ALARM Soroti Rekam Jejak Kontraktor Kopdes Sapeken, APH Diminta Kroscek Dugaan Fee

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com Isu dugaan adanya permintaan fee proyek dalam pelaksanaan Program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di wilayah Kepulauan Sapeken mencuat ke publik.

Dugaan tersebut disampaikan oleh aktivis Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM), Andriyadi, berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat.

Andriyadi menyebut, pihaknya menerima laporan bahwa terdapat oknum pendamping yang diduga meminta fee sebesar 20 persen dari total anggaran proyek melalui kontraktor yang mengelola program tersebut.

“Informasi yang kami terima dari masyarakat menyebutkan adanya permintaan fee proyek sebesar 20 persen dari total anggaran. Ini tentu harus dikroscek secara serius oleh aparat penegak hukum,” ujar Andriyadi, Selasa (24/2/2026).

Ia menambahkan, kontraktor yang disebut-sebut mengelola program Kopdes Merah Putih di Kepulauan Sapeken tersebut bukanlah sosok baru. Menurutnya, yang bersangkutan pernah terseret persoalan proyek beberapa tahun lalu.

“Kami khawatir jika dugaan ini benar dan dibiarkan, maka akan menjadi preseden buruk bagi pelaksanaan program pemerintah, khususnya program strategis Presiden Prabowo Subianto di wilayah kepulauan di sumenep,” tegasnya.

ALARM mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun langsung ke Sapeken untuk melakukan kroscek dan penelusuran mendalam atas dugaan tersebut.

Baca Juga :  Wujudkan Transparansi, Kapolres Sumenep Pimpin Sumpah dan Pakta Integritas Seleksi Brimob

Andriyadi menilai, pengawasan ketat diperlukan agar program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa itu tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.

“APH harus turun langsung ke lapangan. Jangan sampai program yang baik justru menjadi boomerang karena ulah segelintir oknum. Presiden tentu tidak sembarangan memberikan tanggung jawab program kepada pihak yang memiliki rekam jejak buruk,” lanjutnya.

Selain itu, ALARM menyatakan akan terus melakukan pengumpulan data dan penelusuran terkait pelaksanaan program Kopdes Merah Putih di Kepulauan Sapeken.

Baca Juga :  Malam Ini! Parade Kostum Topeng Madura Ethnic Carnival Akan Segera di Mulai

Pihaknya juga menyinggung adanya dugaan keterkaitan oknum kontraktor dengan pihak oknum Dewan di daerah pemilihan setempat, yang saat ini masih dalam tahap pendalaman.

Hingga berita ini diterbitkan, pewarta telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak kontraktor melalui sambungan telepon WhatsApp. Namun, meski panggilan terhubung dan berdering, yang bersangkutan belum memberikan respon.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Penumpang Puji KMP DBS III, Akses Kepulauan Sumenep Kian Mudah dan Terjangkau
Dana Sudah Tersedia, Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Masih Menunggu Perbup
ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama
Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan
Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur
DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa
CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold
Kritik Keras Konser Madura Fest, Pengamat Nilai Panitia Harus Berani Putus Kontrak dengan Radhiesta

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:24 WIB

Penumpang Puji KMP DBS III, Akses Kepulauan Sumenep Kian Mudah dan Terjangkau

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:23 WIB

Dana Sudah Tersedia, Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Masih Menunggu Perbup

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:47 WIB

Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:53 WIB

DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:03 WIB

CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:52 WIB

Kritik Keras Konser Madura Fest, Pengamat Nilai Panitia Harus Berani Putus Kontrak dengan Radhiesta

Senin, 1 Juni 2026 - 15:06 WIB

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat

Berita Terbaru