Aktivis Sumenep sebut Hari Jadi Sumenep Gagal, Begini Faktanya

Rabu, 25 Oktober 2023 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Poster Hari Jadi-jadian Sumenep By PUSAKA

Foto. Poster Hari Jadi-jadian Sumenep By PUSAKA

SUMENEP, nusainsider.com Belakangan ini Viral di berbagai grup dan status whatsapp aktivis poster bergambar Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Kadisbudporapar) kabupaten Sumenep.

Pasalnya, viralnya poster tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat, aktivis dan pegiat seni dikabupaten Sumenep untuk melakukan aksi bersama menyuarakan kekecewaan atas ketidakmampuannya menerjemahkan Visi-misi Bupati kabupaten Sumenep.

Hari jadi (Harjad) kabupaten Sumenep ke-754 yang bertajuk ‘Sumenep Masa Kejayaan’ dinilai tidak sesuai dengan Cita-cita besar kabupaten yang dianggap sebagai kabupaten atau kota yang sukses menciptakan kondisi di berbagai sektor.

Sejak Hari Jadi Kabupaten Sumenep Tahun 2018 yang dipoles menjadi Visit ‘Interesting And Healthy’, Visit ‘Years’ yang di launching pada tahun 2019, ‘Bersatu Lawan Korona’ pada tahun 2020, ‘Masyarakat Sehat Sumenep Kuat’ pada Tahun 2021, ‘Harmoni Bumi Sumekar’ pada Tahun 2022, dan Tahun ini menjadi ‘Sumenep Masa Kejayaan’ dan akan ada visit-visit lanjutan ditahun² berikutnya.

Baca Juga :  Sayang! APBD Sumenep Lemah Pengawasan, Proyek Tangkis Laut Jadi Sorotan

Agenda Visit dan Atau Hari Jadi Kabupaten sumenep yang digelar meriah tersebut sejak tahun-tahun sebelumnya hingga tahun ini yang dinilai sebagian pihak sebagai agenda spektakuler justru meninggalkan berbagai persoalan yang itu mengecewakan masyarakat Sumenep.

Bahkan, tidak hanya masyarakat sumenep, Bupati Sumenep Achmad Fauzi wongsoyudo juga menyatakan kekecewaannya pada agenda atau kalender Event Hari jadi kabupaten sumenep yang ke 754 tersebut. Sebut saja Hari Jadi-jadian kabupaten Sumenep, “Katanya dalam Tulisan Poster yang viral Tersebut.

Kepemimpinan Bupati Sumenep, Ra Achmad Fauzi Wongsoyudo sangat disukai berbagai elemen Masyarakat, mulai dari kalangan muda dan Tua. Hal tersebut dibuktikan dengan Survei kepemimpinannya yang mencapai 76% (Tujuh puluh enam persen) yang dilakukan oleh Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang pada tahun 2022.

Akan tetapi pencapaian itu dilemahkan dengan sosok pemimpin yang menjalankan roda kepemimpinannya di Disbudporapar Sumenep yang dinilai banyak aktivis sebagai sosok anti kritik, kosong Ide dan lain sebagainya.

Terbukti, adanya nomor pewarta, aktivis dan mahasiswa yang di Blokir oleh dirinya karena kritikan yang ditujukan tidak bisa di jawab dengan bijak.

Baca Juga :  Lantamal VIII Manado Melaksanakan Pemusnahan Barang Bukti Satgas Gakkumla

Catatannya, Berbagai Event sumenep yang bertujuan meningkatkan Ekonomi masyarakat justru masih Stagnan dengan menempatkan Sumenep sebagai kemiskinan Ekstrim Urutan nomor 3 se jawa Timur.

Belum lagi pengembangan Distinasi Wisata yang hingga saat ini tidak jelas, misalnya destinasi Wisata Pantai Lombang dan Pantai Slopeng sebagai penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar yang dimiliki Pemerintah daerah kabupaten Sumenep.

Hingga berita ini dinaikkan, pihak pewarta belum mengetahui Pemimpin Pusat Atensi Kebijakan (PUSAKA) Serta konfirmasi kepada kepala Disbudporapar sumenep karena nomor Pewarta di Blokir.

Loading

Berita Terkait

Dari Tari Topeng hingga Hadrah Klasik, Panggung Budaya Sumenep Siap Memukau Penonton Nanti Malam
Dari Sawit hingga Emas Dapat Perhatian, Mengapa Tembakau Madura Terpinggirkan?
Soekarno Fun Run 2026 Jadi Panggung Sportivitas dan Nasionalisme, Peserta dari Berbagai Daerah Raih Juara
Ketahanan Pangan dari Desa, Polsek Batang-Batang Monitoring Green House Melon Pertiwi
Tanpa Dana APBD, Soekarno Fun Run 2026 Bagikan Voucher Jajan di Komentari Peserta
Dokter Spesialis Sudah Tiba, Gangguan Listrik Jadi Tantangan Pelayanan Kesehatan di Sapudi
Isu Jemaah Terlantar di Madinah Dibantah PPIH, Penempatan Hotel Sudah Sesuai Sistem
Momen Mengharukan di SDN Barkot 3, Siswa Sungkem Guru Usai Dinyatakan Lulus

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:59 WIB

Dari Tari Topeng hingga Hadrah Klasik, Panggung Budaya Sumenep Siap Memukau Penonton Nanti Malam

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:35 WIB

Dari Sawit hingga Emas Dapat Perhatian, Mengapa Tembakau Madura Terpinggirkan?

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:54 WIB

Soekarno Fun Run 2026 Jadi Panggung Sportivitas dan Nasionalisme, Peserta dari Berbagai Daerah Raih Juara

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:45 WIB

Ketahanan Pangan dari Desa, Polsek Batang-Batang Monitoring Green House Melon Pertiwi

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:43 WIB

Tanpa Dana APBD, Soekarno Fun Run 2026 Bagikan Voucher Jajan di Komentari Peserta

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:56 WIB

Isu Jemaah Terlantar di Madinah Dibantah PPIH, Penempatan Hotel Sudah Sesuai Sistem

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:34 WIB

Momen Mengharukan di SDN Barkot 3, Siswa Sungkem Guru Usai Dinyatakan Lulus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:52 WIB

Tak Cukup Penegakan Hukum, HIMAGA Minta Pencegahan Kasus Asusila Anak Diperkuat

Berita Terbaru