Cetak Talenta Muda untuk Industri Semikonduktor di Indonesia, POLYTRON dan ICDEC Sukses Gelar Pelatihan Desain Chip

Selasa, 7 Januari 2025 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUDUS, nusainsider.com POLYTRON bersama Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDEC) sukses menggelar pelatihan desain chip batch pertama yang berlangsung di Kudus dari bulan Oktober hingga Desember 2024.

Inisiatif ini menjadi langkah monumental dalam mencetak talenta unggul tenaga ahli di bidang desain chip untuk mendukung perkembangan industri semikonduktor nasional.

Diketahui, Pelatihan tersebut melibatkan 50 (Lima Puluh) mahasiswa yang lolos seleksi dari total 333 mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia.

Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan mutakhir yang relevan di pasar global.

Dalam laporan Korn Ferry, Indonesia diprediksi kekurangan 18 juta tenaga kerja ahli pada 2030, dengan sektor manufaktur menjadi yang paling terdampak.

Baca Juga :  Virus HMPV Mewabah Di China, Dinkes P2KB Sumenep Imbau Masyarakat Tidak Panik

Program ini bertujuan menjawab tantangan tersebut sekaligus memanfaatkan bonus demografi Indonesia pada 2030 melalui kolaborasi multipihak. ICDEC merupakan organisasi non profit yang bertujuan mengembangkan sumber daya manusia dan teknologi dibidang Rangkaian Terintegrasi (Integrated Circuits) di Indonesia. Organisasi ini diinisiasi oleh Polytron bersama 16 Universitas di Indonesia, “Imbuhnya kepada media nusainsider.com, Selasa 7 Januari 2024 melalui keterangan Rilisnya.

Didukung oleh mitra global seperti IMEC Belgia, Cadence Asia Pasifik, dan Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Urusan Komersial, serta kementerian terkait seperti Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Pelatihan selama 900 jam ini, setara dengan 20 SKS (Satuan Kredit Semester), mencakup teori dasar hingga praktik langsung menggunakan perangkat lunak Cadence dan perangkat keras FPGA board.

Peserta juga mendapatkan pembinaan dari para ahli dan wawasan mengenai tren terbaru di industri semikonduktor.

Sementara itu, Pada acara penutupan program pelatihan yang dilaksanakan pada 24 Desember 2024 lalu, turut hadir Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek, Dr. Fauzan Adziman yang menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif program pelatihan kolaborasi antara POLYTRON dan ICDEC ini.

“Program bina talenta ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta. Dengan target jika talenta desain chip sudah terpenuhi, maka Indonesia dapat menjadi produsen bukan lagi menjadi konsumen. Hal ini menyusul perkembangan industri mobil listrik yang terus berkembang tentu membutuhkan perangkat chip dalam jumlah besar.” ungkap Dr. Fauzan

Pada acara penutupan tersebut, para perwakilan peserta menampilkan berbagai demo hasil pekerjaan yang mereka dapat selama program pelatihan. Materi tersebut meliputi fundamental of semiconductors, ASIC/ FPGA Design Engineer, VLSI Design Engineer – Analog IC Design, VLSI Design Engineer – Digital IC Design dan Final Project – ANN Processor Design.

Lebihlanjut, Muhammad Aiman Syawal, Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Universitas Hasanudin dan merupakan salah satu peserta program pelatihan menyampaikan Selain pelatihan secara teknis, program pelatihan ini menyediakan wadah untuk menjalin koneksi dengan mahasiswa dari berbagai universitas yang memberikan saya kesempatan belajar dari berbagai jenis persepektif.

Baca Juga :  Akibat Vonis Hukuman Korupsi Harvey Moeis, Saudaranya Di Sumenep Diduga Ikuti Jejaknya

Pihaknya berharap POLYTRON dapat terus mengembangkan minat belajar para mahasiswa melalui program pelatihan seperti ini untuk mencetak sumber daya manusia yang inovatif, “Jelasnya.

Ditempat yang sama Chief Operating Officer POLYTRON, Roberto Setiabudi Hartono dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kami memulai inisiatif ini dengan kolaborasi multipihak, menghimpun dukungan dari berbagai universitas di seluruh Indonesia untuk mendorong program pelatihan desain chip, yang juga mendapat dukungan dari sejumlah Doktor dan Profesor dari universitas-universitas di Indonesia.

