Amazing! Raih Penghargaan Nasional, DKPP Sumenep Buktikan Keberhasilan Inseminasi Buatan

Kamis, 14 Agustus 2025 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid M.Si saat menerima penghargaan Tingkat Nasional dari Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) di Singosari Malang.

Foto. Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid M.Si saat menerima penghargaan Tingkat Nasional dari Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) di Singosari Malang.

SUMENEP, nusainsider.com Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional.

Pada Kamis, 14 Agustus 2025, instansi ini meraih penghargaan bergengsi kategori Pengguna Terbaik Semen Beku Sapi Lokal Wilayah Intensif Tahun 2025 dari Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Kementerian Pertanian RI.

Penghargaan tersebut diserahkan di Singosari, Malang, dan diterima langsung oleh Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid.
Keberhasilan tersebut tak lepas dari potensi besar yang dimiliki Sumenep, khususnya populasi sapi lokal jenis sapi Madura, serta dukungan infrastruktur peternakan yang memadai.

Diketahui, Sumenep dikenal sebagai salah satu sentra sapi Madura di Jawa Timur. Keberadaan populasi yang melimpah menjadi modal utama untuk mengoptimalkan teknologi inseminasi buatan (IB) dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas ternak.

Baca Juga :  Akun WhatsApp ‘CV Sumber Jaya Barokah’ Lenyap, Alumni Ponpes Aqidah Usymuni Desak Polda Jatim Usut Pemilik Jasa

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut.

“Dengan penghargaan ini, kami berkomitmen memberikan pelayanan optimal bagi peternak Sumenep. Tujuan kami meningkatkan kualitas dan kuantitas ternak melalui teknologi IB yang sudah kami sediakan dan anggarkan sejak 2024,” ujarnya kepada nusainsider.com, Kamis (14/8/2025).

Pada 2024, Pemkab Sumenep mengalokasikan anggaran sekitar Rp57,5 juta untuk pengadaan semen beku sapi Madura.

Baca Juga :  Terbongkar! Rusaknya Proyek P3-TGAI di Desa Batuputih Laok Diduga Akibat Potongan Fee Capai 45% Persen

Program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan IB sekaligus menjaga produktivitas sapi Madura, yang menjadi ikon daerah berjuluk Kota Keris tersebut.

Keberhasilan ini, lanjut Chainur, tidak terlepas dari dukungan penuh Bupati Sumenep yang selalu memberi arahan dan motivasi.

“Bapak Bupati terus mendorong kami memberikan pelayanan terbaik. Harapannya, produktivitas sapi terjaga dan ekonomi masyarakat meningkat,” ucapnya.

Menurutnya, penghargaan ini tidak hanya membanggakan pemerintah daerah, tetapi juga para peternak sapi di Sumenep.

“Alhamdulillah, upaya bersama ini membuahkan hasil. Nama baik peternak sapi lokal kini terangkat hingga tingkat nasional,” tambahnya.

Pria yang akrab disapa Inong ini menegaskan, capaian tersebut berkat kerja sama erat antara DKPP dan peternak. Mayoritas peternak kini mendukung program IB karena sudah merasakan manfaatnya.

“Banyak yang membuktikan hasilnya. Kepercayaan terhadap program IB semakin tinggi,” tuturnya.

Melalui Penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi Sumenep untuk terus berinovasi di sektor peternakan.

Baca Juga :  Hari ini KWT Sakinah desa Matanair Panen Bawang Merah Program Upland Project 2023

Selain menjaga kelestarian sapi Madura sebagai warisan daerah, DKPP berkomitmen mengembangkan ekonomi berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.

“Prestasi ini menjadi bukti bahwa sinergi pemerintah dan masyarakat mampu membawa perubahan positif bagi sektor peternakan kita,” pungkasnya Chainur Rasyid menutup.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB