pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Kiai Ali Fikri, dan Kiai Moh. Unais Ali Hisyam.

Baca Juga :  PMII Sumenep Desak Moratorium Rantis: Stop Kekerasan, Hormati Demokrasi

Tidak hanya dari ucapan, adab Cak Fauzi diperlihatkan dari gerak tubuhnya. Cak Fauzi mengatupkan kedua tangannya pada cabup-cawabup nomor urut satu itu.

“Saya menghargai apa yang diketahui oleh paslon nomor satu. Sebenarnya Perda RTRW itu direview perlima tahun. Sudah direview pada kami menjabat tahun 2021, dan prosesnya panjang tahun 2022 baru selesai,” ungkap Cak Fauzi.

“Jadi Perda RTRW ini sudah berubah Pak Kiai. Mohon maaf tidak bermaksud menyalahkan. Mungkin Pak Kiai tidak membaca mungkin. Mohon maaf, mohon maaf saya,” tuturnya mengulangi kata maaf sembari mengatupkan kedua tangan.

Baca Juga :  Dua Hari Bergabung, Kaesang Pangarep Resmi Nahkodai PSI

Sebelumnya, calon bupati nomor urut satu, Kiai Ali Fikri mempermasalahkan Perda RTRW yang tak kunjung direvisi oleh pemerintah kabupaten Sumenep saat Achmad Fauzi menjabat sebagai bupati.

“Berkenaan dengan Perda RTRW, yang saya tahu ada nomor 12 tahun 2013, itu yang menandatangani Kiai Haji Busyro Karim. Kemudian pertanyaan saya, mengapa tidak disusun kembali Perda RTRW,” tanya Kiai Ali Fikri.

Diketahui, debat kandidat calon bupati dan calon wakil bupati yang diselenggarakan KPU Sumenep ini digelar di Aula Tuan Ghube Universitas Bahaudin Moedhari (UNIBA) Batuan.

Baca Juga :  Dukung Swasembada Pangan, Polres Sumenep Perketat Pengawasan Pupuk Bersubsidi

Debat pertama ini mengusung tema “Strategi Dalam Mengatasi Permasalahan Daerah Untuk Kemajuan Masyarakat Sumenep (Lingkungan Hidup, Pendidikan, dan Birokrasi Pemerintahan)”.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Talk Show Pendidikan STITA Aqidah Usymuni Kupas Kurikulum Terbaru, Mahasiswa Diajak Kritis dan Adaptif
Usai Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Dugaan Praktik Jual Beli Titik MBG Mulai Terkuak Libatkan DPR RI Asal Madura
Polres Sumenep Sebut M Jalani Asesmen Akibat Narkoba, Namun Dikabarkan Bebas dan Pulang
Pertengahan 2026 Belum Beroperasi, KNMP Dapenda Senilai Rp10 Miliar Jadi Sorotan Aktivis
Belum Ada Tersangka, Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Kian Disorot
Kelola APBN Rp75 Miliar, KSOP Kalianget Diminta Diaudit Ketat oleh BPK RI
Kasus Anisa Berkah Wisata Memanas, Tim Kuasa Hukum Ungkap Kerugian Jamaah Rp15,16 Miliar
Perangi Hoaks dan Kesalahpahaman, RSUD Sumenep Optimalkan Layanan Pengaduan Publik

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:21 WIB

Talk Show Pendidikan STITA Aqidah Usymuni Kupas Kurikulum Terbaru, Mahasiswa Diajak Kritis dan Adaptif

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:55 WIB

Usai Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Dugaan Praktik Jual Beli Titik MBG Mulai Terkuak Libatkan DPR RI Asal Madura

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:51 WIB

Polres Sumenep Sebut M Jalani Asesmen Akibat Narkoba, Namun Dikabarkan Bebas dan Pulang

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:48 WIB

Pertengahan 2026 Belum Beroperasi, KNMP Dapenda Senilai Rp10 Miliar Jadi Sorotan Aktivis

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:47 WIB

Belum Ada Tersangka, Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Kian Disorot

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:37 WIB

Kasus Anisa Berkah Wisata Memanas, Tim Kuasa Hukum Ungkap Kerugian Jamaah Rp15,16 Miliar

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:48 WIB

Perangi Hoaks dan Kesalahpahaman, RSUD Sumenep Optimalkan Layanan Pengaduan Publik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:20 WIB

Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, BPS Sumenep Fokus Tingkatkan Kompetensi Petugas Lapangan

Berita Terbaru