Antisipasi Potensi Fatal Musim Hujan, DLH Sumenep Lakukan Pemangkasan di Sejumlah Lokasi

Sabtu, 25 Januari 2025 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi potensi bahaya selama musim hujan dengan memangkas ranting pohon di sejumlah lokasi, Sabtu (25/1/2025).

Aksi ini dilakukan menyusul curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut selama dua hari terakhir.

Salah satu fokus pemangkasan berada di Jalan Raya Pabian, Sumenep, yang kerap dilalui pengendara.

Upaya ini dilakukan untuk mencegah ranting patah yang dapat menimpa pengguna jalan dan menyebabkan kecelakaan.

Baca Juga :  Tunjukkan Indikator Penting Sebuah Kerukunan, FKUB Sumenep Gelar Bakti Sosial dan Serahkan Bantuan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep melalui Kepala Bidang Tata Lingkungan Mohammad Hasanuddin mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin pemeliharaan pohon di sepanjang jalan.

Selain itu, pihaknya juga memberikan layanan respons cepat kepada masyarakat yang terdampak pohon bermasalah di sekitar lokasi.

“Selain pemangkasan rutin, kami juga siap menerima pengaduan masyarakat terkait kondisi darurat, seperti pohon tumbang, melalui call center 112. Kami ingin memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga, terutama di tengah musim hujan ini,” kata Mohammad Hasanuddin kepada media ini, Sabtu (25/01/2025).

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan kondisi pohon yang membahayakan.

“Dengan langkah ini, pemerintah daerah berharap dapat meminimalisasi risiko kecelakaan serta memastikan kelancaran aktivitas masyarakat,” tandasnya.

Langkah proaktif ini menjadi wujud nyata komitmen DLH Sumenep dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan lingkungan di wilayahnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terbaru