POLYTRON sepenuhnya mendukung inisiatif ini dengan memberikan peluang maksimal bagi talenta muda terbaik Indonesia, yang akan menjadi penerus kita di masa depan. Kami dengan bangga mengumumkan bahwa program ini telah menghasilkan beberapa desain siap pakai, hasil dari kerja keras para peserta dan bimbingan mentor dari universitas-universitas terbaik di Indonesia, “Pungkasnya

Pada kesempatan yang sama, Business Development Specialist POLYTRON, Jeogianto menyampaikan bahwa Program pelatihan ini menjadi bagian dari visi besar Indonesia Emas 2045, di mana pembangunan sumber daya manusia menjadi salah satu pilar utama.

POLYTRON berkolaborasi dengan ICDEC sebagai inisiator program ini menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan talenta muda untuk industri semikonduktor di Indonesia.

Kedepannya POLYTRON mengajak mitra nasional dan internasional untuk terlibat dalam pengembangan pendidikan desain chip di Indonesia.

Diketahui, Dalam perjalanan panjangnya, POLYTRON telah berhasil menjadi ikon dalam dunia teknologi di Indonesia. POLYTRON telah mengukir jejaknya sebagai salah satu produsen elektronik terkemuka yang menghadirkan inovasi-inovasi revolusioner sejak September 1975.

Produk-produknya terdiri dari audio atau speaker, video seperti televisi, peralatan rumah tangga seperti kulkas, mesin cuci, air conditioner dan lainnya, hingga kendaraan/motor listrik.

Baca Juga :  Cuaca Tidak Bersahabat, Pasokan Ikan Berkurang di Awal Tahun 2025

Disamping produk-produknya yang berkualitas dan inovatif, POLYTRON juga tak lupa akan pelayanan after sales dan informasi produk terkini.

POLYTRON telah merambah kanal pembelian online baik yang ada di website resmi polytron.co.id maupun di kanal e-commerce official store.

Loading

Penulis : Mam

Berita Terkait

H. Bambang Budianto ; Dari Pembinaan Menuju Kemandirian dan Masa Depan yang Lebih Baik
CV Ayunda Permata Sejahtera Dukung Transformasi Lapas Pamekasan Jadi Tempat Pembinaan yang Produktif
Bupati Fauzi Dorong Budaya Digital, Belanja Kuliner Rp1 dengan QRIS Ramaikan Jumat Sehat
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Wujud Komitmen Bangun Ekosistem SDM Berkualitas
Surga Tersembunyi Sumenep Diminta Jadi Sumber PAD Baru, Wakil Ketua DPRD Soroti Infrastruktur Wisata
Gerakan Green School UINSA Dorong Siswa SD di Bondowoso Jadi Pelopor Peduli Lingkungan
MPLS Hari Kelima Lughatul Islamiyah Berlangsung Meriah, Disdik Sumenep Apresiasi Pendekatan Ramah Anak
Astaghfirullah! Diduga Tinggal Bersama Wanita Lain, Seorang Suami Digerebek Istri di Kos Kota Sumenep

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:48 WIB

H. Bambang Budianto ; Dari Pembinaan Menuju Kemandirian dan Masa Depan yang Lebih Baik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:42 WIB

CV Ayunda Permata Sejahtera Dukung Transformasi Lapas Pamekasan Jadi Tempat Pembinaan yang Produktif

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:36 WIB

Bupati Fauzi Dorong Budaya Digital, Belanja Kuliner Rp1 dengan QRIS Ramaikan Jumat Sehat

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:49 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Wujud Komitmen Bangun Ekosistem SDM Berkualitas

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:50 WIB

Gerakan Green School UINSA Dorong Siswa SD di Bondowoso Jadi Pelopor Peduli Lingkungan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:53 WIB

MPLS Hari Kelima Lughatul Islamiyah Berlangsung Meriah, Disdik Sumenep Apresiasi Pendekatan Ramah Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:47 WIB

Astaghfirullah! Diduga Tinggal Bersama Wanita Lain, Seorang Suami Digerebek Istri di Kos Kota Sumenep

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:32 WIB

Implementasi Arahan Presiden, Bappeda Sumenep Bergerak Ciptakan Kota Bersih dan Sehat

Berita Terbaru

Foto. Fauzi As, Pengamat Kebijakan Publik asal kota Keris Sumenep, Istimewa for nusainsider.com/Toifur Ali Wafa

Hukum

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:49 WIB